
tiba - tiba setelah iya keluar dari gedung sekolah iya langsung di bawa entah kemana oleh orang tak dikenal azel ingin memberontak tapi tak ingin timbul pertumpahan darah nantinya
...tiba di massion keluarga Kim...
azel lumayan takjub dgn desain rumah yg cukup berkelas dalam hatinya.dan iya disuruh masuk saat mengikuti beberapa menit setelahnya iya tiba di sebuah ruang yg terdapat 3 orang yg menunggu kedatangan nya
" kalian bisa pergi dari sini" ujar nya
" baik !"
" silahkan duduk " ucap nya mempersilahkan azel untuk duduk
" hari ini langsung saja kalian nikah hari ini juga , soal penjelasan itu belakang " ujar nya
" what!!, " saut jennie dan azel bersamaan
" permisi tuan,semua sudah disiapkan" ujar nya
__ADS_1
" ayo kalian segera ganti baju dan resepsi nya akan segera di mulai " ucap nya
tentu saja acara itu. di hadiri rekan dan keluarga terdekat belum diadakan resepsi besar besaran
1 jam kemudian....
acara pun dimulai acara berjalan dengan lancar tanpa hambatan apa - pun.satu - persatu orang mulai meninggalkan area acara tersebut hingga menyisakan 3orng saja disana
" kalian pergi saja,aku ingin berbicara 4 mata dgn azel" ucap nya setelah nya
kemudian iya dan jenny pergi meninggalkan tempat itu sedangkan azel mengikuti kemana. papa mertua nya membawa nya
" saya belum pernah pacaran sama sekali.dan kejadian itu tidak disengaja saya benar - benar tidak melakukan hal tidak baik ke putri om " jawab nya walau sedikit ketakutan juga
" kalau memang kenyataannya begitu,aku akan mencoba percaya padamu.mulai sekarang putri ku resmi jadi milik mu ingat !! jangan sakiti dia,jika kamu lakukan itu aku tak segan-segan membunuh mu apa kamu dengar ?" tanya nya
" dengar om " saut nya
" panggil aku papa sama seperti Jennie, kamu sekarang adalah menantu kami aku harap kamu bisa membuat putri ku bahagia " sambung nya
__ADS_1
" ba... baik , om eh pa." ucap nya
" permisi tuan ? nyonya memanggil untuk sarapan sore bersama" ucap pelayan itu
kemudian azel dan papa mertua nya itu memasuki ruang makan dan mulai makan bersama azel jadi grogi dan merasa asing karna iya belum bertemu dgn org tua nya rasa - rasa iya bertemu dgn mereka untuk pertama kalinya
" azel? kamu nginap disini saja ini sudah mau malam, " pinta mama Jennie
" ba.. baik ma" saut nya masih dgn nada kaku
sedangkan Jennie tak menatap azel sama sekali dgn raut wajah yg antara kesal dan jengkel
hingga malam pun tiba semua mulai beristirahat untuk keesokan harinya.saat azel memasuki kamar milik jennie tiba - tiba Jennie melemparkan sebuah satu bantal dan selimut langsung dihadapan nya membuat nya agak kaget
" Lo tidur di sofa " ucap nya sembari. menarik selimut hendak tidur
' gini amat nasib gue,bukan nya malam pertama itu romantis eh malah diginiin jadi sedih gue ' gungam nya
dan bergegas menutup mata karna hari mulai larut malam
__ADS_1