Hanya Sebentar

Hanya Sebentar
Rencana


__ADS_3

Pagi ini , seperti biasanya suasana rumah bernuansa klasik namun elegan tampak terasa ramai . Cucu kesayangan kakek huda selalu ada aja tingkah lucu nya untuk membuat semua yang ada disekitarnya merasakan kebahagian . Entah itu lelucon ataupun hal aneh yang tak pernah dibayangkan sebelumnya .


" sudah aira . jangan corat coret wajahnya . " tegur pak huda


" ish apaan sih kek . ini meongnya mau aku dandanin . bukan aku corat coret . nih lucu kan " menampilkan hasil karya nya mendandani kucing kesayangannya


" kamu ada ada aja aira . sudah biarkan push push keluar . sekarang waktunya makan . ayo " sekarang waktunya nenek mengajak aira sarapan pagi


semua makanan sudah siap dimeja makan . Sekarang waktunya nenek mengambilkan makanan untuk kakek . dan pastinya makanan aira juga .


Sebelum memulai sarapan pagi , berdoa lebih penting dimanapun dan kapanpun ketika akan melakukan sesuatu hal . sama dengan makan pagi ini . Seperti biasa , kakek memimpin doa bersama .


Bismillah . setelah selesai membaca doa .


Suasana menjadi sunyi sekejap . hanya bunyi piring dan sendok saling beradu diantara 3 orang yang sibuk memakan makanan mereka masing masing .


Selesai makan pasti nenek membereskan semuanya lalu aira dan kakek pergi keruang keluarga menonton televisi acara kesukaan kakek dan aira . waktu nenek ikut kumpul di ruang keluarga , tak lupa cemilan dan minuman disela sela sponsor akan lewat .


" kapan masuk sekolah aira ? " tanya kakek tiba tiba


" masih 1 bulan lagi kek . kan sekarang masih libur kenaikan kelas . emang kenapaa kek? " tanya balik aira


Kakek masih berfikir sejenak sebelum mengatakan ke aira .


" hmm . kamu tidak kangen dengan abi dan ummi mu ? "


suara kakek sangat pelan saat mengatakan kata abi dan ummi didepan cucunya . Kakek tau bahwa cucunya itu sangat tidak suka jika membahas mengenai kedua orang tuanya itu .


" Gak " bls singkat aira


" Gak mau mengunjungi mereka di jakarta ? kan sekalian ada paman dan bibimu disana . Mereka bilang lebih lama di jakarta jadi tidak bisa ke bandung katanya " kata kakek


" udah tau aku . ayah sama bunda sudah mengatakannya kemarin sebelum berangkat . "


( Paman dan bibi nya , aira panggil ayah dan bunda sejak ia menyangka bahwa paman dan bibinya sebagai orang tuanya . )


Aira masih tidak tertarik membahas soal kedua orang tua aslinya . Wajahnya masih fokus kelayar televisi mengalihkan pandangan saat bicara dengan kakek .

__ADS_1


" sekali aja aira jengukin abi sama umminya ya . gak kasihan apa sama abi dan ummi selalu kesini jengukin aira . sekali kali kan boleh aira yang kesana . Kan mumpung liburan juga . masih lama juga masuknya kan ? " bujuk nenek tadi setelah mendengar pembicaraan cucu dan suaminya .


" ya biarin . aira gamau intinya " jika sudah aira meninggalkan tempat diskusi , artinya aira tidak akan mengubah keputusannya sampai kapanpun .


Ditempat tadi , kakek dan nenek gak bisa berbuat apa apa jika cucunya sudah tidak mau melakukan nya . dipaksapun , kakeknya tau bakal terjadi hal yang tak diinginkan .


Tapi bagaimana lagi , disatu sisi . Putranya meminta bantuan agar putrinya mau menerima kedua orang tuanya . Disisi lain , cucu kesayangannya tidak peduli dengan kedua orang tuanya .


Serba salah jika harus memilih salah satu diantara mereka . Kalau salah sedikitpun keputusan yang kurang tepat , maka akan kehilangan salah satu diantara mereka berdua .


" Oh iya kek . aira kan sangat deket tuh sama sean . gimana kalau kita telfon sean buat bujuk adeknya pergi ke jakarta buat jenguk abi sama umminya . baguskan ide nenek ? " senyuman nenek terpancar dibalik wajahnya .


" oiya nek . kenapa kita gakepikiran kesana ya . Tolong ambilin telfon kakek nek . kakek mau nelfon sean . kasian burhan " kata kakek


" tunggu kek . "


nenek mengambilkan kacamata plus dan ponsel kakek . tak lupa buku kecil catatan semua nomer orang . Mulai dari keluarga sampai teman ladang kakek , nomernya ada di buku kecil .


"ini kek " nenek memberikan ke 3 benda itu


"sama sama " jawab nenek duduk disamping kakek


Kakek mengeja satu per satu nomer cucunya si sean . Suara telfon mulai terhubung ke nomer tadi . Tapi masih belum diangkat sang pemilik .


.


.


.


( Ditempat lain )


Kakek Calling ......


Sean yang melihat nama layar diponselnya buru buru mengangkat telfon tadi . untung jam kuliah baru selesai .


***Assalamualaikum sean** .

__ADS_1


Waalaikumsalam kek . Ada apa telfon sean ? apa aira baik baik saja ? atau kakek butuh sesuatu ? biar sean pulang ke bandung sekarang .


Semuanya baik sean . aira adikmu baik juga . hanya saja , abimu meminta kakek untuk membawa adekmu ke jakarta .


Tumben abi nyuruh kakek buat aira ke jakarta . emang ada apa kek ?


Kata abimu , dia punya rencana untuk memindahkan aira ke jakarta . abi dan ummimu mau adekmu dekat sama mereka lagi . mereka anggap dengan begitu bisa memperbaiki hubungan diantara mereka .


Tapi kan abi sama ummi seharusnya kasi tau dulu rencana itu kek . kan abi tau , kalau aira itu anaknya susahnya minta ampun kalau soal suatu hal yang tidak disukainya harus di lakukan . aira pasti gamau bicara dengan orang tadi sampai marahnya hilang . dan itu butuh waktu lama kek .


Tapi mau bagaimana lagi sean . Kakek kasihan melihat putra kakek tidak bisa dekat dengan salah satu anaknya . Itu tidak baik sean .


Tapi kek ......


Bantu kakek sean membujuk adekmu minimal mau pergi ke jakarta dulu untuk menemui abi dan umminya . Lambat laun pasti aira setuju dan bakal kenal dengan abang lainnya .


Tapi kek ....


Coba bantu kakek sean . kasihan abi ummimu .


Baiklah kek . Sean akan ngomong sama aira . tapi sean gak janji aira bakal setuju pergi ke jakarta menemui abi sama ummi


Terimakasih bantuannya sean . Kakek tunggu kabar baiknya .


Assalamualaikum


InsyaAllah kek .


Waalaikumsalam*


Panggilan tadi terputus diantara cucu dan kakeknya . sean masih memikirkan pembicaraan tadi dengan kakeknya . Apakah adeknya bakal setuju untuk pergi ke jakarta hanya menemui abi dan ummi ?


" AHHHHH !!!! " frustasi sean


Demi kedua orang tua untuk bisa baik dengan sang adik , sean bakal mengupayakan semuanya dengan sempurna tanpa menimbulkan sebuah curiga sedikitpun .


Bukannya Punya sebuah impian harus dilakukan dengan cara yang pasti ? atau dengan cara yang nyata ?

__ADS_1


__ADS_2