
Hanya 30 menit waktu yang dibutuhkan olwh chris untuk sampai di vila itu .
" ni ongkosnya .. tapi kalo bisa , tungguin dulu disini ya.. nanti aku beri 2 kali lipat harganya" ujar chris sambil turun dari taksi tersebut.
" siapp boss... saya tunggu disini.. yuhuu 2 kali lipat , mantapp"
Chris langsung menuju belakang vila itu . Lalu chria melihat sesosol orang seperti di ikat di bukit sebelah . Lantas ia langsung menghampiri kesana . Ternyata benar , lesley di ikat oleh rantai di sebuah pohon besar .
" ow ow ow... lihatlah.. ini dia .. pahlawan besar kita ... hahahaha" ujar max dengan nada sombong.
" lepaskan dia , dia tak punya salah"
" pangeran , ouh aku lupa.. sekarang nama mu adalah chris kan .. hahaha " ujar frans sambil senyum sombong.
Chris mulai bingung , dan harus bagaimana . Akan tetapi chris percaya diri pada kemampuannya yang sekaramg .
" kali ini .. kami tidak akan kalah chris " katq frans masih dengan sombongnya .
" apalagi yang kau mau .. semua sudah kalian bawa .. apa kau tak puas "
" hahaha... bukan soal masalah puas atau tidak , rasanya ada yang tidak lengkap gitu .. kalo kau tidak mati "
"Dasar ... (aku tidak boleh emosi , kalo tidak , aku akan berubah menjadi serigala)" ujar chris di dalam hatinya yang penuh dengan keraguan.
"Menyerah saja pangeran , lalu matilah.. kasian tau ? Orang tua mu dan adikmu itu sudah merindukan mu disana , hahahahahaha" perkataan max ini membuat chris menjadi hampa dan teringat akan keluarganya.
" bahkan kau sendiri tak bisa menolong keluarga mu chris , bagaimana mungkin kau menolong wanita ini " frans terus memprovokasi chris .
Untung saja , lesley dalam keadaan pingsan dan tidak melihat atau mendengar apapun.
Chrus hanya diam , meratapi masa lalu yang tak pernah bisa lupa . Dimana betapa tak berguna nya dia dahulu , sampai sampai keluarganya jadi korban pemberontakan.
"Hahaha... sudahlah chris.. menyerah saja.. jika kau menyerah.. aku janji padamu.. aku akan membunuhmu secara pelan pelan.. supaya gak sakitt .. hahaha"
Ucapan frans semakin menjadi jadi dan membuat muak chris . Chris yang dari tadi mencoba menahan emosinya , akhirnya dia terpancing juga. Dia langsung berubah wujud menjadi manusia serigala .
" aghhjjkk... kauu , tidak akan ku biarkan hidupp"
Chris langsung melompat dan menghantam frans. Frans pun terpental sampai ke bawah bukit , lalu chris mengejar dengan cepat. Akhirnya frans tertangkap lagi . Lalu max pun tak tinggal diam , max langsung mengeluarkan pedangnya dan menusuk chris dari belakang .
" ahkkkkk.... bajingannnnn" ujarr chris yang meringgis kesakitan.
Lalu max pun ditendang sampai terpental jauh , disitu hanya ada frans dan chris. Terlihat untuk pertama kalinya , si pembunuh terkenal merasa bergetar dihadapan chris .
" jika kau membunuhku.. belum tentu kau masih selamatt chrisss.. uhuk uhuk.."
Frans mulai pasrah dengan keadaan lehernya di cekik oleh chris . Chris tak mempedulikan omongan frans , yang ada dalam pikiran chris hanya bunuh dia dan bunuh dia .
Akhirnya , chris pun mencabut pedang yang menancap di punggungnya tadi , lalu menusukannya kepada frans.
" good bye , franss"
" ahhhkkgggh....."
Frans pun mati ditangan chris . Lalu tinggal max yang chris sisa kan , tapi sayang , max sudah lari terlebih dahulu .
Dengan sisa tenaganya , chris berusaha melepaskan rantai yang mengikat pada tubuh lesley. Setelah terlepas , chris dengan sendirinya berubah kembali menjadi manusia , karna luka yang ada di tubuhnya , di tambah lagi chris kehabisan tenaga .
"Aku... jadi.. manusia lagi.. ha ... ha.. entah harus bagaimana aku sekarang , tubuhku tidak bisa bergerak .. lesleyy.. bangunlah.."
Chris langsung terjatuh dan pingsan . Disitu , karna lama , si supir taksi penasaran . Lalu dia menghampiri ke arah belakang vila , dia pun terkejut melihat chris yang terluka dan lesley yang sudah sadar tapi hanya menangisi saja.
__ADS_1
Supir taksi itu langsung menghampiri mereka dan membawa mereka kedalam taksinya . Mengantarkan mereka menuju rumah sakit .
Selama di perjalanan , lesley terus menangisi chris yang tak kunjung sadar.
"Chriss bertahann"
Setibanya di rumah sakit , chris langsung dilarikan ke ruangan unit gawat darurat.
Lesley dab supir taksi itu menunggu di ruang tunggu pasien.
" kamu.. ngapain masih disini " tanya lesley sambil sedih .
" anu .. mba.. mas nya belum bayar.. pas tadi saya nganterin ke vila "
" ohh.. berapa"
" janji mas nya sih.. 2 kali lipat bayarnya mba "
" saya sekarang gak bawa dompet , nih ada kartu nama saya "
" lah mba.. emang bisa jadi duit nih"
" aduhh mas , itu disitu ada tertera alamat kantor saya .. mas datang aja besok .. lagian ini dah malem.. saya bakalan bayar 3 kali lipat"
" seriusan mba.. 3 kali lipat.. walahh.. makasih mba"
" ya udah , besok kesana ya "
" iya siap mba , saya permisi "
Supir taksi itu langsung beranjak pergi meninggalkan rumah sakit . Lalu tak berselang lama , dokter yang memeriksa keadaan chris pun keluar .
" dok.. bagaimana keadaan nya "
" terima kasih dok , apa saya boleh melihatnya sekaerang"
" tentu silahkan"
Lesley langsung melihat keadaan chris yang terbaring di atas ranjang rumah sakit .
Lesley langsung mengambil kursi , dan duduk disebelaj ranjang chris tertidur.
"Chrisss... maafkan aku .. maafkan aku chris" ucap lesley yang merasa bersalah sambil memegang tangan chris .
Lesley terus menerus menangisi chris yang tak kunjung sadarkan diri .
Tiba tiba tangan chris bergerak dan mengelus ngelus kepada lesley , serentak lesley langsug kaget dan melihat.
" dasar .. gadis bodoh..
" chrissss..... huhuhuhuuuu
Lesley kembali menangis dan memeluk chris dengan begitu erat .
" kau ini bahagia.. apa ingin membunuhku... erat bangett meluknya "
" eh iya.. maaf maaf chriss... aku saking bahagianya gituu.. hehe"
"Kau tidak apa apakan "
"Kamu ini... kamu lagi terluka.. jangan pedulikan aku..aku baik baik saja"
__ADS_1
" haha.. kau ini.. bagaimana bisa aku tidak mempedulikan wanita yang ku sayang.. haha"
" hah.. apa kau bilang.. ulangi lagi dong"
Lesley langsung tersenyum mendengar chris berkata begitu . Tapi sebaliknya chris , merasa malu karna keceplosan berucap begitu .
" gapapa... kayaknya kamu salah denger deh"
" masa sih... aku denger ko.. kamu bilang itu" ujar lesley menggoda chris untuk mengulangi perkataannya tadi.
" aduh aduh.. aduh.. udah geli .. geli..."
" hihi... chriss"
Tiba tiba suasana jadi hening .
" maafin aku ya , dah bikin kamu khawatir"
" hmm... ini salahku , aku ceroboh waktu itu "
" hmm.. ya udah kita baikan yaa"
" emang kita lagi marahan yaa.. ko aku gak inget sih "
" engga sih... cuman pengen baikan aja..hihi"
" ih dasar cewek aneh..hehehe"
" bleeeeeee.. (sambil menjulurkan lidahnya lesley)"
Lalu lesleypun meminjam ponsel milik chris untuk menelpon pengawalnya agar mengantarkan baju untuk lesley di ganti.
" emang kita bakalan nginep yaa.. "
" iyalah... kamu kan masih sakit"
" aku dah sembuh tauu"
" pretttt... udah diem aja... aku temenin kamu disini ko"
" haha... iya iya.. tapi kalo di pikir pikir .. ini yang kedua kalinya loh.. alu di bawa ke rumah sakit sama kamu"
" iya juga sih... kalo nanti keulang lagi, buat yabg ketiga kalinya.. .. gimana yaa"
" aku bakalan nikahin kamu"
" hah... ni..ni..nikah.. seriuss"
" hahaha.. lagian gak bakalan kejadian lagi"
" tapi kamu dah ngomong gitu , berarti dah janji ya"
" iya bawell, hihi"
Disisi lain....
Max membawa mayat frans dari vila itu . Dan menguburkannya di hutan . Dan max berjanji akan membalas kan kematian frans kepada chris.
" aku berjanji frans.. kematian mu.. akan kubalaskan kepadannya"
Max langsung pergi meninggalkan kuburan frans.
__ADS_1
" ini kesempatan bagus untuk ku... pangeran sedang terbaring di rumah sakit.. aku akan menyelinap kesana dan membunuhnya .. hahaha"
Max langsung pergi menuju rumah sakit , tapi sayangnya dia tidak tahu chris ada di rumah sakit mana .