Hati yang selalu Dingin

Hati yang selalu Dingin
16~ Persiapan dan Rahasia


__ADS_3

Karena gaun sudah, dan ini yang terakhir


mari kita pilih mekup dan gaya rambut...


saat wiwin berbicara, Anna cepat menulis di hp nya...


" mami, untuk mekup dan rambut. Anna akan melakukan nya sendiri, tolong percayalah"


tulis Anna lalu dia memberikan kepada rina untuk dibaca...


apa kau yakin Anna??


hhhmm...jawab Anna


baiklah jika itu yang kamu inginkan



sebenernya, wiwin agak sedikit merasa jengkel pasalnya wiwin merasa dirinya seperti di remehkan, padahal dia sudah membawa semuanya...


ana yang melihat mimik muka wiwin, mulai mengerti jika wiwin merasa tersinggung oleh sikap Anna....


sebentar Anna, mami akan keluar sebentar untuk menerima tlvn...


hhmmm. jawab Anna


melihat rina keluar dari kamar, Anna menulis sesuatu di hp nya...



" tante, maafkan Anna sama sekali tidak bermaksud meremehkan tante, Anna sangat percaya akan kemampuan tante, tapi Anna dari kecil bercita cita jika menikah nanti, anna akan mek'up dan hiasan rambut Anna sendiri"



Anna membrikan tulisannya kepada wiwin, dan wiwin mengerti....


tidak apa sayang...


Anna lalu menulis lagi..


""sebagai permintaan maaf. Anna akan memberikan 1 sketsa free untuk tante wiwin, bagaimana??


baiklah sanyang, tante terima dengan senang hati... jawab wiwin


ahirya wiwin tersenyum kembali....




~~~~~~......~~~~~~~......~~~~~


Hans, apa semua sudah kau siapkan???


sudah kakek.. jawan hans


bagaimana dengan undangan kita??


hanya Roy, yang Hans undang. selebihnya sesuai perintah kakek..


baguss hans...



Apa kau sudah mencoba kemeja dan jas nya Hans.. tanya rina


belum mam, saya baru saja pulang masuk ke kamar saja belum... tadi kakek sekarang mami, ya ampunn kalian sangat tidak sabar


Hans, kau ini.. teriak mami


sudahlan Rina, jangan ribut dengan anakmu biarkan dia istirahat dulu. naik dan bersihkan dirimu ada sesutu yang akan kake bicarakan. kake tunggu di ruang baca..


baiklah kakek... jawab Hans



tok.. tokk...


masuk saja. duduklah Hans..


hhmm... ada hal penting apa kakek??


ini tentang pernikahan mu Hans...


ada apa???

__ADS_1


Hans, kakek sangat tau kau tidak suka dengan pernikahan ini. kakek minta maaf untuk itu, karna kakek sudah memutuskan tanpa bertanya padamu...



sudahlah kakek, Hans mengerti lagipula tidak terlalu buruk mempunyai istri bisu, setidak nya dia tidak akan bawel seperti wanita lainya....


Hans bukan itu maksud kakek... apa kau mengerti yang kakek bicarakan???


iya kakek Hans mengerti


apa???


apa harus hans jelaskan???


iya jelaskan dan katakan dengan di depan kakek...


baiklah.. ini adalah tanggung hans, jika hans sudah menikah maka seperti apapun pasangan Hans, itu tanggung jawab Hans untuk melindungi dan membahagian pasangan...


apa kakek puas sekarang???


baiklah ternyata kau masih ingat.. ya sudah pergilah tidur..




Ya ampunn... gara gara kakek dan pernikahan itu, saya jadi tidak bisa tidur, ternyata sudah jam 4 pagi. lebih baik ganti baju dan jogging...


seperti biasa hans jogging, tapi kali ini hans memilih jogging ke arah taman kompleks, biasanya Hans akan jogging sampai tempat latihan para TNI, dan akan olahraga bersama dengan TNI lain nya disana...


karena hans dan keluarga, tinggal di rumah dinas komplek perumahan TNI jadi, lokasinya dekat dengan markas TNI dan tempat latihan mereka... tapi sebenarnya yang tinggal di rumah dinas hanya Hans saja, mami Rina sendiri tinggal di rumah sendiri hanya kadang kadang saja dia menginap di rumah dinas, itu karna dia kangen dengan anak satu-satu nya. untuk kakek handoko die lebih banyak tinggal di rumah di jakarta, karena tugas nya lebih banyak di jakarta terutama harus sering hadir di istana presiden....



untuk Hans sendiri, alasan sangat praktis, karna rumah dinasnya masih 1 wilayah dengan markas TNI, jadi jarak ya sangat dekat. tapi kalo untuk rumah, jangan di tanya Hans punya banyak property, terutama karna salah satu bisnis Hans juga di bidang itu...


tiba-tiba saat Hans sedang duduk di bangku taman ada seseorang yang memanggil ya...


haii Hans..


????


ini aku gea Hans, tumben aku melihatmu disini???


Owhh. gea iya hanya kebetukan lewat saja dan duduk... jawab Hans


ah, aku iya memang sudah setiap hari aku jogging disini...


Owhhh..


baiklah, lanjutkan saja.. aku akan lari lagi..


tunggu Hans, apa aku boleh ikut kau jogging.. tanya gea


tidak gea, tidak akan bagus terlihat orang jika hanya kita berdua...maaf ya, saya duluan


Hans pun langgsung melanjutkan jogging nya...



iihhhh... sebel banget, kenapa sih Hans itu sangat dingin dan cuek, gak peka bangtt.. gerutu gea...


saat Hans kembali ke rumah, mami sudah menunggu nya di depan pintu...


mami sedang apa?? sapa Hans


kau ini anak macam apa hans, cepag mandi dan ikut mami..


baik nyonya boss...



di jalan Hans merasa ada yang aneh. mami kita akan ke mana??


kemana saja, sudahlah kau diam saja


ya sudah...jawab hans


Hans pun duduk dengan tenang dan, memainkan hp nya...



30mnt berkendara, mobil ahirya berhenti.


mami jangan bilang kita akan, ke tempat dimana banyak wanita yang sedang bergosip sambil bersolek??... mami tau kan Hans paling benci itu...

__ADS_1


iya mami tau, tapi kali ini harus Hans. sudah kau diam saja dan kau akan di urus oleh pegawai lelaki oke...


ya tuhann... gerutu Hans



selama 3jam hans di dalam salon. yang pasti salon itu langganan mami nya....



setelah potong rambut, potong kuku, luluran ya agar sedikit halus kulit ya, tidak seperti kulit sapi.. kata mami Rina


setelah itu, maskeran..iya agar sedikit bersih, jangan seperti wajah pantat panci, hitam dan gosong akibat setiap hari berjemur... ya maklumlah namanya juga tentara...jawab hans


oiya jangan sampe lupa mas, kata mami Rina kepada orang salon...


apa itu nyonya Rina??


lihatlah banyak sekali, pesawat yang mendarat di telapak tangan dan kakinya... jadikan mereka halus....


baik siap, laksanakan...jawab orang salon


Hans hanya geleng-geleng kepala dengan kelakuan mami nya... tapi tetap saja, hans tidak berdaya melawan mami nya, jadi dia pasrah saja lah..


nyonya sudah selesai, tapi tuan tdr saya tidak berani bangunin...


baiklah tingglkan saja, biar saya bangunkan sendiri...jawab Rina


Hans. Hans. bangunlah sudah selesai


hhhmmm.... sudahnya


iya, ayo kita akan pulang


baiklah ayo pulang, saya lapar mami



setelah sampai di rumah



darimana saja kalian berdua???


kakek tanya saja dengan mami, saya malu menjawabnya


apa??? memang kau bawa kemana anakmu, sampe dia merasa hilang harga diri Rina??


ppppttttthhhhh.... hahahaaa


pecah tawa Rina, dan setelah melihat Hans cemberut Rina berhenti tertawa...


tidak seperti itu ayahh, Rina hanya membawa hans ke salon...


apa??? salon?? kenapa memangnya, bukan nya Anna yang harus kesalon, kenapa Hans juga...


ya ampun ayah ini, sama saja dengan Hans..


Rina kasihan dengan Anna, kulit Anna sangat halus seperti kulit pantat bayi baru lahir, tapi lihat lah bahkan tangan Hans, itu seperti badara banyak sekali pesawat ya... hahahaa


Owhhh, baiklah ayah mengerti Rina...



Hans ayo ke kamar kakeknya, sebentar...


baik kakeknya....


Hans, ada hal penting yang akan kake beri tau..


apa itu kakek?


besok kau akan menikah, setelah kau menikah pada hari senin kakek dan kakek john akan ke singapura..


hhhmmm. terus?



ada satu hal yang Anna tidak tau Hans, Anna tidak tau kalau kakek nya akan ke singapura, karna kakenya akan bilang kepada Anna, kalau dia akan ke jerman untuk urusan bisnis...


tapi kakek, kenapa harus bohong kepana Anna?


kakenya Anna sakit, dan akan berobat di singapura tapi Anna tidak tau itu, dan kau jangan beri tau Anna, kau harus menjaga Anna. ingat jangan sampai lengah Hans.


ya ampun kakek, anna bukan anak kecil lagi kan dia pasti bisa menjaga diri..

__ADS_1


bukan seperti itu Hans, hati hati dengan paman dan bibinya Anna. mereka tidak seperti yang terlihat.. itulah kenapa pernikahan ini harus tetap di rahasiakan...


baiklah, sesuai yang kakek inginkan... jawab hans


__ADS_2