He Jun

He Jun
Saudara 2


__ADS_3

Kakek,,, apa yang kakek lakukan terhadap Saudara Jun?" Han'er, kamu salah paham! kakek tak melakukan hal yang buruk. Kakek hanya berterimakasih kepada Jun'er, Dia adalah murid dari orang yang sangat kakek kagumi dan Guru Jun'er pernah menyelamatkan kakek dari kematian.


Mulai sekarang kamu dan Jun'er adalah saudara! Jangan lupa kesekte Dragon Beast Sect Jun'er. Tunjukkan lencana itu maka mereka akan mengenalimu.


Terimakasih senior Wu, aku akan menyimpan lencana ini.


Mereka bertiga berbincang-bincang sampai malam, membicarakan banyak hal sebelum Wu Ling dan Wu Han berpamitan.


Senior Wu berikan Snow Seed Pil ini kepada Sudara Han setiap dua hari sekali, Blood Essence pil serta Bone Essence pil ini setiap sehari sekali.


Terimakasih Jun'er akan kuingat semua itu, dan panggil saja aku Kakek,, Haha Wu Ling tertawa lantang setelah itu.


Terimakasih Saudara Jun kita pasti bertemu lagi,, Wu Han lantas pergi dari penginapan bersama Wu Ling.


****


He Jun melanjutkan perjalanan setelah berdiam diri diKota Danau Emas beberapa hari. He Jun berjalan sekitar sehari sebelum memasuki kawasan hutan pada malam hari.

__ADS_1


He Jun mencari tempat beristirahat karena hari audah terlalu larut, setelah berkeliling beberapa saat He Jun melihat gua yang cukup sempit hanya bisa dimasuki satu orang.


He Jun memberanikan diri memasuki gua yang terasa misterius, karena merasa penasaran He Jun mencoba menelusuri gua, namun anehnya semakin kedalam gua tersebut semakin lebar dan luas.


"Hai anak muda, apa yang kamu lakukan ditempatku?!!" He Jun dibuat kaget bukan main mendengar suara yang begitu berat secara tiba-tiba.


He Jun mencoba menenangkan hati dan mentalnya untuk menjawab.


Maaf senior! junior hanya kebetulan lewat dan mencari tempat untuk istirahat!


He Jun menenangkan diri walau sebenarnya jiwa dan mentalnya bergetar.


Mata He Jun terbelalak karena baru melihat sosok yang disebut hanya mitos dan legenda. Seluruh tubuhnya bergetar hebat seakan akan kehilangan kesadaran kapan saja.


He Jun berusaha sekuat mungkin menahan aura kuat tersebut dengan mengalirkan seluruh Qinya.


Junior hanya seorang pengelana, Junior tak bermaksud mengusik tempat Senior.

__ADS_1


Junior akan keluar dari sini! He Jun berusaha sebisa mungkin agar tidak jatuh dan berusaha menggerakkan kakinya melangkah mundur.


Hufftt Siapa yang mengijinkanmu pergi? siapa yang masuk ketempatku akan aku bunuh! Ha ha ha Seketika aura Sang Naga terasa lebih kuat.


He Jun mengontrol pikirannya agar tetap tenang, walau kakinya sudah mulai sempoyongan karena hampir kahabisan seluruh Qinya.


Ha Ha Ha kau anak yang menarik anak muda! Sang Naga melihat warna Qi milik He Jun yang berwarna-warni, dan baru kali ini ada orang yang bisa menahan tekanan aura kematian yang dimilikinya walau baru 25% dari seluruhnya.


Sang Naga melihat jika anak muda didepannya baru menginjak Tingkat Dasar Level 7, padahal banyak Cultivator Tingkat Menyatu Roh Level 1 pun akan tak sadarkan diri jika menerima tekanan aura kematian 50% dari yang dimilikinya.


Ma maaf Senior, Junior ini tak mengerti dengan maksud senior? " Karena melihat anak muda didepannya semakin melemah, Sang Naga menghilangkan aura kematiannya.


Namaku Archon, Aku naga yang sudah hidup selama tiga ribu tahun. Aku tertarik denganmu anak muda!


He Jun bernafas lega dan langsung minum beberapa Qi Ghatering pil untuk memulihkan Qinya.


Salam Hormat Senior, Nama Junior He Jun. Maaf atas kelancangan Junior ini.

__ADS_1


Sudahlah basa-basinya! Aku tertarik denganmu dan aku akan membiarkanmu keluar dari sini, dengan tiga syarat!


Bagaimana?! Kau mau menerimanya?


__ADS_2