Heart Of The Phoenix

Heart Of The Phoenix
Bab 23


__ADS_3

Aurora dan pria phoenix berdiri di depan gerbang besar yang menghalangi mereka dari misi terakhir mereka: mengalahkan musuh besar yang akan menghancurkan dunia.


"Apa yang akan kita lakukan?" tanya Aurora, pandangannya terpaku pada gerbang besar di depan mereka.


Pria phoenix merenung sejenak sebelum akhirnya berkata, "Kita harus menemukan cara untuk membuka gerbang itu. Tapi ada penghalang yang sangat kuat di sana."


Mereka berjalan mendekati gerbang dan memperhatikan betapa besar dan kuat penghalang itu. Mereka tahu bahwa mereka harus menemukan kekuatan yang sama kuatnya untuk mengalahkan penghalang tersebut.


"Aku akan mencoba menggunakan kekuatanku," kata Aurora sambil mengangkat tangannya. Namun, kekuatannya tidak cukup untuk membuka gerbang itu.


Pria phoenix mencoba mengeluarkan kekuatannya juga, tetapi tidak ada hasilnya.


"Mungkin kita harus mencari bantuan," kata Aurora. "Tapi siapa yang bisa kita mintai bantuan di saat seperti ini?"


Pria phoenix merenung sejenak sebelum akhirnya berkata, "Aku punya ide. Ada seorang peri yang memiliki kekuatan yang cukup untuk membantu kita."


"Aku akan menemukannya," kata Aurora sambil tersenyum pada pria phoenix.


Setelah beberapa jam berjalan, mereka akhirnya menemukan peri itu di sebuah hutan yang jauh dari gerbang besar.

__ADS_1


"Mohon bantuanmu," kata Aurora pada peri tersebut. "Kami perlu membuka gerbang besar dan mengalahkan musuh kita."


Peri itu merenung sejenak sebelum akhirnya berkata, "Aku akan membantu kalian. Tapi kalian harus memberiku sebuah hadiah yang berharga."


"Apa yang kau inginkan?" tanya pria phoenix.


"Aku ingin memiliki Heart of the Phoenix," kata peri itu. "Itu adalah sebuah permata yang sangat kuat dan langka."


Pria phoenix dan Aurora saling pandang. Mereka tahu bahwa Heart of the Phoenix sangat berharga dan penting untuk misi mereka, tetapi mereka tidak ingin kehilangan kepercayaan dari peri itu.


"Baiklah, kita akan memberikannya padamu," kata pria phoenix akhirnya.


Mereka berjalan kembali ke gerbang besar dan memberikan Heart of the Phoenix pada peri itu. Peri itu lalu mengeluarkan kekuatannya yang sangat kuat dan membuka gerbang itu.


Mereka berlari menuju musuh mereka dengan keberanian dan kekuatan yang luar biasa. Setelah pertempuran yang panjang dan melelahkan, mereka akhirnya berhasil mengalahkan musuh besar itu dan menyelamatkan dunia dari kehancuran.


"Aku sangat berterima kasih atas bantuanmu," kata pria phoenix pada peri itu. "Inilah Heart of the Phoenix yang kami janjikan padamu."


Peri itu tersenyum dan menerima hadiah itu. "Kalian berdua telah membuktikan keberanian dan kesetiaan yang luar biasa," katanya. "Dan kalian telah menunjukkan bahwa cinta sejati adalah kekuatan yang paling kuat di dunia ini."

__ADS_1


Aurora dan pria phoenix tersenyum bahagia, merasa lega bahwa misi mereka berhasil diselesaikan. Namun, tiba-tiba mereka melihat ke arah langit dan menyadari bahwa masih ada satu rintangan terakhir yang harus mereka atasi.


Di sana, terlihat siluet besar yang mengambang di atas kota. Itu adalah makhluk besar yang terbuat dari api, dengan sayap yang lebar dan mengeluarkan panas yang membara. Ini adalah salah satu dari makhluk api yang paling kuat dan mematikan di dunia ini, yang dikenal sebagai Raja Phoenix.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Aurora, khawatir.


Pria phoenix itu tersenyum. "Kita akan menghadapinya bersama-sama," katanya.


Mereka berdua berlari menuju kota, bersiap untuk pertempuran terakhir mereka. Makhluk api itu terbang turun ke arah mereka, dengan sayapnya yang membara dan api yang memancar dari tubuhnya.


Aurora dan pria phoenix berdiri berdampingan, siap untuk menghadapi musuh terakhir mereka. Mereka menggunakan kekuatan magis mereka untuk melawan serangan makhluk api, tetapi tampaknya itu tidak cukup untuk mengalahkannya.


Makhluk api itu menyerang Aurora, tetapi pria phoenix dengan cepat mengepakan sayapnya dan mendorongnya menjauh. "Jangan khawatir, aku akan melindungimu," katanya.


Mereka berdua terus melawan, saling melindungi satu sama lain. Mereka mengetahui bahwa mereka adalah satu-satunya harapan dunia ini, dan mereka tidak boleh menyerah.


Akhirnya, setelah pertempuran yang panjang dan berat, mereka berhasil mengalahkan Raja Phoenix. Aurora dan pria phoenix menatap satu sama lain dengan tatapan penuh cinta dan kebahagiaan. Mereka tahu bahwa mereka telah mengatasi semua rintangan, dan kini mereka akan hidup bersama selamanya.


Mereka berdua kembali ke istana, dan disambut dengan meriah oleh para penduduk. Mereka dikelilingi oleh kerumunan yang bersorak dan bersorak, sementara peri membawa mereka ke atas panggung untuk menerima hadiah mereka.

__ADS_1


"Aurora dan Pria Phoenix, kalian telah membuktikan bahwa cinta sejati adalah kekuatan terbesar di dunia ini," kata peri itu dengan bangga. "Dan sekarang, kalian berdua akan hidup bersama selamanya, dalam cinta dan kedamaian."


Aurora dan pria phoenix saling memandang dengan tatapan penuh cinta, tahu bahwa mereka telah mengatasi semua rintangan dan kini mereka bersama selamanya. Mereka menatap ke langit biru, dengan harapan dan cinta yang tak terbatas dalam hati mereka.


__ADS_2