
Nasya tidak menolak karena memang dia saat ini sedang membutuhkan seseorang untuk menjadi sandaran, di pelukan Nando Nasya menangis sejadi jadinya atas perasaan yang selama ini di pendam nya , mungkin itu bukan Clarissa tetapi itu adalah tubuh yang di tempatinya saat ini .
Nasya : tuan ... apa nenek akan ninggalin saya ??
Nando : jangan panggil saya tuan , panggil nando
Nasya : baik
Nasya menjauh dari pelukan Nando dan mengusapi air mata yang ada di pipinya
Nasya: makasih dan maaf , karena saya membasahi kemeja tu...Nando maksud saya
Nando : kamu juga jangan bicara secara formal terhadap saya mengerti??
Nasya : iya
tak lama kemudian dokter yang menangani nenek keluar ...
Nasya : bagaimana dok nenek menerima darah tu...Nando ??
dokter : benar , selamat karena nenek anda sekarang jauh lebih baik
__ADS_1
Nasya : sukurlah
***
Nando : "bisa ikut saya ke taman sebentar??" sambil menarik tangan Nastasya
Nasya :" baik "
di taman rumah sakit
Nando : "ini soal pernikahan kita "
Nasya : "bicaralah.."
Nasya hanya tersenyum kecut dan mengangguk mendengar apa yang di ucapkan Nando
Nando : "dan kamu diam saja?? tidak melawan??"
Nasya : akhir akhir ini saya melawan mereka karena saya lelah "
Nando : saya dengar kamu anak yang pemalu dan kurang bergaul mengapa jadi seperti ini sekarang ??"
__ADS_1
Nasya hanya mengangkat sudut bibir sebelah kirinya dan menjawab dengan tegas
Nasya: "Saya seperti ini karena saya lelah , saya adalah orang baik yang disakiti satu dua kali menyakiti tidak masalah tetapi ini sudah terlewat batas , saya tidak tahan lagi "
Nando : "jika kamu masih digangu lagi dengan mereka kamu bisa mengatakan nya kepada saya "
Nasya : " maaf tapi itu tidak ada hubungannya dengan anda , kecuali jika saat itu saya adalah Istri anda "
" Nasya ???" Nasya mendongak kan kepala keatas dan melihat Rezza ada di hadapan nya sekarang
Nasya : "rezza !! "
Rezza :" kamu ngapain disini ?? kamu sakit ???"
Nasya : "bukan bukan gw yang sakit tapi...nenek gw jatuh tadi dan sekarang lagi kritis tapi untung aja sekarang sudah lebih baik , eh Lo ngapain di sini ?? "
Rezza : "biasa lah anak futsal , cedera nih tangan gw " sambil menunjukan tangan nya yang tulangnya berada tidak pada posisi nya
Nando yang dari tadi mendengar percakapan.mereka entah kenapa merasa risih , dan dia juga merasakan ada perasaan ketidak nyamanan saat melihat gadis yang akan di nikahi nya begitu dekat dengan laki laki lain
Rezza POV
__ADS_1
Saat latihan futsal untuk lomba futsal pada Bulan depan membuat rezza akhir akhir ini jarang bertemu dengan Nasya , entah kenapa saat kejadian Nasya dan viesa bertengkar membuat mata nya selalu mencari cari sosok Nasya , saat di taman rumah sakit rezza melihat sosok yang familiar untuk nya yaitu Nasya , sosok yang di cari cari nya akhir akhir ini sedang berada di bangku taman rumah sakit dengan seorang laki laki , entah perasaan melihat Nasya dengan laki laki lain membuat nya merasa seperti cacing kepanasan , marah , emosi dan itu hanya karena itu jaran ingin memastikan bahwa itu adalah Nasya dia mendekat dan ternyata benar dia adalah Nasya , tapi siapa laki laki itu ?? kenapa seperti pernah melihat nya ??