
"Rio lo mau ikut latihan gak?lo daf"Tanya angga
"Ikutlah masa gak yaudah ganti baju"Jawab rio
"Nanti lo langsung ke lapangan basket aja qil agak lama latihannya,nanti gue yang ngomong sama kak azka lo tenang aja" Balas angga
Angga,rio dan dafa pun ke toilet.
"Yaudah yuk ke perpustakaan"Ajak qila
Qila dan hanin pun ke perpustakaan sebelum ditutup.
Diperjalanan ke perpustakaan mereka bertemu davin dan teman-temannya.
"Qil angga dimana?"Tanya davin
"Angga lagi ganti baju di toilet"Jawab qila
"Oke thanks infonya"Balas davin
"Oh iya gue minta no whatsapp lo dong"Lanjut davin mengeluarkan HPnya
Qila tak menjawab dan pergi ke perpustakaan.
"Wah baru kali ini gue lihat seorang davin dicuekin guys"Ucap arka
"Iya biasanya cewek antri minta no whatsapp lo"Balas Dio
"It's okay,bisa lain waktu atau minta ke angga"Jawab davin
"Eh kulkas lo gak capek apa diam terus seram tau gak"Balas dio
Kulkas 2 pintu adalah julukan untuk radit yang cuek dan pendiam.
"Lo juga udah tau radit gitu ngapain heran si"Jawab arka
"Yaudah yuk ke toilet"Ajak davin
Mereka pun ke toilet dan bertemu dengan angga,rio dan dafa.
"Vin gue ke lapangan dulu ya"Ucap angga
"Yaudah sana lo pimpin pemanasan ga"Jawab davin
__ADS_1
Angga dan teman-temannya pun ke lapangan basket.
Di perpustakaan
"Nin tadi ada radit kok gak tumben lo gak lihatin dia"Ucap qila
"Gue malu qil setelah kejadian di kantin"Jawab hanin
"Kejadian apa?"Tanya qila
"Oh ya lo kan ke perpustakaan gak ikut ke kantin ya"Jawab hanin
"Jadi ceritanya tuh gue lagi lihatin radit,ganteng banget sampai gue gak dengar kalo zea panggil gue jadilah si dewi teriak ngasih tau radit kalo gue lihatin dia,gitu qil ceritanya"Lanjut hanin
"Kalo gue di kantin pasti gue ketawa si,bayangin muka lo yang panik dan malu"Jawab qila
"Sama aja lo seperti dewi,zea dan sari bikin malu aja"Balas hanin
"Sampai yang ada di kantin tuh semua lihatin gue"Lanjut hanin
"Yaudah gue ke petugas perpustakaan dulu ya,lo tunggu sini"Jawab qila
Tak lama qila pun mengajak hanin ke lapangan basket.
"Udah selesai?"Tanya hanin
"Udah yuk"Jawab qila
Qila dan hanin ke lapangan basket.
Di lapangan basket.
Terlihat angga dan teman-temannya sedang latihan bola basket dengan anggota osis.
"Kasihan sari gak ikut padahal ada kak shaka"Ucap hanin
Shella,renata dan arin pun datang untuk menyemangati davin.
"Semangatt davin lo pasti bisa kalahin kak shaka"Teriak shella dibangku penonton
"Berisik tau gak bisa diam kan"Jawab hanin terganggu
"Terserah gue dong,semangatt davin"Balas shella
__ADS_1
"Mulut lo minta dilakban ya shell berisik tau gak"Jawab hanin
"Heh lo siapa berani lawan gue?"Tanya shella
"Kalian bisa diam gak,lo juga nin terserah dia mau jungkir balik,mau salto atau teriak terserah dia anggap aja gak orang disini kecuali kita"Jawab qila
"Maksud lo kita setan gitu?wah parah si masa kita disangka setan shell"Balas arin
"Bukan gue yang ngomong,lo yang ngomong"Jawab qila
"Sama aja lo anggap kita setan"Balas renata
"Benar juga qil ngapain gue urusin mereka, kita pindah aja qil bisa sakit telinga gue nanti"Ajak hanin
Qila dan hanin pun pindah tempat duduk.
"Vin kita latihan bareng aja gimana?"Tanya kak shaka
"Oke tim gue lawan tim lo gimana?"Jawab davin
"Gimana guys terima tantangan davin gak nih?"Tanya kak shaka pada teman-temannya
"Gasskeun kita mulai lah"Jawab kak zayyan
Tim davin ada angga,arka,radit dan rio serta davin sendiri,sedangkan di Tim kak shaka ada zayyan,reyhan,andre,dan evan serta kak shaka.
Pertandingan pun dimulai.
Di kursi penonton
"Semangatt davin lo pasti menang"Teriak shella
"Eh gak dong kak zayyan harus menang,semangatt kak zayyan aku padamuu"Teriak arin
"Semangatt radit saranghaeyo"Teriak hanin
latihan basket pun selesai dan yang menang adalah tim davin.
Qila pun menghampiri angga dan teman-temannya.
"Nih minum buat lo"Ucap qila
"Thanks qil"Jawab angga
__ADS_1