Hidup Di Dunia Virtual

Hidup Di Dunia Virtual
BAB XII : Kediaman Orang Tua Yulia


__ADS_3

Kediaman orang tua Yulia yang berada di atas pegunungan terpencil namun memiliki fasilitas yang lengkap mungkin merupakan sebuah rumah yang terisolasi di tengah alam, di mana orang tua Yulia memilih untuk hidup jauh dari keramaian kota. Mereka mungkin telah membangun rumah mereka sendiri dengan fasilitas yang lengkap seperti listrik, air, dan sanitasi, serta mungkin juga memiliki fasilitas internet dan telepon.


Rumah mereka mungkin terletak di wilayah yang terpencil dan sulit dijangkau, tetapi dengan fasilitas yang lengkap, mereka masih dapat menikmati kenyamanan dan kemudahan hidup yang sama seperti orang-orang di kota. Mereka mungkin telah memilih untuk hidup di pegunungan karena alasan-alasan seperti keindahan alam, ketenangan dan kedamaian, dan mungkin juga karena ingin hidup secara mandiri dan terpisah dari keramaian kota.


Namun, meskipun rumah mereka terisolasi, mereka mungkin masih terhubung dengan dunia luar melalui telepon dan internet, dan mungkin juga memiliki akses ke fasilitas kesehatan dan pendidikan di wilayah sekitar. Oleh karena itu, meskipun rumah mereka berada di wilayah terpencil, mereka masih dapat hidup dengan nyaman dan aman.


Andi dan Maya segera pergi ke rumah orang tua Yulia untuk mengambil flash disk yang berisi kode sumber keamanan untuk teknologi pemindahan memori milik Yulia. Setibanya di rumah orang tua Yulia, mereka tidak hanya menemukan flash disk seperti yang diminta oleh Yulia, tetapi juga menemukan beberapa sampel DNA dari anggota keluarga Yulia. Mereka membawa sampel tersebut kembali ke laboratorium mereka untuk mencoba mentransfer memori dan menghidupkannya di dunia virtual.


Namun, mereka menyadari bahwa urutan DNA anggota keluarga Yulia tidak stabil seperti DNA Yulia sendiri, menyebabkan glitch di dunia virtual. Andi dan Maya menyadari bahwa DNA telah dimanipulasi oleh para peretas yang ingin mengambil teknologi Yulia.


Dalam kepanikan, Andi dan Maya mencoba mengamankan sistem mereka dan melindungi keberadaan virtual Yulia dan keluarganya. Mereka harus berpikir cepat dan mencari solusi untuk menghentikan peretas agar tidak mengambil alih dunia virtual dan menyebabkan kekacauan.

__ADS_1


Setelah lembur semalam, mereka akhirnya berhasil menstabilkan keberadaan virtual anggota keluarga Yulia dan mengamankan sistem mereka dari serangan masa depan. Andi dan Maya tahu bahwa perang di dunia virtual belum berakhir, tetapi mereka bertekad untuk melindungi ciptaan mereka dan terus mendorong batas-batas teknologi.


Setelah berbulan-bulan bekerja keras, akhirnya Andi dan Maya berhasil menstabilkan DNA orang tua Yulia. Mereka merasa senang dan lega karena berhasil melewati tahap yang paling sulit dalam misi mereka untuk menyelamatkan orang tua Yulia.


Dengan bantuan teknologi yang mereka miliki, mereka memindahkan DNA yang telah stabil ke avatar di dunia virtual. Mereka ingin memastikan bahwa avatar tersebut memiliki tampilan yang sama persis dengan orang tua Yulia di dunia nyata.


Mereka mulai membuat avatar tersebut dengan mengambil gambar-gambar yang diambil di rumah kediaman orang tua Yulia. Mereka memilih gambar-gambar yang paling mirip dengan orang tua Yulia dan kemudian mulai membentuk avatar dengan detail yang sama persis.


"Mari kita coba masukkan DNA yang telah kita stabilkan ke avatar ini," kata Maya sambil memasukkan DNA tersebut ke dalam avatar.


Setelah beberapa saat, avatar tersebut mulai bergerak dan membuka matanya. Andi dan Maya sangat senang dan lega melihat avatar tersebut berhasil terbentuk dengan sempurna.

__ADS_1


"Misi kita hampir selesai," kata Andi dengan senyuman.


"Mari kita coba menghubungi orang tua Yulia dan memberitahu mereka," kata Maya.


Mereka kemudian menghubungi orang tua Yulia melalui komunikator di dunia virtual. Orang tua Yulia sangat senang dan terharu ketika melihat avatar mereka yang berhasil dibuat dengan tampilan yang sama persis seperti di dunia nyata.


"Makasih banyak, Andi dan Maya. Kalian benar-benar menyelamatkan hidup kami," ucap orang tua Yulia dengan terharu.


Andi dan Maya merasa senang bisa membantu dan menyelamatkan hidup orang tua Yulia. Mereka tahu bahwa tugas mereka belum sepenuhnya selesai, karena mereka masih harus membawa orang tua Yulia kembali ke dunia nyata.


Namun, mereka merasa lebih percaya diri dan yakin bahwa mereka akan berhasil menyelesaikan misi mereka dengan sukses. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan mereka menuju dunia nyata dengan penuh semangat dan tekad.

__ADS_1


__ADS_2