
Anja sudah selesai dengan kuliah nya. dia dan 4 laki-laki tampan yang selalu setia membuat nya tertawa, menunggu Soobin di taman belakang kampus.
Soobin : "maaf.. kalian udah lama nunggu?"
Soobin akhir nya selesai dengan kegiatan kuliah nya.
Soobin : Anja.. aku akan antar kamu pulang sekarang. soalnya kita mau latihan untuk konser TXT 4 hari lagi..
Anja : Soobin.. kalian pergi aja duluan. aku masih ada perlu ke toko buku buat tugas besok.
Soobin : kamu yakin bisa sendiri?
Anja meyakinkan Soobin bahwa dia akan baik-baik saja.
Soobin dan keempat member lain nya segera pergi untuk latihan.
Anja berdiri di sebuah halte dan menunggu bis untuk membawa nya ke toko buku.
sampai di toko buku, Anja langsung membeli buku yang dia butuhkan.
saat keluar toko. tanpa sengaja Anja menabrak seseorang dan membuat minuman yang di bawa orang itu tumpah ke baju nya sendiri.
Anja : aahh.. maaf.. maaf.. aku tidak sengaja..
Sila : elo!!! issshhh.. liat baju gw jadi kotor kan.
Anja : maaf ka. biar aku bersihkan baju nya
Sila : gimana lo bersihin baju gw hah??
Anja : kalo untuk beli mungkin aku ga sanggup ka. tapi aku bisa bersihin ko ka. aku bakal cuci..
Sila menarik tangan Anja dengan kasar. membawa Anja masuk ke dalam mobil nya dan membawa nya pulang ke rumah nya.
Sila menghempaskan Anja ke lantai rumah nya. membuat bahu Anja kesakitan. Sila pergi dan tidak lama kembali setelah mengganti baju nya yang kotor.
"nih!!! lo bilang mau cuci baju gw!!" melemparkan baju ke muka Anja
Anja kembali si seret menuju ruang cuci. dan di paksa mencuci dengan menggunakan tangan.
Anja terpaksa mencuci baju Sila sambil menangis.
"okee.. jangan dulu balik sebelum baju gw bersih dan kering. ngerti??!!"
Sila kemudian pergi menuju kamar nya. dia tertawa dengan sangat puas.
__ADS_1
hari menjelang malam. baju yang tadi Anja cuci akhir nya kering juga.
sila menghampiri Anja. kemudian mengambil baju nya. dengan alasan yang di buat-buat Sila menuduh Anja tidak becus membersihkan baju nya. kembali sila menyiksa Anja. cemburu Sila tentang eunwoo membuat nya semakin parah. apalagi dia seorang psyco.
Sila menjambak rambut Anja kasar. dan menghempaskan tubuh Anja lagi ke lantai. Anja tidak bisa melawan karena dia sangat lemah. dia belum makan dari tadi siang apalagi kondisi nya belum begitu pulih dari penyiksaan sehun.
Anja terus meminta Sila melepaskannya tapi tidak juga di dengar bahkan Sila menyiksa nya lebih keras lagi. leher Anja di cekik sampai Anja terbatuk saat tangan Sila lepas dari leher mulus Anja.
terakhir, sila menyeret Anja ke kolam renang. menenggelamkan Anja di kolam renang. Anja masih sadar. mata nya masih bisa terbuka. namun badan nya tidak bisa di gerakan. dia mulai tenggelam di kolam yang tinggi nya 3 meter itu.
wajah orang-orang terdekat Anja mulai tersenyum menemani tenggelam nya Anja di kolam tersebut.
____________________________________________
Anja terbatuk-batuk sambil mengeluarkan air dalam mulut nya. kepala Anja sangat terasa sakit. samar-samar ada yang menolong nya saat itu. yang Anja tau dia adalah seorang laki-laki tapi kemudian dia pingsan.
sehun : syukurlah.. dia sadar juga.
sehun membawa Anja ke kamar nya. dan membuka baju Anja yang basah itu. dia melihat tubuh mungil Anja begitu mulus dan menggoda.
sehun langsung menutup tubuh Anja dengan selimut. dia laki-laki normal dan akan "bangun" jika ada hal yang memancing seperti itu.
pagi hari menjelang. Sehun terbangun dari tidur nya. dan melihat ke arah Anja yang masih tetap tidur.
namun ada yang aneh dengan Anja. badan nya menggigil kedingingan.
sehun dengan cepat menghampiri Anja dan memeriksa kondisi nya. ternyata Anja terkena demam. badan nya sangat panas tapi dia mengeluh dingin.
Sehun meminum kan Anja obat kemudian memberi Anja berlapis selimut yang sangat banyak. tidak ada yang keluar dari mulut mungil Anja kecuali kata dingin. kemudian Sehun memeluk tubuh Anja dari luar selimut nya. terasa tubuh Anja sangat menggigil kala itu.
Sehun : tidur lah dan cepat sembuh..
Sehun menatap wajah wanita yang tengah dia peluk. membuat nya merasa hangat dalam hati nya. padahal selama 5 tahun di tinggal istri dan anak nya. hati nya selalu dingin kepada siapa pun. bahkan kepada wanita yang di sewa untuk memuaskan nafsu nya..
1 jam sehun memeluk Anja. badan Anja sudah tidak menggigil lagi. namun dahi nya masih panas.
sehun kemudian beranjak dari tempat tidur dan mandi.
selesai mandi, sehun membuat makanan untuk Anja. berharap kondisi Anja segera membaik.
Sila kala itu baru keluar kamar untuk bersiap menuju kantor tidak menyapa kaka nya karena marah.
Sehun : lo masih marah sama gw?
__ADS_1
Sila : oppa.. kenapa harus nolongin dia sih? kenapa ga biarin dia mati aja?
Sehun : gw ga akan biarin adek gw masuk penjara. ngerti??
Sila hanya diam tanpa menanggapi apa yang sehun katakan.
Sila : gw mau ke kantor dulu
Sehun : iyaa.. hati-hati di jalan.
Sila kemudian pergi ke kantor dengan mobil nya.
sehun pergi ke kamar nya dengan membawa sebuah nampan berisi sarapan untuk Anja.
tampak Anja masih tertidur disana. kemudian sehun mengganti kompresan di dahi Anja.
tidak lama Anja terbangun dan melihat laki-laki yang sedang merawat nya.
betapa takut Anja ketika melihat laki-laki yang sedang merawat nya itu. karena dia adalah laki-laki yang menyiksa nya 2 hari lalu.
sadar Anja sangat takut kepada nya, sehun langsung meminta maaf. tapi saat itu Anja masih ketakutan dan trauma.
"kkk.. kkkaaamuuu udah ngapain aku?" *Anja tersadar tidak memakai sehelai benang pun di badan nya.
"semalem baju lo basah. gw ga punya pembantu cewe di rumah ini. gw buka baju lo. tapi ga gw terusin pakein lo baju soalnya...." *ucap sehun terpotong membuat Anja semakin takut sehun sudah melakukan hal menjijikan padanya..
"gw laki-laki normal. ga bisa lihat tubuh wanita tanpa baju di depan mata gw lama-lama. gw langsung tutup badan lo pake selimut. untung gw bisa tahan" *meneruskan penjelasan nya yang terpotong
Anja sedikit bernafas lega saat itu. dia tidak ingin kejadian serupa terulang kembali untuk kedua kali nya. karena mimpi nya belum terwujud sampai saat ini.
"ini.. makan dulu" *sehun menyodorkan sesendok makanan ke mulut Anja
Anja masih menutup rapat mulut ya. takut-takut itu di bubuhi sesuatu, racun misal nya.
"makanan ini ga ada racun atau obat perangsang. nih gw buktiin" *sehun memasukan makanan ke mulut nya sendiri
karena tidak terjadi sesuatu pada sehun. Anja berani memakan sarapan yang sehun bawa.
"biar aku makan sendiri" *pinta Anja
Sehun memberikan makanan itu ke Anja. tidak lupa dengan obat nya. kemudian pergi entah kemana.
episode 33 end
thanx for reading yaaa.. 💜💜💜💜
__ADS_1