Hidup Ku Plot Twist Banget

Hidup Ku Plot Twist Banget
Dua kurcaci


__ADS_3

Pagi hari pukul 08.00 aku berangkat menuju candi Prambanan menaiki bus. Sengaja aku berangkat pagi agar sampai di sana tidak terlalu siang dan akan melanjutkan perjalanan menuju Borobudur tidak ke sorean dan pada malam hari aku akan kembali ke Jakarta dan menghabiskan semalaman di kereta.


Tidak menempuh perjalanan panjang dari hotel ke Prambanan tidak sampai satu jam aku sudah tiba di sana. Harga tiket nya kurang lebih 50 ribu.


Mata ku terbelalak ketika melihat keindahan candi Prambanan. Dulu aku hanya melihat di TV atau di hp sekarang aku benar-benar ada disini. Cerita rakyat Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso ternyata mungkin benar adanya. Setelah aku melihat langsung kesana.


Ini adalah bukti sejarah yang luar biasa untuk peradaban manusia. Aku melihat bahwa orang jaman dulu yang tidak mempunyai perkembangan teknologi tapi bisa membuat sebuah infrastruktur yang orang modern juga belum tentu bisa melakukan nya. Mungkin ini juga karena sebuah karunia Tuhan yang patut disyukuri.


Waktu menjelang siang hari cuaca semakin panas dan matahari begitu terik. Waktu menunjukkan pukul 12.00 siang aku mulai bergegas menuju candi Borobudur agar tidak kesorea .


Sama halnya aku sampai ke sana juga tidak menempuh jarak yang lama Langsung masuk membeli tiket, berkeliling, memotret, Selfi , dan banyak hal yang aku lakukan di sana . Sungguh pengalaman yang tak terlupakan.


Perut mulai keroncong setelah kelelahan berjalan - jalan. Akhirnya aku memutuskan untuk mencari tempat makan.


Aku menjumpai tempat makan yang ada di sebrang jalan dari candi dengan perut kelaparan dan kehausan aku tak sabar ingin segera melahap makanan yang sedang di persiapkan.


...****************...


selama aku makan aku melihat ada dua anak remaja perempuan sedang kebingungan wajah mereka tampak gusar dan gelisah . Ku perhatikan terus menerus keadaan mereka mereka tampak sedang tak baik - baik saja mungkin. Ingin aku menanyakan ada apa tapi itu bukan urusan ku.


Setelah semua makanan ku habiskan aku melanjutkan jalan dan memilih tempat istirahat untuk sekedar duduk -duduk melepaskan penat.


Saat aku menengok ke belakang aku melihat dua anak tadi sedang diganggu oleh para pengamen jalanan dan mereka tampak ketakutan aku bergegas menghampiri mereka.


"Eh dek kakak cariin dari tadi , ternyata kalian ada disini ayo cepat kita lanjutkan jalan. " Saut ku pada mereka.


Aku pura -pura mengenal mereka agar si pengguna itu mengira kalau dua anak itu ada yang nemenin.


"ih kakak kemana aja kita tungguin dari tadi juga lama amat." Saut salah satu anak ternyata ia mengerti apa yang ku maksud.


Kami pun bergegas pergi meninggalkan para pengguna itu dengan berjalan santai supaya mereka tidak mencurigai dan sok akrab.


"Aduh makasih banyak kak udah bantuin kita tadi kita takut banget mereka terus menerus godain kita berdua".


"Iyah sama - sama , kalian cuma berdua aja atau gimana?"."

__ADS_1


"Iyah kak kita kebingungan banget , kita ketinggalan rombongan kita ."


"kenapa bisa ketinggalan?, emang kalian kesini sama siapa aja?".


"kita dari Jakarta kesini itu karena ada event dance dari 3 hari yang lalu terus kita tadi pagi sebelum pulang kesini dulu buat main - main . eh karena tadi kita mainnya kejauhan kita ke pisah sama mereka, kita cari - cari mereka udah gak ada".


"kalian kesini sama guru kalian atau sama orang yang lebih dewasa kenapa kalian bisa ditinggal begitu saja tanpa dicari dulu".


"Kita kesini itu sama kakak pembina kita mungkin mereka pikir kita sudah masuk mobil duluan jadi mereka gak nyariin, terus hp kita juga ketinggalan di bus."


"kok gak ngeh sih kalau kalian gak ada emangnya yang ikut berapa orang".


"36 orang kak dan pembinanya cuma seorang".


"oh pantesan, kalau gitu kalinan inget nomer HP teman atau pembina kalian , kalian bisa coba hubungi pake hp kakak".


"Enggak kak,....".


"lah terus gimana dong ini, atau mungkin saudara gitu?."


"ada , ada kak".


...****************...


"kalian udah makan apa belum". saut ku menawari mereka makan".


"belum kak". sambil menggeleng kan kepala.


Aku mengajak mereka untuk makan karena aku melihat mereka lemes kayanya mereka belum makan apa-apa apa lagi barang- barang mereka ketinggalan di bus katanya.


Mereka makan nampak lahap sekali jadi kasian lihat nya. Ada - ada aja kenapa mereka bisa ketinggalan aku gak habis pikir.


"oh Iyah kak kan kita belum kenalan , kita udah makan aja , aku Celine kak".


"aku Zara kak".

__ADS_1


"oh Iyah juga yah nama kakak Yumna ".


"kakak orang, sini tapi kelihatannya bukan deh karena kakak bawa tas besar gitu."


"bukan kakak bukan orang sini, kakak dari Bandung kesini buat liburan aja."


"sendiri an kak ?."


"Iyah sendiri an".


"wah berani banget kesini sendiri , hebat kakak".


sambil makan kita terus berbincang dan lama kelamaan jadi akrab.


Waktu terus berjalan senja pun tiba dan kita masih menunggu yang menjemput . kata mereka yang menjemput mereka kesini naik pesawat jadi mungkin tidak menunggu waktu lama.


Akhirnya yang ditunggu-tunggu kehadirannya tiba juga seorang pemuda usianya tidak terlalu jauh di atas ku . Datang menghampiri kami memeluk Zara pasti itu keluarganya.


"oh kak ini kenal kan kak Yumna yang nolong kita dan bantuan kita."


Sambil menjulurkan tangannya dia memperkenalkan namanya yaitu Yusuf kakaknya Zara.


"Terimakasih banget karena udah mau jagain dua kurcaci ini. Kalau gak ada kamu gak tau lagi mereka akan seperti apa".


"Sama-sama lagian kasih kalau mereka di biarin Kitu aja anak cewek lagi".


"oh Iyah kata nya kak Yumna mau kejakarta , kita sekalian aja bareng, iya kan".


"Iyah sekalian aja bareng sama kita naik pesawat biar cepet sampai".


...****************...


Aku menolak ajakan mereka walaupun kata mereka ongkos nya dibayarin tapi untuk naik pesawat rasanya kemahalan jadi aku menolaknya.


Aku pun berpamitan pada mereka , mereka berdua memeluk begitu erat sungguh pertemuan yang singkat dan bermakna. Jadi mungkin gini ya kalau punya adik . aku anak bungsu jadi belum pernah merasakan rasa nya punya adik perempuan .

__ADS_1


Di stasiun aku menunggu kereta datang . ah berat sekali rasanya untuk meninggikan kota ini tapi aku harus meninggalkan nya karena mau ngapain juga ada disini.


Kereta telah tiba dan aku masuk aku mulai mencari tempat duduk yang disisi jendela . Tapi tiba-tiba terdengar suara yang terus memanggil ku dari belakang setelah menoleh ternyata.


__ADS_2