Holy Vampir (Remake)

Holy Vampir (Remake)
Chapter 8


__ADS_3

...Adventure...


Aku kini sedang ada di hutan dan aku sedang mencoba menggunakan kekuatan yang aku miliki "light art, sword rain" seketika gerombolan serigala yang mengincar ku langsung musnah tak tersisa.


Aku benar-benar bertambah kuat berkali-kali lipat, aku mengambil beberapa cakar serigala dan langsung kembali ke kota suci.


Setelah keadaan mulai tenang guild dibuka dan Bellona menyarankan ku agar menjadi petualang, aku mulai dari rank B sib tapi aku pasti akan menjadi yang terkuat.


Aku kembali ke guild dan menyerahkan barang bukti, aku mencari misi yang cocok untuk ku dan aku menemukan "Naga tanah yang mengamuk" rank A.


Aku langsung mengambil itu dan bergegas pergi.


Aku bergegas menuju lokasi misi, perlu waktu beberapa jam sih. Aku gak bisa asal terbang seperti dulu saat tidak ada orang.


Aku harus hati-hati agar tidak menimbulkan kecurigaan kalau aku bukanlah manusia.


Sesampainya di Great forest aku langsung melihat banyak kehancuran, karena disini sudah tidak ada lagi manusia aku langsung terbang dan mencari keberadaan naga itu.


Setelah beberapa saat aku melihat naga yang matanya itu merah, secara fisik dia sepanjang 40 m dan aku tidak mau terlalu lama membuang-buang waktu ku.


"Light art, sword rain and dark energy"


Serangan langsung yang membuat naga itu terluka "Aku benar-benar sudah berkembang" dari dalam tanah muncul gundukan yang lancip.


Itu adalah serangan dari nya, karena aku bisa terbang jadi mudah menghindari serangan itu.


"Radiance of yin and yang" wah itu benar-benar merusak, hampir semua hal yang dilewati musnah tak berbekas seperti hilang begitu saja.


Tapi tubuh naga itu masih tersisa beberapa dan dia benar-benar mati terkapar dengan mengenaskan.


"Sepertinya aku terlalu kejam"


Yah kalau dipikir-pikir aku sudah 6 bulanan di dunia luar "6 bulan yang terang setelah 9 tahun dalam kegelapan"


Aku benar-benar bertambah kuat, dan aku kini bukanlah aku yang dulu. Sungguh menjengkelkan rasanya, latihan ku selama 9 tahun tidaklah sebanding dengan 6 bulan ini. Tapi bukan berarti aku tidak dapat apa-apa dalam latihan itu.


Aku mengambil kepala naga yang sudah tak karuan itu dan berjalan kembali, ditengah tengah perjalanan aku mendengar suara pertarungan karena tidak jauh dari tempat ku berada aku menyempatkan diri untuk melihat itu.


Aku melihat pertarungan kelompok yang sepertinya dari kaum bangsawan melawan gerombolan pencuri, aku benar-benar malas menolong mereka.


Jadi aku putuskan untuk pergi dari tempat ini saja, tetapi saat aku hendak pergi ada teriak kan yang mengarah ke diriku.


"Jangan pikir kalau kamu bisa pergi setelah datang kesini" ucapan yang sangat klise bagi ku.


Aku mengangkat tangan ku


"Oh kamu menyerah ya, baiklah aku pastikan akan memperlakukan mu dengan baik"


Dia benar-benar menjijikkan.


"Sword of judgement" tangan ku turun dan saat itu juga ratusan pedang muncul. Tubuh para bajingan itu langsung berlubang dimana mana dikarenakan pedang yang aku gunakan berukuran kecil tali dengan kekuatan yang besar.

__ADS_1


"Bajingan menjijikkan" Saat aku hendak pergi ada lagi pengganggu yang menghentikan ku.


"Tolong tunggu sebentar" ucap seorang wanita, dia keluar dari kereta kuda yang mewah itu.


Dia seorang gadis dengan rambut pirang yang panjang dan matanya yang sama seperti warna rambutnya itu ditambah dia memiliki gumpalan daging yang besar di dadanya.


"Kenapa benda besar itu ada disana?"


Saat dia keluar ada seorang pria yang menyusulnya, dia memiliki rambut hitam panjang dan mata yang tertutup.


"Apa yang kalian inginkan dariku, jika kalian macam-macam aku tak akan segan membunuh" ucapku sambil menekan kan aura ku.


Semua penjaga yang terbuka langsung siaga padahal mereka tau kalau mereka pasti akan kalah melawanku "Setia.. kah?"


"Tidak, kami cuman mau mengucapkan terimakasih atas bantuan anda"


"Aku cuman kebetulan lewat"


"Walaupun begitu biarkan lah kami membalas kebaikan anda"


Cih benar-benar merepotkan "Kalau kalian keras kepala begitu baiklah, antar aku ke kota suci"


Wajah gadis itu langsung terlihat ceria setelah mendengar perkataan ku "Baiklah lagipula kami juga akan pergi ke sana "


Akhirnya aku naik kereta yang sama dengan gadis itu, si gadis benar-benar berisik "Ngomong ngomong siapa namamu? kalau aku Alice von ignis aureus"


"Chloe "


"Gak ada"


"Kenapa kamu bisa sekuat itu?"


"Bakat"


"oh, apa bakatmu?"


"Membunuh, terutama orang yang berisik seperti mu itu" ucapku yang aku tekankan dengan aura.


Dia langsung gemetaran setelah aku lepaskan aura ku tapi anehnya si pemuda itu masih dia tenang, padahal aku sudah menyebabkan aura membunuh.


"Hebat juga ya, kamu bisa tetap menjaga ketenangan setelah aku lepaskan aura membunuh ku"


"terimakasih atas pujiannya, tapi aku bisa tenang karena anda tidak serius untuk membunuh kami"


Cih


Akhirnya, saat sudah senja kami sampai di kota suci. Rombongan kami langsung disambut dengan meriah oleh para paladin dan Priest .


Apa mereka memang sepenting itu?


Saat aku keluar aku melihat Bellona yang menyambut kedatangan kami "Chloe?"

__ADS_1


"Onee-san"


"Kenapa kamu ada didalam sana?"


"Yah, saat aku melakukan misi penaklukkan do great forest aku tak sengaja ketemu mereka dijalan"


"Chloe jangan bilang padaku kalau misi itu untuk menaklukkan naga tanah yang mengamuk"


Seketika semua orang tertuju ke arah ku, aku sudah cukup menjadi pusat perhatian karena memanggil sang Apostle sebagai kakak dan ini lagi, penaklukan naga tanah.


"Hehehehe, iya" aku cuman bisa tersenyum kecil.


Dan seketika aku menoleh ke kiri, pipiku sangat sakit. ternyata itu tamparan dari Bellona.


"Chloe, aku memang manusia terkuat di dunia tapi bukan berarti hati ku itu sekuat tubuhku. Kenapa sih kamu itu, selalu saja membuat ku khawatir"


Dia menangis?


"Maafkan aku onee-san"


"Jangan lupa kalau kamu nyaris mati tiga kali karena naga, jadi janganlah kamu membahayakan dirimu lagi" Dia memeluk ku dengan pelukan yang erat tali dipenuhi akan cinta.


"Onee-san, itu sakit jadi tolong lepaskan" Reputasi nya sebagai manusia terkuat itu benar-benar nyata.


Dan semua orang menjadi tau akan kebenaran adik dari Apostle of great holy God.


Semua orang benar-benar yakin sekarang kalau rumor akan adik dari Apostle itu benar adanya.


Dan semua orang yang bersama Chloe tadi langsung kaget, mereka tidak menyangka akan bertemu dengan adik dari orang terkuat di dunia ini.


Saat Bellona dan Chloe berpelukan itu benar-benar menggambarkan keindahan, dua gadis yang sangat cantik berpelukan erat satu sama lain, setidaknya itulah yang terlihat.


Tapi terlepas dari penampilan mereka yang seperti anak umur 18 tahun mereka sebenarnya sudah 'agak' tua, terutama Bellona yang umurnya sudah tiga digit.


.


.


.


.


.


.


Lama upload kenapa bang?


Kesibukan bertambah dan kalau pun ada waktu luang aku gunakan untuk belajar menggambar.


jadi novel ini agak terlantar

__ADS_1


__ADS_2