Hubungan Jiwa

Hubungan Jiwa
08


__ADS_3

"sini bu, biar saya tulis sendiri isi pesannya"


kevin berbicara dengan meraih pena dan kertas yang pemilik toko bunga itu pegang.


" *tolong kirim setelah jam makan siang ke tujuan yang saya maksud Bu,,''


" baik tuan,, saya akan mengirim buket bunga ini sesuai yang tuan inginkan*" balas senyum manis pemilik toko bunga.


"terimakasih Bu,," Kevin menyerahkan beberapa lembar uang kertas kepada penjual bunga, lalu Kevin berjalan pergi meninggalkan toko bunga dan kembali ke


dalam mobil mewah yang terparkir di depan toko.


*Wijaya group*


di dalam ruang kerja yang tidak terlalu luas ,, Vita telah di sibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk.. sampai sampai sedari tadi sari yang duduk menunggui nya pun Vita abaikan,,


" Vita ayoook dongg kita istirahat dulu sedari tadi aku duduk di sini pun kamu abikan.. aku mau bantu pekerjaan mu,, kamu larang tapi kali ini perut ku sudah ber demo Vita" cebik sari Kepda vita, dengan mengerucutkan bibirnya.


" sudah sana kamu duluan saja istirahat,, nanti lama menunggu ku. dari pada kamu di sini mengganggu pekerjaan ku,, dengan suara cempreng mu" kedua tangan Vita terus tak henti mengetik setiap laporan di komputer kerja nya, bahkan menoleh ke arah sari pun tidak.


sari pun sangat kesal dengan apa yang Vita katakan barusan, karna ia tau bahwa sahabatnya itu tidak akan pernah berhenti dalam pekerjaan nya sebelum selesai!! sesaat kemudian akhirnya sari memiliki ide yang luar biasa, lalu ia menarik ke dua garis sudut bibirnya secara tak terlihat!


" yasudah kalau kamu masih mau tetap berada di sini silahkan,, dan aku akan menelpon ibu mu menyuruh nya datang kemari buat bawakan makan siang untukmu. lalu ibu mu itu,, akan menyuapimu di sini" sarkas sari bicara di depan Vita dengan mengedip ngedip kan ke dua bola mata nya.

__ADS_1


mendengar perkataan sari Vita pun akhirnya menoleh ke arah sari,, dan membulatkan ke dua mata indahnya" apa yang barusan kamu katakan sari?! kamu mau menambah pekerjaan ku jika ibu datang ke mari heuh?! lalu Vita berdiri kasar dan berkaca pinggang di hadapan sari.


sari langsung tertawa sejadinya,, hingga ia sampai merasakan keram di perutnya!! saking asik tertawa melihat ekspresi wajah Vita seperti itu.


" sudah ....sudah ....Vita ayoo !!makanya kalau di suruh istirahat untuk makan siang itu,, tunda dulu pekerjaan mu.. jawab sari dengan menarik ke dua tangan Vita mengajak dia untuk pergi.


" tapi kan pesek gak perlu bawa bawa nama ibu juga... kamu tau kan ibu itu adalah kelamaha ku dan jika kalau ibu benar ke sini.. bisa makin berabe nihh urusan nya"


sari terus tersenyum dengan apa yang Vita katakan!! " tanpa Vita dan sari sadari tadi mereka berdua berjalan terus melangkah akhirnya sampai di tempat tujuan mereka,,,


' ia tempat makan yang tidak jauh dari kantor seperti biasa mereka berdua akan memesan menu kesukaan mereka ,!! serta mereka selalu menghabiskan waktu makan siang di meja pojok dekat balkon kafe itu.


" akhhh.... akhirnya perut ku sudah begah Vita" sari berbicara sambil mengusap ngusap perut nya yang sedikit buncit akibat makan banyak.


mendengar perkataan Vita,,


sari langsung memukul,, kedua tangan Vita yang sedang di letakkan di atas meja!!" kamu iya Vita bicara sembarangan?! mana ada sapi secantik aku, lagian aku makan hanya sedikit tapi kamu malah permasalahan kan. sarkas sari dengan mengerilingkan kedua bola matanya.


Vita mendengar perkataan sari langsung terbahak bahak,, dengan memegangi perutnya yang keram.


" *ada kok sar,... sapi yang cantik?


" emmhhh.... mana ada!! emang di mana sapi yang cantik itu kata mu*?! tanya sari kepada Vita yang sedang terus tertawa terbahak bahak.

__ADS_1


" ada kok!!" balas Vita


Vita langsung membuka tas kerja miliknya,, lalu ia mengeluarkan cermin di dalam tasnya.


" tereng....!! cermin itu Vita arah kan ke wajah sari


sari yang tidak paham apa maksud Vita pun malah jadi ikut bercermin di hadapan vita


" aku masih rapih kan Vita?! tanya sari dengan terus merapihkan baju dan make up di wajah nya.


" ia sari kamu masih rapih kok,,, bahkan kamu seperti sapi pun sangat terlihat jelas" jawab Vita dengan terus tertawa terbahak bahak.


mendengar apa yang Vita katakan kepada sari,,!! sari pun baru menyadari nya bahwa yang Vita Katai sapi itu adalah dirinya


kedua mata sari langsung melotot hampir nyaris loncat dari tempat nya. seta saat akan membalas perkataan vita dengan jari telunjuknya.


" Vita... kamu sangat!?


seseorang telah menghampiri mereka..


" permisi apa aku boleh ikut gabung dengan kalian?!


mohon dukungan dan sarannya ya!!

__ADS_1


selamat membaca.


__ADS_2