
Disaat kau sudah meniup lilin nya tiba tiba lelaki yang ada di sampingmu jatuh pingsan dengan darah yang keluar dari hidungnya .
Iya dia Jimin, wajah nya memang pucat saat ini .
Kau yang panik pun akhirnya meninggalkan kuemu dan menghampiri Jimin yang jatuh tepat di sampingmu.
"yakkk jiminaa kau kenapa ??? " Isak mu yang mulai tak terkendali ..
"yakkkk kalian ayo cepat bawa dia kerumah sakit sekarang...." teriakmu yang memecahkan lamunan kakak mu dan juga temanmu ..
"ayo cepat cepat ...." ujar kakakmu ...
Kalian pun pergi ke rumah sakit. Kau yang sedari tadi menangis mengkhawatirkan Jimin pun bersuara
"Apa yang sebenarnya terjadi kakkkk !!!!" teriak mu pada kakakmu .. Kakakmu pun hanya terdiam tidak menjawabmu ..
"Kenapa dia ??? Apa dia sakit hahh ????" teriakmu lagi dengan di iringi tangisanmu ...
"Yakkk Jiminaa kau kenapa !!!! hiksss...hikss....hiksss" tangismu mulai tidak terkontrol..
"Sudahlah tenang dulu , dia akan baik" saja sayangg ... tenanglah ..." ucap hobie menenangkan mu ...
Kau yang masih menangis pun perlahan tenang.
Sudah 1 jam dokter di dalam ruangan memeriksa keadaan Jimin .
Di luar hujan masih sangat deras .
Sama dengan suasana hatimu saat ini.
Tidak lama dokter pun keluar .
"Bagaimana keadaan nya dok ???" kau pun langsung menyerang dokter itu dengan pertanyaan mu ..
"Apakah kalian keluarga nya ???" tanya dokter itu ..
"Iya kami keluarga terdekatnya ..."ucap hobie dengan cepat .
"Bisakah kita keruangan saya ... Ada yang ingin saya bicarakan .." berjalan dahulu di depan kalian ...
"Kalian tunggulah disini ..." ucapmu kepada yeonjun dan Soobin yang ikut dengan mu ke rumah sakit ..
"Baiklah ..." ucap mereka bebarengan ..
*Ruangan Dokter*
__ADS_1
"Perkenalkan nama saya Dokter Nan .." ucapnya sebelum menjelaskan ..
"Saya ingin bertanya ... Apa pasien terlambat meminum obatnya ???" ujar kembali dokter itu ...
"Saya tidak tahu masalah itu dok...!" jawab hobie ...
"Sebenarnya kenapa dengan Jimin dok ???" ucapmu khawatir ..
"Dia masih selamat karena hanya telat beberapa saat ... tapi tolong untuk terus mengingatkan nya untuk meminum obatnya setiap saat ..." ujar panjang dokter Nan ..
"Memangnya dia sakit apa dok ???" tanyamu yang langsung terpotong ..
"Baiklah dok terima kasih untuk bantuan nya ... saya akan kembali melihat kondisi adik saya.." ucap cepat kakakmu memotong pertanyaan mu ...
"Baiklah silahkan ..." ucap dokter Nan..
Kakak mu pun langsung mengajakmu keluar dari ruangan dokter Nan dan kembali untuk ke ruangan Jimin di rawat. Kau yang sangat bingung itu pun teralihkan dengan melihat kondisi Jimin yang kini sudah sadar namun masih terbaring lemah di ranjangnya .
."Kau tak apa ??? jangan bergerak dulu badanmu masih lemah ..." ucapmu lembut pada Jimin yang hendak bangun dari tidurnya.
"Maaf karena aku acara ulang tahunmu menjadi kacau .." ucapnya dengan suara yang lemah ..
"sssttttt .... sudahlah ... itu bisa kita rayakan nanti jika kondisimu sudah membaik .." ucapmu lembut ...
"Aku belum memberimu hadiah ... soobin mana hadiahnya..." Melihat ke arah soobin yang ada di belakangmu ..
"Ini hadiah dariku untukmu ..." menjulurkan hadiah padamu ..
Kau pun dengan berkaca kaca mengambil hadiah itu dan membukanya .
Didalamnya ada 2 kotak kecil , dan kau masih berpikir apa kah isi kotak itu ...
"Di sana ada 2 kotak hadiah ... Yang berwarna merah bukalah saat kau sampai di rumha nanti ... dan yang satunya kau akan tahu nanti setelah membuka kotak pertama..." sembari tersenyum kepadamu ...
Kau yang mulai menangis pun memeluk Jimin yang masih lemah terbaring di ranjang rumah sakit.
Saat itu Jimin tidak membalas pelukan mu dan kau merasakan nya .
"Apa ini ??? kenapa dia tidak membalas pelukanku ?? ahh mungkin dia masih lemah ..." batinmu ..
"Baiklah Jimin terima kasih ... aku akan berada disini menemanimu..." belum selesai berbicara Jimin pun memotong perkataan mu ..
"Kau pulanglah.. lihat lah kau terlihat kacau saat ini.. Hyung bawa adikmu pulang... aku baik baik saja ..." ucapnya memotong perkataan mu ..
Kakakmu yang mengerti dengan keadaan pun akhirnya membujukmu untuk pulang.
__ADS_1
"Baiklah Jiminaa kami pulang dulu jaga dirimu..." ucap hobie dengan senyum ...
"Nee Hyung hati" di luar hujan jalanan pasti sangat licin .." ucapnya pelan ...
"Selamat malam menjelang pagi jiminaa aku mencintaimu ..." ucapmu perlahan meninggalkan ruangan itu.
Jimin yang mendengar itu pun langsung merasa sesak di dadanya , tanpa sadar air matanya jatuh perlahan.
"aku juga mencintaimu ayuu ..!!" batin nya ..
Perlahan pergi wajah Jiminsi sudah tidak terlihat di matamu ..
Kau lun pergi meninggalkan nya dengan berat hati , karena sebenarnya kau masih ingin bersamanya .
*Jimin part*
Masih menangis " kalian pulang lah ini sudah menjelang pagi... hari ini tidak usah membuka cafe aku tahu kalian lelah..." ucapnya lembut kepada yeonjun dan Soobin
"Baik tuan ... apa tuan sungguh tidak ingin ditemani ???" tanya soobin ..
"Tidak perlu terima kasih ... pulang lah ..." ucapnya lembut sembari tersenyum ..
"Nee tuan kami pamit .. " ucapnya bersama yeonjun yang lalu perlahan meninggalkan ruangan nya ..
"Aku juga mencintaimu... tapi jika kita bersama aku takut tidak bisa membahagiakan mu nantinya .. kau hanya akan mendapat luka..." berkata sambil memejamkan matanya ..
"Maafkan aku ... sungguh maafkan aku ..." menutup mata perlahan tertidur ..
.
.
.
.
.
.
.
.
.Nah loo ada apa selanjutnya ???
__ADS_1
wahhh jadi kagak sabar ini ...
jangan lupa like dan komen yaa ..