
***Jangan tanyakan masalah malam pertama Jimin dan Hwayu , karena jujur tidak terjadi apa pun pada malam itu karena mereka terutama Hwayu memilih tidur di kamar lain dan tidak sekamar dengan Jimin karena perdebatan yang mereka alami saat itu .
Sejujurnya ini semua sungguh menyiksa untuk seorang Park Jimin , dia merasa bersalah , tapi dia juga harus menyelesaikan semua ini dan menceritakan yang sesungguhnya pada istri nya*** .
Jimin kali ini memaksa untuk bicara padamu setelah perang dingin 2 Minggu pasca pernikahan kalian .
"Aku ingin bicara denganmu .. !?' ucap Jimin masuk ke kamarmu dan menguncinya ..
Kau sontak terkejut saat itu , tidak biasanya Jimin seperti ini .
"Ada apa lagi ?? apa yang akan kau katakan ? kau masih mencintainya ? kau ingin kembali padanya ? silahkan .. kau punya hak untuk semua itu .. aku tidak akan melarang mu .. aku disini hanya untuk menepati janjiku .. karena jujur aku bukan seorang pengkhianat seperti mu ..!" jawab mu tanpa menoleh sedikit pun ..
Mendengar perkataanmu Jimin mulai mengepal kan tangan nya entah untuk menahan emosinya atau apa pun.
Tidak terkira sekalipun kalau Jimin menarik mu dan menahan mu di dinding dengan mata nya yang memerah menahan emosinya .
"Kau salah dengan semua asumsi mu .. semua yang kau tahu salah .. sangatlah salah.. aku tahu kau mengikuti ku ke apartemen Risan saat itu .. kau melihat semua yang aku lakukan padanya .. kau mendengar semuanya .. tapi kenapa kau tidak bertanya yang sesungguhnya kepadaku saat itu ..??
Kau malah berkicau semau mu .. mengutarakan semua pengetahuan mu tentang masa lalu ku .. tapi kau tidak tahu yang sebenarnya .. sekarang dengarkan aku baik baik ..!?" ucap Jimin penuh penekanan ..
Kau hanya diam saat itu karena ingin melawan pun tidak mungkin , tenaga mu jauh di bawah Jimin , jadi sangat mudah bagi Jimin jika harus mengunci pergerakan mu .
"Terserah denganmu .. !?" cetusmu ..
Masih dengan mata yang merah Jimin memulai menceritakan semua itu dari awal , tentang bagaimana dia bisa menikah dengan Risan , bagaimana Yoongi dan Kim bisa ikut dalam masalah ini , semua Jimin jelaskan dengan penuh penekanan sambil menatap mu dalam .
Kau yang melihat semua perkataan Jimin memang sulit untuk di percaya , tapi entah .. mata Jimin .
Dia mengatakan sesuatu hal yang jujur saat ini .
"Apa aku bisa mempercayaimu ?? apa aku bisa percaya dengan ceritamu ??!" tanya mu dengan mata berkaca kaca ..
__ADS_1
Jimin mengendorkan penguncian nya padamu , mengambil nafas panjang lalu membuang nya perlahan dan dia lakukan berulang ulang lagi ..
"Terserah kau akan percaya atau tidak .. aku sudah menceritakan semua padamu saat ini .. tidak ada lagi yang aku sembunyikan padamu .. semua memang terjadi .. aku tidak ingin menceritakan nya padamu , karena aku memang sudah menutup rapat masa lalu ku ini .. aku tidak ingin mengingat nya .. !?" jelas Jimin lagi meyakinkan diri mu ..
Sejenak kau terdiam mencerna semua dan satu pertanyaan terucap dari mu ..
"Lalu kenapa kau sering membelikan ku Lily .. bukan kah itu bunga kesukaan Risan ?!" tanyamu ..
Seketika pun Jimin menatap mu lagi sedalam dalam nya mengenggam tangan mu .
"Aku memang menyukai Lily terlepas dari Risan yang juga menyukainya .. tolong percayalah .. aku sudah mengatakan yang sebenarnya padamu .. !?" cetus Jimin memohon agar kau mengerti dan percaya padanya ..
Tangis mu pun pecah saat itu , ingin tidak mendengar dan percaya dengan semua yang di katakan Jimin , tapi entah perasaan mu dan hatimu malah sakit mendengar nya .
"Aku akan memberi mu kesempatan terakhir saat ini .. jika aku tahu kau masih menyembunyikan sesuatu dariku .. maka aku akan benar benar pergi dari hidupmu ..!?" ucapmu kala itu ..
Mengelap kasar air matanya dan mengembang senyum di pipinya , Jimin pun seketika menarik mu ke dalam pelukan nya , memeluk mu erat sangat erat ,dan sesekali menciumi puncak kepala mu
Hari hari mu berubah , kali ini kau berlaku seperti suami istri yang sebenarnya ..
Melayani Jimin setiap saat menyiapkan kebutuhan nya tiap hari , dan yaa .. sangat indah di bayangkan buakn ..
Sudah berjalan selama 4 bulan pernikahan kalian , dan hari ini Dinar mengundang kalian datang ke rumah nya untuk acara syukuran kehamilan nya yang menginjak bulan ke 8 .
"Apa benar kau akan datang ?? dia juga akan datang .. apa benar kau akan baik baik saja ?!" tanya Jimin bertubi tubi ..
Kau hanya memandang nya dengan tersenyum ..
"Kau sendiri yang bilang, dia adalah masa lalucmu dan aku yang bersamamu di masak sekarang dan nanti .. selagi kau tidak berlaku macam macam aku tidak apa ..!?" jawab mu yang membuat Jimin tersenyum lebar ,dan bangga mempunyai istri sepertimu ..
"Baiklah ayo kita berangkat .. Hyung sudah dalam perjalanan ke sana ..!?" ucap Jimin yang mengenggam tangan mu semabri memainkan jarinya mengelus punggung tangan mu ..
__ADS_1
Kau yang melihat senyum mengembang dari suamimu itu merasakan hal yang sangat menenangkan untukmu ..
"Aku sangat suka dengan senyum mu ..!?" ucapmu menyentuh sudut bibir Jimin yang sedang tertawa itu ..
"Aku tahu apa yang kau inginkan ..?!" cetus Jimin langsung mencium bibirmu seketika ..
"Hmmm .. aku beruntung memilikimu ..!?" ucapmu ..
Perjalanan menuju rumah Dinar , tidak lama tapi karena ini hari Minggu dan jalanan kota pasti sedang macet macetnya saat ini .
Jimin pun mengeluh lelah karena menyetir dengan keadaan macet seperti ini .
"Arghhhh kenapa aku tidak lewat jalan lain tadi aisshh kita akan terlambat sampai di sana .. bisa kau telpon Yoongi atau Dinar ?? katakan kalau kita terjebak macet dan akan terlambat untuk sampai ..!?" ucap Jimin menghela nafas kasar ..
Kau yang melihatnya hanya terkekeh , karena jujur ..
Wajah Jimin sangat lucu saat seperti ini ..
"Baiklah tuan .. akan aku sampaikan pada mereka .. apa mau gantian menyetir ?? aku tahu kau lelah .. sini berikan kemudinya padaku .. kau pindah lah dulu kebelakang agar aku bisa bergeser ke tempat mu ..!?" ucapmu meminta ..
"Hehehe .. benarkah ?? kau sangat lah pengertian .. tangan ku memang sudah lelah saat ini .. terima kasih .. nanti saat pulang aku yang akan menyetir ..!?' jawab Jimin cengengesan ..
"Mau pindah apa nggak ??!" tanya mu lagi ..
"Kau bisa duduk di pangkuan ku .. jadi aku tidak usah pindah bagaimana ??!" cetus Jimin ..
Kau hanya menatap nya tajam
"Kau mau pindah atau aku yang memindahkan mu ke jalanan ..!?" jawab mu serius ..
"Eitss ... iya iya .. kau sangat mirip anak ayam jika sedang seperti itu ..!?" timpal Jimin tertawa ..
__ADS_1
"Hah .. kau ini ...!?' cetusmu singkat ..