
...----------------...
selsai nafiza Muraja'ah langsung kembali k pondok di perjalanan nafiza dan naila bercerita
"Nafiza kamu udah hafal berapa juz " tanya naila
"alhamdulillah sudah 30 juz" jawab ku
naila sungguh kaget
"wah kamu hebat udah cantik, pinter, hafidzoh, sholeh, " puji naila
"cukup nai tak perlu kamu memuji ku seperti itu gak baik ini semua bukan milik ku tapi milik allah dan allah lah yg berhak kamu puji bukan aku " jels nafiza
"iya Nafiza, ya allah maaf kan naila ya allah" mohon naila karna telah berbuat khilaf
"naila itu siapa baru liat" tanya seseorang dari arah dapur pesantren
"ini nafiz mbo, nafiz knalin ini mbo lela " kata naila
"hai mbo lela aku Nafiza " kata ku
rupanya mbo lela masih tetap memandangku entah mendengar kan kata-kata ku atau tidak
"ya udah kita duluan ya mbo " kata naila
saat di perjalanan naial sudah gak tahan ingin buang air kecil padahal jarak ke pondok bentar lagi
" Nafiza aku udah gak tahan pengen ke Wa dulu tunggu aku ya" kata naila
"iya nai jangan lama"
naila pergi ke Wc umum niat nafiza ingin duduk dikursi dekat taman sambil menunggu naila namun tiba tiba se orang pria mungkin santri sini juga menabrak ku sampai mukena putih ku jatuh kena tahan becek
"Aduhh mukena ku" kluh ku sambil mengambil mukenaku jembali
"lain kali hati hati " jawab pria itu sambil berlalu pergi
__ADS_1
belum sempat nafiza melihat wajah pria itu karna langsung pergi nafiza tak tahu siapa orang itu
"nafiza kamu aku cari in" kata naila
" heheh maaf nai tadi aku mau nunggu kamu di kursi itu tapi kamu nya udah keluar ya udah yu" blas ku
"naila kalo boleh tau ini asrama cowo nya di mana" tanyaku
" Oh santri laki laki mah di belakang benteng asrama putri " jawab naila
"kamu harus hati hati sama laki laki di sini, biasanya setiap hari minggu santriawan pasti datang ke sini untuk bersih bersih" kata naila
" naila apa boleh di pesantren ini memakai cadar " kata ku
" boleh kok " jawab nya
" aku cuma gk mau ada yg liat wajah ku nanti pas hari minggu"
" emang kamu bawa cadar nafiza, kalo harus beli bakaln gk keburu besuk juga hari minggu " tanya naila
" tenang aja aku bawa ko"
"Assalamualaikum " ucap naila dan aku
rupanya teman yg lain nya sudah tidur
"naila emang sudah ini gk ada kegiatan lagi " tanya ku
"gak nafiza nanti sore kita belajar kitab" jawab naila
nafiza sangat lelah hari ini saat nafiza ingin tidur suara ketukan pintu mengangu nya
tok.....tok......tok
aku membuka pintu kamar
"maaf apa kamu yg namanya Aneska " tanya se orang santriawan
__ADS_1
"iya "
"kamu di panggil ummi"
"Oh iya makasih ya"
"iya"jawabnya
nafiza menuju rumah ummi
"assalamualaikum " ucap ku
"Wa alikum salam"jawab ummi
"ummi apa tadi manggil aku" tanya ku
"iya sini masuk dulu"
aku dan ummi masuk ke dalam rumah nya ummi
" makan dulu ya nes ayo duduk"
Nafiza duduk di meja makan yg di sediakan ummi umi menyajikan nasi untuk kyai dan putranya
" Aneska makan ni nasinya"
"gak papa ummi biar anes aja sendiri " tolak ku sopan
" gak papa masa yg lain sama ummi di sjiinkamu enggak " kata ummi aku hanya bisa pasrah
setelah makan siang ummi mengajak ku keruangan tamu disapa sudah ada pak kyai dan putranya aku duduk di samping ummi
"nak anes ini buku buku yg di perlukan kamu, kalo masih kurang kamu bisa membelinya coba di cek " kata pak kyai
" kalo boleh tau berapa pelajaran ya" tanya ku
"12 pelajaran "
__ADS_1
"Oh ini baru ada 9 pak kyai" jawab ku