
Setelah meninjau videonya, Riand meng-upload video tersebut dengan Keseluruh badan tidak seperti video yang sebelumnya.
Yang dia potong dibagian kepala agar para penonton tidak melihatnya, tapi sekarang Riand tidak bermaksud Menutupi Wajahnya sama sekali, karna yang penting adalah status traineenya tidak diketahui oleh orang asing,jadi tidak masalah sama sekali.
"Semoga dengan Video ini ... aku dapat mencapai 10.000 followers dalam 5 hari." Riand berdoa agar videonya dapat menarik perhatian orang orang.
Klakss...
Saat Riand sudah selesai meng-upload video dan sedang Mengganti pakaiannya,tiba tiba pintu kamar asrama dibuka dengan terburu-buru dan orang yang masuk tidak lain adalah Ye Joon.
Dengan wajah yang memerah Ye Joon langsung masuk kedalam kamar mandi,saat Berjalan melewati Riand,Dia secara tiba tiba Memandang Riand dengan tatapan Membunuh.
Buak!!
Pintu kamar mandi langsung ditutup dengan keras oleh Ye Joon, Membuat Riand terkejut apa yang membuatnya sampai seperti itu.
Tapi dilihat dari wajahnya yang memerah seperti malu Sepertinya saat dia keluar Sebelumnya dengan pakaian Maid,Ye Joon pasti di Tertawakan oleh orang yang melihatnya.
"Ah ... Salah dia sendiri ... Siapa suruh ngasal nyelonong keluar dengan pakaian seperti itu." Tanpa rasa bersalah sama sekali Riand Berfikir bahwa itu semua karna kecerobohan dari Ye Joon sendiri karna tidak memperhatikan pakaiannya.
Ye Joon yang berada dikamar mandi sudah sangat frustasi Mengingat Pandangan para karyawan HS Entertainment yang melihatnya seperti orang sakit jiwa.
Disaat itulah Ye Joon baru sadar Bahwa dia tidak mengubah pakaiannya sebelum pergi keluar,Ye Joon langsung berlari dengan wajah yang memerah Hingga tiba diasrama.
"Arghh ... Ini baru hari pertamaku ... tapi aku sudah mengacaukannya." Ye Joon sangat kesal mengapa dia lupa untuk mengganti pakaiannya."Tidak ... Tidak ... Ini bukanlah kesalahanku ... Tapi orang yang menyuruhku memakai hal ini semua."Pikir Ye Joon dengan frustasi dan menyalahkannya semua ke Riand yang membuat Situasi seperti ini.
Disisi Lain Riand sudah pergi keluar berniat mencari toko yang menjual alat musik,karna dia merasa bahwa Skill gitarnya sama sekali tidak pernah dia gunakan jadi Riand berniat membeli gitarnya Sendiri.
Memang di kelas vokal terdapat Sebuah gitar tapi Riand tidak sempat menggunakannya karna latihan yang sangat banyak, Jadi dia lebih memilih membeli gitar baru yang bisa digunakan diasrama untuk mengisi waktu luangnya yang membosankan.
Riand berjalan hampir 1 jam lamanya sebelum dia menemukan sebuah Mall yang cukup banyak,dia langsung masuk dan mencari hal yang dia perlukan yaitu sebuah gitar.
"Tolong!! .... Maling."
Sebuah teriakan sedih dari seorang perempuan tiba tiba terdengar,dan juga membuat Riand Berhenti ditempat karna System Sepertinya menanggapi teriakan tersebut.
System langsung mengeluarkan sebuah misi yang mendadak untuk membantu perempuan tersebut, walaupun tanpa suruhan dari System sekalipun Riand tetap akan membantu perempuan tersebut.
__ADS_1
"Ding ~ Misi Dadakan Dirilis."
"Nama Tugas : Seorang Pahlawan.
Tugas : menangkap maling Tersebut dan mengembalikan barang yang dicuri.
Keterangan : Seorang pria sejati tidak dapat duduk diam melihat seorang wanita yang sedang kesulitan.
Hadiah : Vokal Host Menjadi 99% ( Sangat bagus/sempurna)
Kegagalan : Host Mati tertabrak pesawat."
"Hadiahnya sangat murah hati ... tapi mengapa hukumannya sangat kejam sekali?." Riand merasa Sekujur tubuhnya merinding Memikirkan Bahwa dia mati tertabrak sebuah pesawat.
Tapi dibalik Hukuman yang sangat kejam hadiahnya sangatlah bagus untuk Riand yaitu vokalnya akan naik ke 99% atau sudah bisa disebut sempurna untuk seorang trainee.
"Yah ... walaupun tanpa suruhan
system aku akan membantu perempuan itu,tapi jika mendapatkan hadiah seperti ini akan lebih menyenangkan." Riand memperhatikan sekelilingnya untuk mencari pencurinya agar dia bisa segera pergi menangkap Simaling.
Setelah Menetapkan targetnya Riand langsung berlari mengejar maling tersebut dengan kelincahannya,Riand Berhasil mendekati Maling tersebut dengan cepat.
"Berhenti kau dasar maling!!." Riand mencoba Berteriak kemalingan yang masih berlari dari kejarannya.
Tapi Simaling tersebut tidak menanggapi teriakan dari Riand,dan aksi kejar-kejaran di mall pun terjadi antar Riand dan seorang maling.
"Tidak bisa seperti ini terus menerus." Riand berfikir bahwa dia tidak dapat Mengejar maling ini hanya dengan Seperti ini."Nah ... sepertinya kau sudah tidak dapat terus lari." Riand yang melihat maling tersebut lari menuruni tangga langsung bergumam Senang.
Maling yang melihat bahwa dia berhasil Menjaga jarak yang sangat jauh dari Riand merasa Bahwa dia dapat langsung kabur dengan sukses
Tapi Riand yang berada diatas Tanpa berfikir Panjang Riand langsung meloncat dari atas kebawah,dan jatuh pass didepan maling tersebut yang masih terkejut Melihat kedatangan Riand.
"Ehh ... Mau kemana kau ... Kau harus mengembalikan dompetnya." Riand yang melihat bahwa maling tersebut akan kabur lagi langsung menjatuhkan maling tersebut kebawah dan menekannya dengan keras.
"Agrhh ... Ampun ... Ampun ... Ini ... Ini dompetnya." Maling tersebut kesakitan saat Riand terus menekannya kebawah lantai,jadi dia langsung menyerah dan memberikan barang curiannya.
Pok
__ADS_1
Pok
Pok
Pok
Saat Riand berhasil mengambil dompet curian dari maling tersebut, para pengunjung mall yang melihat aksi Heroik Riand langsung bertepuk tangan atas kebaikannya menangkap sang pencuri.
Riand yang melihat bahwa semua pengunjung mall memberikan apresiasi terhadapnya, dia merasa sangat senang telah membantu menangkap pelaku Pencurian.
"Ahh ... Oppa ... Terimakasih telah mengambil kembali barangku." Setelah Riand memberikan Pencuri tersebut kepihak mall, Seorang remaja wanita berusia mungkin 15 tahun 1 tahun lebih muda dari Riand,mendatangi Riand untuk berterima kasih atas pertolongannya.
"Ya ... Tid--." Saat Riand Melihat wajah wanita Tersebut,Riand langsung Terdiam karna wanita itu memiliki parah Cantik dan imut ini membuatnya Terdiam Beberapa Saat." Tidak ... Tidak masalah sama sekali ... aku hanya membantu yang memerlukan pertolongan." Riand yang sadar dari keterkejutannya langsung mengatakan hal yang sebelumnya ingin dia Katakan.
Dan Perempuan yang juga Memperhatikan Riand sangat terkejut karna Orang yang Menolongnya itu hanya seorang remaja Sepertinya, dan juga remaja yang menolongnya ini sangatlah Tampan Membuatnya langsung tersipu malu.
"Ini barang mu ... Dimasa depan harus kau jaga dengan baik." Riand mengembalikan barang yang dia dapat dari Pencuri tersebut.
"Terimakasih kasih banyak ... Oppa." wanita itu dengan malu malu berterimakasih kepada Riand.
"Sama sama ... Namaku Riand." Dengan Senyumnya Riand,mencoba berkenalan dengan wanita yang cantik dan imut ini.
"Ah? ... Ya ... Aku Kyon Aran atau bisa memanggilku Aran." Wanita itu dengan dengan cepat juga memperkenalkan Dirinya dengan senyuman malu malunya.
Kedua tangan tersebut bersentuhan dan membuat Riand sangat nyaman karna tangan Aran sangatlah lembut,dan aran juga merasakan tangan milik Riand yang sangat hangat dan nyaman.
"Aku akan pergi dulu." Sepertinya karna malu Kyon Aran Langsung Berbalik lari dengan wajah yang tersipu tapi ada rasa sangat senang dibalik wajah yang malu malu tersebut,dan meninggalkan Riand yang masih terus membayangkan Kyon Aran.
"Yahh ... Sayang sekali ... padahal aku belum sempat meminta nomor kontaknya." Riand yang melihat Kyon Aran telah berlari menjauh merasa menyesal karena tidak sempat untuk bertukar nomor telepon.
"Kyon Aran? ... Nama yang sangat indah." Riand terus memandangi arah kepergian dari wanita tersebut.
......................
Bantu Author agar lebih semangat dalam membuat bab selanjutnya dengan cara memberikan Like, Berkomentar,Vote,Dan Hadiah, Juga jangan lupa untuk memfavoritkan novel ini agar mendapatkan notifikasi saat bab selanjutnya Update.
-Terimakasih-
__ADS_1