
Episode ketiga
Happy reading
___________
Pukul 7 malam dimana pengunjung sudah rada menyurut karena wahana ini memang terkenal banget di Seoul jadi nggak ada kata break bagi karyawan disini jika belum pukul tujuh malam ke atas , wahana ini resmi milik pak Hikaru Victor yang dimana dulu Wahana ini milik Tuan Calvert Viktor yaitu Ayah tuan Hikaru yang sudah wafat saat ini dan wahana ini di wariskan kepada tuan Hikaro karena ia adalah putra satu-satunya keluarga Viktor dan saat ini pak Hikaru mempunyai seorang putra yang juga akan menjadi penerus wahana ini.
Saat sedang break gua dan Sejung mendengar suara yang tak asing di telinga kami , Yap! ternyata itu adalah pak Jiro si pemilik suara berat dan seksi.
"Pak Jiro!!".Teriak Sejung.
"Hus diem napa malu tau dia guru kita seharusnya di hormati bukan di teriakkin".Bisik ku kepada Sejung yang dari tadi heboh sendiri.
"Saya dari tadi cariin kamu Sejung dan ternyata kamu kerja di sini ya".Ucap pak Jiro yang membuat klepek-klepek si Sejung , emang sih pak Jiro ini mirip banget sama Oppa Lee Min Ho wkwkwkwk.
"Ba ba bapak cariin saya uwuwwwwww".
"Ish😑".Gua
"Iya kan tadi kamu minta tanda tangan saya tapi baru saya mau kasih tapi kamu udah lari nggak jelas tadi , jadi ni tanda tangan saya".
"Iy iy iya pak terima kasih banyak hehehehe".ucap Sejung cengengesan.
"Kalau gitu saya pamit dulu ya kalian semangat kerja jangan pulang malam-malam besok sekolah lho". Nasehat Pak Jiro.
"Siap pak".Gua.
Sementara si Sejung dia malah asik ngelamun dan senyum-senyum sendiri sumpah jijik gua liatnya.
__________
Keesokan harinya seperti biasa aku memasak sarapan buat ayah , oh iya kalau mau tau ayah aku kerja apaan jadi ayah aku itu kerja di kantor sebagai sekertaris tapi aku sebagai anak nggak mau ngrepotin ayah dan ingin mandiri jadi aku kerja di wahana Viktor deh.
"Sayang hari ini ayah akan kenalin kamu sama calon ibu baru kamu , jadi ayah minta kamu menerima ia jadi ibu sambung kamu ya nak".pinta ayah dengan tulus kali ini.
__ADS_1
"Iya ayah pasti kok".
Setelah selesai memasak dan menyiapkan sarapan tiba-tiba ada suara ketokan pintu dan setelah aku buka ternyata ada seorang wanita dan gadis seumuran dengan ku.
"Annyeong haseyo".salam mereka berdua kompak.
"Annyeong juga tante mari masuk".
Aku pun mempersilahkan mereka duduk di ruang tamu sementara aku mencari ayah yang entah berada dimana tadi , setelah mencari-cari ternyata ayah berada di depan kaca sambil menyisir rambut.
"Ayah ngapain sih tumben wangi banget".Tanya ku setengah meledek.
"Hehehe masa sih".
"Ayah di bawah ada tamu katanya mau ketemu sama ayah".
"Oh dia wanita terus bawa gadis kan?".Tanyanya serius.
"Iya Yah kenapa emang?".
"Itu calon ibu kamu sayang yuk turun cepetan".Ayah menyeret ku ke ruang tamu.
Kalau dilihat-lihat calon ibu aku ini cantik banget sebelas dua belas lah sama Bunda dulu dan putri nya juga cantik , seperti seru jika punya saudara seumuran kek gini kan ntar bisa curhatan wkwkwkw.
"Annyeong haseyo udah nunggu lama ya hehe".Sapa ayah dengan lembut kali ini.
"Ah enggak kok mas baru aja sampai tadi , oh jadi ini putri nya ya , cantik benget".Puji tante itu jadi malu deh ckckck.
"Makasih tante".
"Annyeong haseyo Om".Salam gadis itu kepada ayah dengan lembut.
"Iya cantik ngomong-ngomong kamu sekolah dimana cantik?".Tanya Ayah.
"Saya sekolah di Universitas XX di Jeju Om".
__ADS_1
"Jangan panggil Om lah panggil Ayah gitu kan saya calon ayah baru kamu".
"Iya Ayah☺️".
"Oh iya sayang kenalin ini Ibu baru kamu namanya Ibu Sooyi dan ini saudara baru kamu namanya Yoojung".ayah mukai memperkenalkan aku kepada mereka berdua , sungguh aku bahagia banget.
"Kenalin saya Mina Tante 😁".
"Panggil Ibu dong jangan tante ya nggak Mas".
"Iya bener sekali sayang jangan panggil tante panggil ibu aja ya".
Saat keasikan ngobrol aku pun lupa kalau hari ini aku sekolah ku lihat jam dinding sudah menunjukkan pukul tujuh kurang sepuluh menit , tanpa basa-basi aku berpamitan kepada ayah dan tante tadi sama putri nya juga.
"Ayah aku berangkat udah telat nih kurang sepuluh menit lagi aduhhhhh".Aku heboh sendiri.
"lho nggak sarapan dulu sayang".tanya tante itu.
"Udah nggak keburu tante eh maksudnya Bu , kalau gitu Mina berangkat dulu".Aku pun segera lari ke garasi dan mengambil sepeda buntut aku.
Meskipun tangan ku masih keseleo karena kejadian kemarin dengan cowok songong itu aku tak menghiraukan aku mengayuh sepeda laju-laju.
Sesampainya di kampus ternyata gerbang sudah di tutup , sungguh hari ini apes banget dah gua , pasti gua di marahin habis-habisan sama guru BK.
Tinnnnnnn
Suara klakson mengagetkanku ternyata saat gua liat tu mobil punya cowok songong kemarin dan kali ini cowok itu juga telat ternyata.
Setelah beberapa lama cowok itu turun dari mobil , sumpah gua masih emosi sama dia udah sombong,belagu pokoknya serba sombong lah dia.
"lo cewek kemarin kan , huh!!! Sial kenapa gua di pertemuakan sama lo lagi". Bentak cowok itu nggak ada akhlak banget.
"Siapa juga yang mau ketemu sama lo jijik banget tau nggak udah sombong belagu lagi".Balas gua yang nggak terima.
"JADI DISINI ADA YANG TELAT LAGI!!!!!!!".Teriak guru BK yang super cerewet itu udah botak jelek lagi wkwkwkw.
__ADS_1
"Ya santai aja kali pak ntar cepet tua tau nggak kalau orang gampang emosian". Jawab cowok itu dengan santuy nya sumpah ni cowok nggak ada akhlak bat dah.
Happy reading