I trust you

I trust you
dua puluh tujuh


__ADS_3

Tapi saat membuka pintu alangkah terkejutnya Caca ..........


Terlihat niguel sedang bersama dengan seorang wanita yang lumayan cantik , wanita itu sedang mencium kening dan pipi niguel


Caca yang terkejut melihat itu langsung beranjak pergi dan menangis . Saat di pintu depan Caca bertemu Javier


" Caca " Panggil javier


Caca menoleh , javier terkejut melihat Caca yang sedang menangis , ia langsung menghampiri Caca dan bertanya


" Kenapa kau menangis ? " Tanya Javier dengan sangat lembut


Caca hanya diam


" Jawab aku apa ada orang yang menyakiti mu " ucap javier


Caca masih tidak menggubris perkataan Javier , ponsel Caca berbunyi ada panggilan masuk dari nomor tak di kenal


Caca langsung mengangkatnya


" Assalamualaikum " ucap seseorang yang ada di ponsel


" Walaikumsallam " balas Caca


" Ini siapa " tambah Caca


" Pulang lah ke rumah sekarang , saya akan menjelaskan nya " ucap seseorang yang ada di ponsel


" Kamu sia " belum selesai Caca mengucapkan ucapan , seseorang yang ada di ponsel sudah mematikan nya duluan


" Ada apa ? " Tanya javier


" Emm aku harus pulang bye sampai kan selamat tinggal pada bos mu " ucap Caca yang langsung beranjak pergi


" Kok selamat tinggal ? " Batin jevier


Caca langsung mencari taksi , selama perjalanan persaanya campur aduk antara sedih karena harus melihat niguel yang sedang bersama orang lain dan rasa penasaran kepada orang yang telah menelpon nya

__ADS_1


Saat sampai di depan rumah nya Caca melihat dua orang laki-laki dan seorang perempuan yang sedang menangis , melihat itu Caca langsung mendekati mereka


" Permisi kalian siapaa ? " Tanya Caca


" Aku Anisa adik mamah mu " ucap perempuan itu sembari memeluk Caca


Beberapa detik kemudian ia melepaskan pelukannya , Caca menatap kedua laki laki yang ada di sebelah nya , seperti menyadari Anisa langsung memperkenalkan kedua laki laki itu pada caca


" Charissa ini Alesandro dia anak pertama Tante dia dua tahun lebih tua dari mu dan ini Rico anak kedua Tante yang hanya setahun lebih tua dari mu sayang " jelas Anisa


Caca mengangguk mengerti


" Kalian boleh memanggil ku Caca . Oh ia ada apa ini ? "


Anisa yang tadi sempat membaik tapi karena mendengar pertanyaan Caca pun menjadi bersedih lagi ia menangis


" Ada apa ini Tante ? " Tanya Caca


" Sebaiknya kita bicara di dalam " ajak Ale


Caca mengangguk


Caca terus saja bertanya tentang apa yang terjadi dan akhirnya anisa memberanikan diri untuk menceritakan nya


Anisa memeluk caca dengan erat


" Sayang kamu harus kuat ya " ucap anisa masih dengan tangisannya


" Ada apa ? " Tanya Caca


" Sayang orang tua kmu udah gak ada " ucap anisa


Seperti ada sebuah bom yang meledak di hati caca , Caca langsung melepaskan pelukannya dan menangis


" Gak gak mungkina ayah sma ibu masih hidup gak ini gak boleh terjadi gak akan boleh gak boleh !!! " Teriak Caca


Ale dan Rico menghampiri Caca dan menenangkan nya , Anisa memeluk caca tapi Caca menolaknya nya

__ADS_1


" Kalian bohong !! Kau bohong ! Oh ia Emangnya ibu punya adik ?! Enggak kan " tariak Caca


" Sayang Tante gak pernah ada di Indonesia karena Tante tinggal di france " jawab anisa


Tak lama Caca pun pingsan , Ale segera membawanya ke kamar , Rico dengan cepat menelpon dokter , dan Anisa menemani caca


Beberapa saat kemudian dokter datang dan memeriksa keadaan Caca


" Pasien gak apa apa ia hanya syok aja tapi tetep harus jaga kesehatan " ucap sang dokter


" Baik dokter , mari saya antar " balas Ale


Beberapa saat kemudian Caca pun sadar


" Kau sudah sadar " tanya Rico


Ya , Rico menjaga Caca sendiri karena Ale dan Anisa sedang mengurus beberapa berkas untuk Caca , yang akan di bawa ke France


Caca menangis , ia masih teringat ayah dan ibunya , melihat Caca menangis Rico pun langsung memeluknya dan menenangkan nya


" Tenanglah doa kan saja mereka agar berada di sisi Allah " ucap Rico


" Aku tidak melihat mereka saat terakhir kali " tangis Caca


" Tenanglah "


" Dimana mereka dikubur kan ? "


" Di france kuburan keluarga ayah ku "


Caca masih tetap menangis dan semakin erat memeluk rico


" Tenanglah , aku berjanji aku dan kakak ku Ale akan menjaga mu seperti adikku sendiri " ucap Rico


Tunggu kelanjutannya ......


happy reading ........

__ADS_1


__ADS_2