
Kepulauan Sabaody adalah suatu wilayah yang dekat dengan Red Line. Meskipun disebut sebagai kepulauan, sebenarnya merupakan kumpulan pohon mangrove besar yang tumbuh keluar dari tengah laut dengan setiap pohon dari hutan berfungsi sebagai "pulau" yang didiami orang-orang.
pov normal
keesokan harinya,setelah kejadian kemarin dimana seseorang menyusup ke kerajaan dressrosa...kamu menyarankan kepada doflaminggo untuk memperketat keamanan meskipun awalnya doflaminggo menolak pada akhirnya dia menerima nya karena kamu yang mengancam nya kalo misalnya dia menolak maka kamu tidak akan datang lagi ke sini bahkan untuk menemui doflamingo...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
"huh,benar benar merepotkan"
" heh 'dia' yah aku tak menyangka dia berhasil menembus masuk ke dimensi ini,kesetiaan nya memang patut di beri penghargaan mungkin aku akan menemuinya" lanjut ku sambil smirk tipis hingga tak terlihat
"hah mandi air hangat memang menyenangkan" ucap mu
(ini author ambil di google yah)
"hah segarnya" ucap mu lalu keluar dari bak mandi itu dan memakai handuk lalu mengeringkan rambut mu
__ADS_1
(kira kira kayak gitulah)
"aku akan pergi menemui doffy Chan dan pamit untuk pergi" ucap ku menggunakan sihir untuk memakai pakaian lalu beralih menuju ruangan kerja doflamingo
di ruangan kerja doflamingo
'ceklek' terdengar suara pintu terbuka dan menampilkan sesosok wanita imut yang cantik dan masuk ke dalam ruangan kerja raja dressrosa
"doffy Chan aku datang kesini untuk pamit pergi" ucap ku mendekat ke arah doflamingo
"heh, secepat itukah kamu disini Queen chan padahal aku berharap kamu tinggal disini untuk beberapa bulan atau tahun 'mungkin'" ucap doflaminggo dengan nada sedikit kecewa
"lain kali aku akan berkunjung kembali jika tempat ini tidak hancur" ucap ku pelan di kalimat terakhir
"hm kalau begitu aku pergi dulu" ucap ku kemudian perlahan menghilang dari hadapan doflamingo menggunakan skill teleportasi mu
**pov kamu
setelah aku pergi pamit kepada doflamingo aku pun menghilang segera dari hadapannya dan telepor ke arah dermaga yang sunyi tanpa ada orang disana...segera aku pun memunculkan kapal ku dan masuk kedalam sambil menuju ke pulau selanjutnya yaitu kepulauan SABAODY, kuharap di perjalanan ku selanjutnya tidak ada hambatan untuk tujuanku, hah~ semoga saja
pov kamu end**
"hah~ angin yang sejuk saat berlayar sambil menikmati secangkir teh dan beberapa cemilan ringan untuk di makan sungguh suasana santai yang menyenangkan" ucap ku bersantai di kapal ku sambil menikmati secangkir teh dengan beberapa hidangan cemilan ringan
__ADS_1
"oh iya luci chan keluarlah" ucap ku dan kemudian keluarlah Lucifer dari ruang dimensi ku
"Reina Chan" ucap Lucifer
"hm, tumben kau memanggilku dengan nama lai— ah maksud ku nama asli ku tidak biasa nya?" tanya ku menatap intens Lucifer dengan sebelah alis kanan ku terangkat pertanda bingung sebentar
"ah itu aku hanya ingin saja, bukankah kita keluarga? aku hanya merasa bahwa memanggil nama asli mu lebih baik" ucap nya
"hm terserah kau saja luci chan" ucap ku dan kembali melakukan kegiatan ku yaitu ngeteh santai di kapal
"oh iyah luci chan tujuan kita selanjutnya adalah kepulauan 'Sabaody' kamu pasti tahukan?" ucap ku
"iya aku tahu" ucap nya sambil menatap lama ku
"ada apa?" tanya ku
"tidak hanya saja terkadang bahasa mu aneh kadang aku/saya/kamu/kau/anda aku yang mendengar nya sedikit merasa tidak nyaman" ucap nya
"maaf kalo bicara ku aneh" ucap ku
"ah untuk apa? kamu tidak salah?" ucap nya bingung
bersambung
__ADS_1
halo guys author mau ngomong....kalo...novel ini udah gak author lanjutin lagi jadi maaf yah ☺️😔😞🙏...ni bagi yang minta lanjutannya maaf banget sebesar besarnya nah sebagai gantinya author mau buat novel ff dasi gantung author akan usahakan untuk sering sering update...makasih yang udah mau baca