Ibu Ke 2

Ibu Ke 2
ibu


__ADS_3

pagi telah datang sinar mentari menerobos masuk kedalam kamar hotel ku segera ku buka mata ku dan melihat Edward masih tertidur lelap"huamm masih jam 7 ternyata"


segera ku menelpon zafran untuk datang ke kamar ku mengurus Edward dan aku bersiap siap berangkat ke apartemen ayah ku


"baiklah tunggu 15 menit lagi aku lagi mandi tanggung"jawab zafran yg menerima telpon dari ku


"oke kamu urus Edward aku mau pergi ke tempat ayah jaga jendral ku baik baik antar dia sampai tempat tujuan hari ini hari penerbangan kakak kembali ke Indonesia


aku memutuskan telpon sepihak dan langsung berjalan ke dalam kamar mandi membersihkan diri mempersiapkan diri memakai dress warna Milo yg senada dgn warna kulit ku


"ah akhirnya selesai eh jendral udah bangun mandi gih bisa kan mandi sendiri habis itu kamu jalan jalan sama om zafran Tante tak bisa menemani mu jaga diri mu baik baik oke"ucap ku panjang lebar sembari membelai rambut halus Edward


"terserah Tante mau kemana nggak usah ditemenin juga nggak papa"jawab edward dgn nada marah dan aku memaklumi nya


"maafkan Tante ya besok kalau Edward sudah di Indonesia Tante kirim paket Lego yg banyak oke jgn marah lagi Tante pergi ya dada"ucap ku membujuk Edward agar tak marah lagi

__ADS_1


tak tau apa yg dilakukan Edward dan zafran yg Kutau cuma zafran dan Edward sudah dlm perjalanan pulang serta sudah check out dari hotel semua biaya sudah ku urus aman kan batin ku


"non ini sudah sampai ditempat tujuan nona"kata pak sopir taksi yg membuyarkan lamunan ku


"makasih pak"ucap ku sembari memberi 3 lembar uang seratus ribuan


"non ini kebanyakan deh"


"tak apa pak anggap saja ini uang tip buat bapak dan keluarga bapak"kata ku menolak uang kembalian dari pak sopir


"lantai 14 kamar no 107 nona"kata resepsionis memberikan alamat kamar ayah


ku langsung menuju lift dgn pandangan yg masih fokus pada layar gadget ku tanpa ku melihat aku menabrak seseorang


bruk

__ADS_1


"maaf tuan aku tidak sengaja"kata ku meminta maaf


"punya mata buat lihat"katanya dingin dan arogan kepada ku dan ya aku hanya diam melanjutkan jalan ku menuju lift


ku tekan tombol 14 yg menandakan lantai 14 tring lift terbuka"ah aku sangat gugup bertemu dgn bunda apa bunda masih membenciku seperti dulu"tanya ku pada diriku sendiri


tok tok tok aku mengetuk pintu kamar ayah dan untung lah yg membuka pintu ayah bukan. bunda jika bunda yg membuka pasti langsung kena tatapan tajam


"ayah aku menepati kata kata ayah kan untuk kesini"kata ku terbata bata Krn merasa sangat gugup ntah apa yg akan bunda ku lakukan kepada ku


"mari nak masuk bunda mu didalam "kata ayah mengandeng tangan ku agar aku masuk


"ouh kamu ngapain kemari mau minta uang lagi pada ayah mu hhhhhhh dasar anak durhaka masih punya muka ya datang kemari"sindir bunda ku kpd ku


aku yg mendengar menahan Isak tangis ku agar tak terlihat lemah Dimata ke 2 orang tua ku

__ADS_1


1 eps lagi guys


__ADS_2