
di****mansion
~
~
~
"selamat pagi bi selamat pagi paman Ken"sapa Reinolf
"pagi juga tuan muda"jawab pelayan dan Ken bersamaan
Calvin hanya diam dan menatap anak nya yang hanya menyapa pelayan dan sekertaris nya
"rein apa kamu tidak menyapa Daddy hemm?"tanya Calvin
namun Reinolf tidak menjawab pertanyaan pertanyaan Daddy nya ,ia hanya asik memakan sarapannya...
sekertaris Ken yang melihat interaksi kedua nya hanya diam dan melanjutkan makannya...
walaupun Ken hanya sekertaris dan tangan kanan Calvin ,tetapi Ken sering diajak untuk sarapan bersama karena Calvin sudah menganggap Ken sebagai saudaranya...
oke kembali ke topik .
"paman ken tolong antar aku ke sekolah"ucap Reinolf
"baiklah,mari kita pergi"kata Ken sambil mengulurkan tangan nya untuk menggandeng tangan Reinolf
Reinolf dan Ken pun segera keluar dari mansion dan pergi menuju sekolah rein..
"awas saja kau emery, aku akan membalas mu"geram Calvin.
__ADS_1
setelah itu Calvin langsung pergi kekantor...
Dilain tempat.
"hey boy mengapa kamu tidak berbicara kepada Daddy mu?"tanya Ken
"aku hanya kesal dengan Daddy paman Ken , bagaimana bisa Daddy jahat seperti itu"kesal Reinolf
"bagaimana kalau kita buat rencana"tawar Ken
"rencana yang bagaimana paman?"tanya rein
"kau mau tidak kakak cantik itu menjadi mommy mu?"tanya Ken
"aku sangat mau sekali paman,tapi Daddy tidak akan pernah mau untuk itu"jawab rein lesu
"hei boy ,makanya kita harus memiliki rencana biar Daddy dan kakak cantik mu bisa bersatu"ucap Ken
"kamu mogok makan dan tidak usah berbicara kepada siapa pun selain paman mu yang tampan ini"ucap Ken
"apa rencana itu akan berhasil paman?"tanya rein
"100% yakin boy,percaya sama paman oke"ucap Ken
"baik lah paman,sekarang sudah sampai disekolah aku harus masuk ke kelas dulu,bye paman"ucap rein sambil melambaikan tangannya
Ken hanya melambaikan tangannya juga tanda mengiyakan....
sejenak Ken berpikir bahwa yang ia lakukan tidak salah,karena ia ingin sahabat sekaligus bos nya ini bahagia dan bisa melupakan masa lalu yang kelam nya...
setelah lama bergelut dengan pikirannya,Ken menjalankan mobil nya ke kantor.
__ADS_1
setelah menempuh 20 menit perjalanan Ken pun sampai di perusahaan C.S dan langsung menuju ruangan presidir..
"mengapa kau lama sekali mengantar rein?"tanya Calvin
"dia selalu menangis jadi ,gue membujuk dia"jawab Ken berbohong
"kenapa dia menangis?"tanya Calvin lagi
"bagaimana mungkin dia tidak menangis setelah melihat mu begitu kasar kepada orang yang disukai rein"jawab Ken
"tapi aku hanya ingin yang terbaik buat rein,biar tidak dibodohi oleh anak pembunuh itu"kata Calvin
"dia tidak anak pembunuh Calvin,bisa GK sih lu gk seperti ini sama wanita,gue dah bilang kalau wanita itu semua GK sama ,gimana lu mau bahagia kalau lu begini haaaa,terserah lu lah ,cape gue ngingetin lu"bentak Ken sambil keluar ruangan
"Shitt"gumam Calvin
...----------------...
Calvin melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 12.00
ia pun segera keluar kantor dan menuju sekolah rein..
setelah sampai disekolah rein ,Calvin menunggu rein di mobil, Reinolf yang melihat Daddy nya menjemput sebenarnya sangat senang,namun ia ingat rencana yang sedang dijalankan...
Reinolf pun menaiki mobil itu dan hanya diam saja
"apa kamu tidak ingin berbicara kepada daddy lagi?"
namun Reinolf tidak menjawab pertanyaan Daddy nya...
karena tidak ada respon dari anak nya,Calvin hanya mendesah pelan dan kembali fokus mengemudi
__ADS_1
TBC🍁