
"Gimana ini,aku mana mau membunuh orang tapi farel juga jarang jarang mau menawarkan sebanyak itu kan sayang juga aku lewatkan".kata rian dalam hati yang bimbang harus menerima atau tidak
"Gimana mau tidak kalau tidak iya sudah kau boleh keluar sekarang".kata farel menatap rian yang terlalu lama berpikir
"Oke oke aku mau tapi ingat iya 2 milyar".kata rian menatap farel dengan senyuman senang mendengar uang senilai milyar
"Emmmm".kata farel yang senyum mendengar rian menerima tawaran nya
"Dasar mata duitan".kata farel dalam hati menatap rian
"Sekarang kau kerjakan tapi ingat kau membunuh nya harus dengan cara halus tanpa ada yang tau kalau dia mati karena dibunuh seseorang tapi karena sesuatu".kata farel menatap rian
"Emm iya tau".kata rian menatap farel
"Tapi tunggu dulu rel kan lo gak cinta sama istri lo tapi kenapa lo ingin membunuh mantan kekasih nya".kata rian yang penasaran dengan keinginan farel yang ingin membunuh joni
"Selama dia ada didunia ini vina bakalan tetap mencintai nya dan ntah kenapa aku tidak mau vina lepas dari kehidupan ku dan melihat nya bersama orang lain membuat ku marah".kata farel menatap rian dengan tatapan marah
"Itu berarti lo sudah ada rasa ke istri lo,baru kali ini gue lihat seorang farel tidak mau kehilangan cewek hahaha".kata rian yang ketawa melihat wajah marah farel saat membahas istri nya yang masih mencintai mantan kekasihnya
"Apa iya gue sudah ada rasa dengan si vina".kata farel dalam hati yang langsung merubah wajah dengan wajah kesal karena omongan rian
"Rel lo jangan sampai bucin iya karena kalau lo bucin bisa pusing gue yang harus terus menerus membunuh orang karena kecemburuan lo terhadap istri lo".kata rian yang senyum senyum menjail farel
"Lo dah gila iya siapa juga yang bucin dan siapa juga yang sudah ada rasa kepada vina".kata farel yang kesal melihat rian yang terus senyum senyum gak jelas karena menjailin nya
__ADS_1
"Gue gak gila rel lo yang sudah gila karena lo gak pernah membunuh orang hanya karena cewek mu masih cinta sama orang lain dan ke sibianca aja lo hanya balas dengan menghancurkan perusahaan sireno aja bukan membunuhnya,lah ini istri lo aja masih sama lo hanya cinta nya masih sama mantan nya sudah membuat mu marah sampai mau membunuh mantan kekasih nya hahaha apalah kalau bukan bucin hahaha".kata rian yang ngomel ke pada farel dengan senyuman nya menatap farel
"Sudah lah lebih baik lo sekarang keluar dan kerjain apa yang gue suruh biar lo juga cepat dapat transferan".kata farel yang malas melihat rian yang terus menerus menjailin nya
"Iya udah gue keluar duluan".kata rian yang langsung keluar dari ruangan farel
Saat rian keluar farel termenung memikirkan ucapan rian yang membilang dia suda mulai ada rasa buat vina
"Apa iya aku sudah mulai jatuh cinta dengan vina".kata farel dengan omongan nya sendiri
"Kalau pun iya aku tidak boleh lemah hanya gara gara cinta".kata farel bergumam sendiri
Dret
Dret
Dret
"Farel tolong jemput bunda".kata bunda ami dibalik telpon
"Ha bunda".kata farel yang langsung tersadar dari lamunannya dan melihat nama panggilan
"Farel kamu dengar bunda tidak sih".kata bunda ami dibalik telpon saat tidak mendapat jawaban
"Ha iya bun ada apa".kata farel yang gak jelas mendengar ucapan bunda nya
__ADS_1
"Bunda minta jemput farelllll".kata bunda ami yang kesal karena sedari tadi farel gak mendengar nya
"Ha jemput,supir bunda kan ada kenapa minta jemput dengan farel".kata farel
"Supir bunda tadi bunda suruh pulang sekarang bunda ada di restoran ****** bunda ada arisan".kata bunda ami
"Iya udah tinggal telpon bun suruh jemput bunda".kata farel
"Farel kamu jadi anak gak peka sih bunda itu lagi kangen sama kamu makanya bunda minta kamu yang jemput bunda".kata bunda ami yang kesal dengan farel yang sama sekali gak peka
"Arrrgggghhhh bunda kenapa pakai bilang kangen sih kan begini aku jadi gak bisa mengelak untuk menjemput nya".kata farel yang bergumam sendiri dengan menjauh kan handphone
"Hallo farell".jeritan bunda ami saat belum mendapat jawaban dari farel
"Bunda itu dah tua tapi suaranya kenapa gak habis habis iya".kata farel yang terkejut mendengar bundanya menjerit
"Ha farel tadi ngomong apa bunda gak dengar".kata bunda ami yang gak mendengar omongan farel
"Gak ada bun".kata farel
"Iya udah kalau gitu kamu jemput bunda sekarang juga iya".kata bunda ami
"Iyaiya bun,iya udah sekarang farel berangkat bunda tunggu disana iya".kata farel yang langsung keluar dari kantor untuk menjemput bunda nya
Terimakasih Sudah Membaca Novel Ikatan Cinta Vina Dan Farel ā¤ļø
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote nya biar Novel Ikatan Cinta Vina Dan Farel tetap update terus šš