Immortal God System

Immortal God System
Chapter-18 Perang Keluarga (1)


__ADS_3

IMMORTAL GOD SYSTEM


Besok Pagi Nya Di Depan Gerbang kediaman Keluarga Luo Sekaligus Kepala Kota, Terlihat Barisan Prajurit Yang Gagah Dan Berani Dengan Zirah Berwarna Emas Bercorak Naga Prajurit Itu Dengan Gagah Nya Memancarkan Aura Yang Sangat Kuat Yang Menarik Semua Orang Yang Berada Di Kota Bintara.


"Ba-Gaiman Mungkin Seluruh Pasukan Keluarga Luo Semuanya Berada Di Pembetukan Inti Tingkat 7 Semua, Dan Yang Tertinggi Adalah Tahap Penyempurnaan Qi Tingkat 3 Yang Tertinggi" Ucap Salah Satu Orang Yang Melihat Para Barisan Prajurit Keluarga Luo.


"Bahkan Jika 1 Orang Berada Di Tahap Pembetukan Qi Saja Sudah Bisa Menggemparkan Sebuah Diynasti, Tapi Yang Kulihat Ini Ada Puluhan Orang Yang Berada Di Tahap Pembetukan Qi!" Ucap Salah Satu Orang Yang Melihat.


"Ibarat Puluhan Naga Dan Phoenix Berkumpul Dalam Satu Tempat Kecil"


"Waktu Itu Ditindas Oleh Keluarga Luo Pusat Dan Bukan Nya Kekuatan Nya Melemah Malah Bertambah Kuat!" seru Salah Warga.


"Ayah Seperti Nya Keluarga Luo Pusat Sudah Menunggu Kita Di Depan Kota Bintara Untuk Menyerang Kita!" Ucap Luo Zheng Ke Ayah Nya Yang Berada Di Barisan Paling Depan.


Luo Jiazhen Mengangguk-anggukan Kepalanya "Iya Zhangchi" Jawab Nya.


"Panglima Shaoseng Cepat Kerahkan Semua Prajurit Untuk Bergerak Ke Arah Luar Gerbang Kota" Suruh Luo Jiazhen Ke Arah Panglima Shaoseng Yang Berada Di Belakang Nya.


"Laksanakan Tuan Besar" Jawab Shaoseng, Tahap Penyempurnaan Qi Tingkat 2, Sekaligus Ayah Dari Yongsheng.


"Semua Prajurit Jalan Ke Arah Luar Gerbang Kota Bintara!" Teriak Panglima Shaoseng Ke Arah Prajurit Nya.


Semua Prajurit Langsung Berdiri Tegak, Dan Jalan Mengikuti Panglima Shaoseng Dan Kepala Keluarga Luo Yang Berada Paling Depan, Di Tengah Perjalanan Banyak Yang Memberi Mereka Semangat Dan Dukungan Agar Meng Saat Bertempur Nanti.


"Semoga Selamat Saat Bertempur Kepala Kota" Teriak Salah Satu Warga.


"Semoga Kepala Kota Menang Melawan Mereka"


"Semangat Tuan Muda Luo, Aku Padamu!"


"Semangat...×"


Setelah Beberapa Menit Akhirnya Semua Pasukan Sudah Berada Di Luar Gerbang Kota Bintara Terlihat Dari Kejauhan Sekitar Puluhan Ribu Pasukan Keluarga Luo Pusat Menutupi Daratan Di Dekat Hutan Kabut Darah, Atmosfer Yang Sangat Menegangkan Sangat Terasa Bagi Orang Yang Tidak Pernah Merasakan Hidup Dan Mati Di Dalam Pertempuran.


Di Barisan Musuh Semua Pasukan Memberikan Jalan Kepada Seseorang Pria Paruh Baya Dengan Zirah Berwarna Hitam Yang Tidak Lain Adalah Patriack Keluarga Luo Pusat Luo Peian, "Hei Jiazhen Kau Yang Membunuh Anakku hah!?" Teriak Luo Peian Ke Arah Luo Jiazhen.


"Ohh Anak Mu, Dia Mati Bukan Karena Ku, Tapi Ketidakmampuan Anakmu Saat Berhadapan Dengan Anakku Luo Zheng" Balas Luo Jiazhen Sambil Menepuk Ke Pundak Luo Zheng.


"Apa! Anakmu Yang Membunuh Anakku Aku Tidak Percaya, Anak Mu Itu Orang Yang cacat Tubuh Nya Saja Tidak Memiliki Aliran QI, Bagaimana Mungkin Anak Mu Yang Membunuh Anakku!" Ucap Luo Peian Yang Tidak Percaya Dengan Ucapan Luo Jiazhen.

__ADS_1


"Terserahlah, Kalau Kau Memang Tidak Bisa Mempercayai Nya, Bukan Nya Kau Kesini Untuk Membunuh Ku Coba Saja Kalau Kau Bisa, Kakak" Ucap Luo Jiazhen Ke Arah Luo Peian.


"Kau!!"


"Semua Pasukan Bunuh Mereka Semua!" Teriak Luo Peian Ke Seluruh Bawahan Nya.


"Walaupun Kau Memiliki Puluhan Orang Yang Berada Di Tahap Penyempurnaan Qi, Tapi Aku Yang Memiliki 10.000 Pasukan Yang Di Latih Khusus Oleh Roh Leluhur Keluarga Luo, Tidak Akan Kalah Oleh Mu Banjingan!" ucap Luo Peian.


Luo Jiazhen Yang Melihat Pasukan Keluarga Luo Pusat Sudah Mulai Mendekat, Menyuruh Pasukan Nya Untuk Maju.


"Semua Pasukan Serang!" Teriak Luo Jiazhen Ke Arah Pasukan Yang Dibelakang Nya.


Seketika Pasukan Keluarga Luo (Cabang) Berlari Ke Arah Pasukan Keluarga Luo Pusat Dengan Sangat Membara Di Hati Mereka.


Dari Dua Belah Pihak Saling Menyerang Dengan Membabi Buta Tanpa Memikirkan Apa Yang Terjadi Pada Diri Nya, Seketika Atmosfer Saling Bertabrakan Yang Membuat Beberapa Orang Tumbang Terlebih Dahulu Karna Belum Terbiasa Dengan Suasana Peperangan.


{Plangk}


(Slasssh}


{BOOM}


"Serang!!"


"Bunuh Mereka!"


"Bunuh..."


Beberapa Jam Kemudian,


Luo Peian Yang Melihat Pasukan Nya Mulai Mulai Melemah, Memerintahkan Setengah Pasukan Nya Untuk Menggunakan Meriam Penghancur Untuk Menyerang Balik.


"Kalian Semua Cepat, Bantu Mereka Dengan Menggunakan Meriam Penghancur Itu" Ucap Luo Peian Ke Arah Pasukan Nya.


"Laksanakan Patriack" Jawab Mereka.


"Menurut, Pengrajin Meriam Ini, Satu Tembakan Dari Meriam Penghancur Ini Bisa Menembus Ratusan Baja Hitam Yang Dijejerkan" Jelas Luo Peian Di Benak Nya.


Terlihat 20 Meriam Penghancur Di Belakang Pasukan Keluarga Luo Pusat Setiap Meriam Diisi Dengan Sebuah Bola Yang Terbuat Dari Besi Yang Berwarna Hitam Di Setiap Meriam.

__ADS_1


{Duar, Duar Duar...20×}


Seketika Langit Muncul Seperti Bintang Jatuh, Mengarah Ke Arah Pasukan Nya Luo Zheng.


Luo Zheng Tidak Tinggal Diam Melihat Itu, Dia Langsung Loncat Ke Arah Serangan Meriam, Dan Muncul 10 Gelang Berwarna Emas Dari Pergelangan Tangan Luo Zheng, Dan Menghantam Semua Peluru Meriam Itu.


{Wing~Wing~Wing×10}


{Swoshh}


{BOOM}


Seketika Semua Peluru Meriam Itu Langsung Hancur Oleh Gelang Milik Luo Zheng, Membuat Percikan Api Di Atas Langit Indah Tapi Menakutkan.


"Apa Bagaimana Bisa Anak Nya Luo Jiazhen Sangat Kuat Sampai Bisa Menghancurkan Seluruh Peluru Meriam Yang Dilontarkan Dengan Mudah Oleh Nya!" Ucap Luo Peian Yang Terkejut Dengan Yang Dilihat Nya.


Luo Peian Tersadar Dari Lamunan Nya, Menyuruh Kembali Pasukan Untuk Menembakan Meriam Penghancur Sekali Lagi.


"Kalian Semua Cepat Isi Meriam Penghancur Nya Lagi!" Teriak Luo Peian.


Luo Zheng Yang Melihat Pasukan Keluarga Luo Pusat Ingin Mengisi Ulang Peluru Meriam.


{Teknik Iblis 9 Putaran~Putaran Ke-2 Pukulan Raja Iblis}


Seketika Muncul Siluet Berbetuk Kepalan Tangan Berwarna Merah Darah Yang Mengarah Ke Barisan Meriam Penghancur Milik Keluarga Luo Pusat.


{BOOM}


Seketika Semua Orang Yang Berada Di Dekat Meriam Itu Hancur Tanpa Menyisakan Tubuh Yang Utuh, Semua Orang Dari Keluarga Luo Pusat Yang Melihat Serangan Dari Luo Langsung Gemetaran Melihat Jurus Nya Luo Zheng.


Luo Jiazhen Yang Melihat Anak Nya Sedang Membunuh Para Pasukan Keluarga Luo Pusat, Tidak Tinggal Diam Dia Menyuruh Sisa Pasukan Nya Lagi Untuk Membantu Luo Zheng.


"Semua Prajurit Bunuh Pasukan Dari Keluarga Luo Pusat, Jangan Sisakan Satupun!" Teriak Luo Jiazhen Ke Arah Pasukan Nya.


"Hyaaaaah!!"


"Bunuh Mereka"


"Arghhh Tolong"

__ADS_1


"Jangan Bunuh Aku, Arghhh!" Pasukan Keluarga Luo Pusat


__ADS_2