
Sebelum kalian membaca episode kali ini author sarankan untuk membaca episode sebelum nya agar mengerti alur nya
"Waaa lalu bagaimana ini"Teriak ku
"Tenang lah aku tidak bisa berpikir"Ucap Rey
"Hmm"Ucap Rey
"Ada apa"Tanya ku dengan suara gemetar
"Tidak ada"Balas Rey
"Baiklah ayo kita lanjut kan"Ajak Rey
"Apa kau bercanda bukankah sebaiknya kita menunggu saja disini hingga ada yang menemukan kita"Bantah ku
"Apa kau ingin menunggu disini sampai dimakan binatang buas"Ancam Rey
"Hey bukankah kau bilang tidak ada binatang buas disini"Teriak ku
"Handphone"Ucap ku
"O y aku tidak terpikir kan"Balas Rey
"Ok aku akan menelefon pengurus Feng"Ucap ku semangat
"Hmm"Ucap ku
"Ada apa?"Tanya Rey
"Tidak Ada Sinyal"Jawab ku dengan wajah murung
"Kita di gunung jadi wajar tjdam ada sinyal"Balas Rey dengan wajah datar nya
"Lalu kenapa kau tidak memberitahu ku daritadi jika kau tau dan apa apaan wajah dingin itu kita sedang ada di pertaruhan hidup dan mati"Teriak ku
"Tidak juga"Balas Rey dingin
__ADS_1
Dasar aku tidak mengerti pemikiran orang seperti nya kenapa dia tidak panik atau mencoba mencari jalan keluar
"Hey Rey"Panggil ku
"Ada apa?"Tanya Rey
"Apakah kau hanya akan diam dan tidak akan membantu mencari solusi"Tanya ku
"Aku sedang berpikir"Balas nya
"Oh"Balas ku
"Hmm"Gumam Rey
"Apakah kau takut?"Tanya Rey
"Tidak aku tidak takut sebaiknya kita terus berjalan atau saat malam akan tiba kita belum sampai ayo kita berjalan lagi"Usul ku
"Ya baiklah"Balas Rey
15 menit kemudian
"Seperti nya begitu"Jawab Rey datar
Dasar manusia kulkas apakah dia tidak ketakutan sedikit saja kenapa aku merasa seperti beban disini
Tiba tiba langit berubah menjadi gelap dan hujan mulai turun
"Hei hei jangan bercanda kenapa hujan"Teriak ku juga sangat takut
"Disana ada gua ayo kita pergi kesana"Ajak Rey menggandeng tangan ku
"Eh"Aku kaget karena Rey memegang tangan ku
Di gua.....
"Bagaimana ini jika hujan nya tidak cepat berhenti dan terlanjur malam bagaimana nasib kita"Keluh ku
__ADS_1
"Hei Rey bagaimana sekarang"Tanya ku kepada Rey
Tapi tidak ada jawaban sama sekali
"Rey? apa kau mendengar ku"Ucap ku sambil menoleh ke belakang
"Eh"Ucap ku heran
Rey terduduk dengan wajah yang menunduk
"Hey ada apa dengan mu"Tanya ku
Aku menghampiri Rey
"Hei Rey"Ucap ku
Tanpa sengaja tangan ku menyentuh badan Rey
"Panas?Rey apakah kau demam?hei jangan bercanda"Lanjut ku khawatir
"Haih kenapa kau malah demam di saat saat seperti ini"Keluh ku
Ah tidak aku tidak boleh mengeluh yang harus aku perhatikan sekarang adalah Rey
Aku melepas jaket ku lalu memberikan nya kepada Rey
"Pakai ini agar kau tidak kedinginan"Suruh ku
"Tidak usah bukan kah kau juga kedinginan"Tolak Rey
"Hei diamlah kau itu masih sakit jangan banyak bicara"Bantah ku
Walaupun sekang memang dingin tapi dingin ini tidak akan bisa membunuh ku juga sekarang yang paling penting adalah Rey jangan sampai dia kenapa napa
Seseorang tolong kami
Terimakasih sudah membaca episode kali ini maafkan jika ada kesalahan pengetikan dalam episode ini jangan lupa like tambahkan ke favorit dan tinggal kan kritik dan saran kalian di kolom komentar
__ADS_1
terimakasih