Impromptu Husband

Impromptu Husband
KAFE PERMADANI 2


__ADS_3

' gilaaa gue ngomong apa ya ini ? mana ada gue suka sama cowok ' batin Vina bingung


" ayo vinn jawab gue siapa cowok yang Lo suka " paksa Maya


" ada dehhh pokoknya rahasia gue itu "


" ahh nggak seru Lo Vin " ucap Maya cemberut


" siapa sih Vin gue kepo nihh "


" Lo suka Ama siapa? sama David ? apa sama Ronald ? atau fengki ? apa sama Juan ? "


" nggak semua mayaaa udah diem jangan berisik "


" gue tau Vin Lo pasti suka ya sama Rafli "


" hahhh? anak songong itu ? ogah gue "


" ekhemmm ekhemmm halo " ucap Aldo melambaikan tangan sambil tersenyum


kedatangan Aldo membuat Maya diam seribu bahasa.


" silahkan kak duduk " ucap Vina mempersilahkan Aldo


" iya Vin " jawab Aldo sambil duduk di sofa samping maya


" aduhhh perutku sakit banget aku ke toilet dulu ya kak, may " pamit Vina pada keduanya


Vina berdiri dan ingin meninggalkan keduanya, namun sebelumnya ia menghampiri Maya dan membisikkan kata-kata di telinga maya .


kafe permadani menjadi kafe terbaik di kota itu. selain karena lokasi nya yang strategis juga karena bangunan nya yang dinilai mewah oleh publik.

__ADS_1


Di lantai atas tidak ada toilet karena memang lantai atas tempat nya kecil dan banyak sekali orang yang mengantri duduk di lantai itu menikmati indahnya pemandangan kota dari atas .


Vina harus ke lantai dasar untuk menuju toilet . pergi ke lantai dasar kafe pun menggunakan lift.


suasana malam itu tidak begitu ramai namun juga tak tampak sepi .


Vina memasuki lift bersama seseorang. ia tak melihat siapa sosok itu karena ia memasuki lift sambil bermain hp.


sesampainya didalam dan pintu sudah tertutup , tiba tiba saja lampu didalam lift padam menandakan lift rusak .


" lohhh kok mati "


Vina yang kebingungan pun tak tau harus meminta tolong siapa . internet hp pun tidak akan berfungsi didalam lift tersebut.


" santai aja , sebentar lagi pasti berfungsi kembali "


saat orang yang membalas ucapannya itu menoleh, Vina seketika terkejut dengan sosok itu . karena pasalnya ia di gosipkan akan pergi berkencan dengan Sheila namun tiba-tiba menjadi teman terjebak didalam lift


" Lohh kok elo si "


" bukan gitu "


" lalu gimana? " tanyanya mengejek


tiba-tiba saja lift berguncang namun lampu di dalam nya masih padam.


" ampun ampun takut banget "


reflek Vina memeluk Rafli dan mengucapkan kata-kata tersebut


Rafli tersenyum dengan tingkah gadis di sampingnya itu.

__ADS_1


" maaf gu-gue reflek, ng- nggak sengaja "


" its oke gapapa "


Vina yang masih memeluk Rafli pun segera melepas pelukannya dan sedikit menjauhkan jarak diantara keduanya.


Rafli pun duduk dilantai lift tersebut sambil menyalakan senter hp nya .


" sini duduk aja gak capek apa berdiri terus sampe besok "


" ogah duduk Ama Lo " ucap Vina sambil memalingkan wajahnya


Rafli hanya tertawa melihat tingkah Vina.


sementara itu disisi lain ...


" may kok Vina belum balik juga ya " tanya aldo


" mungkin rame kak "


" kamu kok tau si kak nama ku? "


" kamu kan temen Vina , semua hal yang berkaitan dengan Vina aku berusaha mengetahuinya "


" ohhh ... kakak udah suka sama Vina lama ya? " tanyanya sedikit bingung


uhukk uhukkk .... Aldo yang sedang minum pun tersedak mendengar ucapan Maya .


" ehhh maaf kak maaf " ucap Maya sambil mengambilkan tisu untuk Aldo


" nggak papa may "

__ADS_1


" kamu mau bantu aku buat deketin Vina nggak " pinta aldo


' hahhhh kok jadi gini? ' batin maya


__ADS_2