
elen :" kalau bolos mereka pasti pergi ke suatu tempat "
Bu Sri :" apakah kalian tahu dimana tempat mereka sering berkumpul "
Aldo :" saya tahu Bu pasti sekarang mereka ada di markas mereka "
pak Rudi :" dimana markas mereka Aldo "
elen :" warung belakang sekolah pak "
Bu Sri :" yasudah kalau begitu kita kesana dan kamu Aldo ajak beberapa anggota osis agar jika mereka ada di sana tidak ada yang kabur "
pak ripto :" saya yakin jika mereka ada disana tidak akan ada yang kabur kecuali "
pak Rudi :" kecuali apa pak ripto "
pak ripto :" kecuali elena dan Rendi memberi perintah untuk pergi dari tempat itu maka mereka langsung meninggalkan tempat itu "
Bu Sri :" saya. heran kalau sama bapak ibu guru nggak ada nurut nurutnya kalau sama Rendi sama elena sekali mereka kasih perintah langsung dikerjakan "
Sinta :" wajar buk mereka kan bapak dan ibu negara yang selalu ada disaat mereka sudah dan senang "
pak Rudi :" tapi mereka itu lebih banyak senang dan selalu membuat orang orang susah seperti sekarang ini "
Bu Sri :" sudah lah pak sebaiknya kita pergi ke warung belakang saya sudah penasaran apa yang mereka lakukan disana sampai memilih bolos "
elen :" banyak buk "
__ADS_1
Aldo :" tidur , pacaran , main game online , buat konser dadakan , cuci piring , makan , beres beres dan berjualan "
pak Rudi :" memangnya mereka ngapain sampai cuci piring dan beres beres kalau yang lainya ma udah biasa "
Sinta :" mereka membantu mbok Siti jualan "
Bu Sri :" baik sekali mereka tapi cara yang mereka lakukan salah dengan bolos sekolah dan memilih pergi ke warung sudah ayo kita kesana "
" baik Bu" jawab mereka semua
saat pak Rudi dan anggota osis berjalan menuju markas ternyata Tasya dan Riko melihatnya mereka pun segera memberitahu kepada Rendi dan elena "
" bapak negara ibu negara gawat gawat " teriak Tasya dan Riko sambil berlari
Ara :" gawat kenapa ayam peliharaan Lo mati "
elena :" sudah sudah kalian tarik napas buang , lagi tarik napas buang "
Tasya :" kita gak mau nglahirin ibu negara "
Yola :" Tasya ibu negara itu coba buat nenangin Lo sama Riko biar bisa cerita "
Rendi :" memangnya apa yang terjadi sampai lebih gawat dari ayam peliharaan Riko mati "
Riko :" eh malah nyumpahin ayam saya mati begini bapak negara Bu Sri , pak Budi , pak ripto, dan para osis sialan itu menuju kesini "
elena :" terus "
__ADS_1
Kevin ;" nanti kita pasti dihukum , seperti biasanya dan mendapat kan tiket hotel "
varo :" heem terus kenapa panik bukanya seneng malah panik "
Tasya :" bapak negara ini terlalu banyak tugas ya yang harus dikerjakan sampai lupa ancaman pak ripto waktu kits dihukum kalau dalam seminggu kita buat onar kita bakal dipisah dan diacak "
" asrofiruwoh haladim lupa " ucap mereka semua
Rendi :" tenang wahai rakyatku sekarang kita masuk ke warung mbok Siti sebelum itu kalian bereskan mangkuk , gelas kursi dan meja sama kita tutup warung saat mereka kesini mereka akan melihat warung tutup dan sepi "
elena :" cepat kerjakan dalam waktu 10 menit "
dalam sepuluh menit mereka berhasil membereskan warung dan bersembunyi benar saja tak lama para guru dan osis datang ke markas .
Aldo :" ini Bu pak tempatnya "
pak Rudi :" ini markas atau taman bermain ada ember di gantung , banyak gambar bertempel ditempel dan semua bertuliskan IPS 1 "
Bu Sri :" ini benar Aldo tempatnya tapi kok sepi dan gak ada anak anak ips "
elen :" ini bener Bu tempatnya "
Evan :" tapi kok enggak kayak biasanya ini sepi tutup lagi tempatnya atau bener mereka ada urusan sampai tidak kesekolah "
pak ripto :" sudah sebaiknya kita kembali ke kekelas masalah ini kita selesaikan besok "
ahirnya mereka semua meninggalkan markas .
__ADS_1
elena :" untung kita selamat "