Irreplaceable Friend

Irreplaceable Friend
episode 22


__ADS_3

saat berada di pantai zoi dan kei berjalan sambil menikmati indahnya pemandangan pantai Zoi berkata " ku pikir kau telah menjadi monster itu juga " kei menjawab " aku juga berpikir hal yang sama,ku pikir kau mati karna monster itu "


Zoi berkata " sudahlah yang berlalu biarlah berlalu " kei menjawab " benar sekali dengan apa yang kau katakan " sementara itu di balik batu,Iki meneteskan air mata sou terkejut melihat Iki yang menangis " Iki kenapa kau menangis " Iki menjawab " aku sedih jiwa jomblo ku meronta-ronta,rasanya sakit sekali "


sou berkata kepada Iki " tenanglah masa depan mu akan cerah " Iki menjawab dengan ekspresi senang " benarkah itu sou " sou menjawab sambil tersenyum " ya... aku tidak berani menjamin " Iki kecewa dan kembali menangis " kau sungguh tega sou " sou menjawab " jangan menangis "


Iki bertanya kepada sou " sou kau pasti juga seorang jomblo kan " sou menjawab " sebenarnya aku sudah punya pacar " Iki bertanya lagi " siapa pacar mu " sou menjawab dengan keringat yang menetes " hahaha itu prajurit baru bernama Shasha "


Iki berdiri dan berkata " aku harus kuat dan lebih kuat dari Zidan,lebih tampan seperti Zoi " sou berkata " sepertinya kau harus membuang niat mu " Iki bertanya " kenapa " sou menjawab " kau tidak sekuat Zidan dan juga wajahmu tampan tapi tidak semenarik Zoi,para wanita bosan melihat wajahmu "

__ADS_1


Iki berkata " sou kau.............!!!,aku akan membunuh mu " sou berlari ketakutan melihat Iki ingin membunuhnya Zoi dan kei tertawa melihat tingkah lucu mereka Zoi berkata " puft apa yang mereka berdua lakukan " kei menjawab " entahlah tapi sepertinya mereka akan segera akrab


keesokan harinya


Zoi bangun dan melihat kei menemaninya selama dia tidur,Zoi mencium kening kei dan pergi keluar melihat beberapa bangunan telah berhasil di bangun,Zidan juga telah sembuh dan memantau proses pembangunan


zoi mendekat ke arah Zidan dan berkata " kau sudah sembuh rupanya " Zidan menjawab " ya lumayan parah juga lukaku tapi yang penting sekarang jendral yang baru akan menempati tempat ini " Zoi bertanya " siapa jendral baru yang akan memimpin tempat ini "


Zoi berkata " baiklah kami akan berangkat siang ini " Zidan menjawab " baik titipkan sala ku pada Hendra " Zoi menjawab " tentu saja aku akan melakukanya untuk mu " Zidan berkata pada Zoi " berjuanglah Zoi,kau akan membutuhkannya " Zoi menjawab " selalu Zidan,selalu " Zoi,Iki,elsia,dan kei pergi menuju markas besar SCMU

__ADS_1


di tengah perjalanan elsia berkata " apakah masih jauh Zoi " Zoi menjawab " tidak juga kita sudah ada di perbatasan kota,dan seharusnya lebih cepat lewat daerah pembangunan " Iki berkata " tidakkah seharusnya kita lewat pinggir pantai "


zoi menjawab " aku maunya begitu tapi bahan bakar kita mulai menipis,walaupun kita lewat daerah pembangunan kita juga akan kehabisan bahan bakar " Iki berkata " apakah kita harus berjalan kaki menuju kantor pusat "


zoi menjawab " ya.... tidak hanya berjalan kaki sampai ke kantor pusat tapi juga mendorong mobil ini sampai ke sana " Iki terlihat ingin pingsan,zoi memasang wajah kesal " hoi,jangan pura pura pingsan kau sialan "


saat sampai di depan gerbang kantor SCMU mereka bertemu dengan Shu,Shu berkata " mobilnya serahkan padaku sebaiknya kalian segera menemui komandan sekarang sepertinya itu sangat penting "


mereka menuju ke ruangan Hendra dan mengetuk pintunya,Hendra mempersilahkan mereka masuk Hendra berkata " apa kabar kalian " zoi menjawab " baik pak " Hendra bersyukur anggotanya masih belum ada yang mati di Medan perang

__ADS_1


Hendra memerintahkan zoi dan Iki menuju ke jepang " aku ingin zoi dan Iki pergi ke jepang untuk memeriksa keadaan di sana jika ada yang mencurigakan laporkan segera " zoi dan Iki menjawab serentak " siap pak akan kami laksanakan "


zoi dan Iki menuju ke Jepang untuk mengawasi keadaan di sana


__ADS_2