
sosok yang menakutkan berasal dari aura Shu benar - benar membuat Ethan dan yang lain cukup terkejut.
tiba - tiba sosok Shu yang diselimuti aura menakutkan itu menghampiri mereka dan berlari sambil menghempaskan cakarnya .
WUUUUUSSS
cakar tangan Shu berusaha menghantam bara untung saja dengan cepat ethan melemparkan tamengnya dan menghalangi cakar Shu itu ya walaupun itu tetap membuat bara terhempas jauh setidaknya mengurangi kerusakan parah pada tubuh bara.
" uuuuhhhuuhhuuihh sial sekali sepertinya dia mulai menggila " ucap bara sambil terbatuk- batuk
bara mengambil tameng yang terjatuh bersama tubuhnya itu dan berlari menerobos ke arah Shu .
Shu pun tak membiarkan pegerakan bara itu dia langsung mengeluarkan tinjuan yang membuat tanah - tanah di sekitarnya bergerak seperti ombak dan menghantam bara kembali terhempas dibuatnya .
" cukup bara jangan memaksakan dirimu " ucap Ethan yang mengkhawatirkan bara
bara pun setuju dengan perkataan Ethan dan berlari menjauh dari Shu sambil menghindari serangan Shu tersebut.
Ethan dengan segap meluncurkan serangan dari vio knife nya dengan mengubah bentuk vio knife menjadi seperti cambuk dan menghantamkannya pada lengan Shu tapi serangan itu tak berefek apapun karena lengan Shu itu terbuat dari batu yang sangat kuat perpaduan unsur energi sihir Golem dan energi sihir Shu itu sendiri.
" sial ini tak menghasilkan efek apa pun padanya " ucap Ethan
di sisi lain Shu yang tak terkendali itu semakin liar dan mengincar Ethan lengan Shu yang terbuat dari batu itu tiba - tiba makin membesar karena menyeram bebatuan dan tanah di sekitarnya.
[Gigantic puch] Shu meninju Ethan dengan tangan batu nya itu dan membuat area sekitarnya berguncang dan menghasilkan retakan besar pada tanah di sekitarnya.
tubuh Ethan sangat dramatis jika dilihat, dan Ethan pun terjukal dalam lubang yang dihasilkan oleh tinju Shu itu.
" apa bang ethan pun dapat dibuatnya menjadi seperti itu " ucap Ruka sambil tercengang dengan apa yang dia saksikan itu
" matiii lah kita kalau begini " ucap bara
" kalian kabur lah biar aku halangi Shu " ucap Bani sambil memegang tombaknya yang tadi terjatuh.
" hei hei jangan gila kau Bani " ucap Ruka
Bani tidak mendengarkan ucapan Ruka tersebut dengan cepat Bani menghajar Shu dengan tombaknya itu tapi semua serangannya seakan seperti lalat yang berdengung di tubuh Shu karena Shu sama sekali tidak merasakan apapun dari serangan Bani itu.
__ADS_1
Shu yang terlihat bosan melihat serangan Bani itu Shu pun mengendalikan batuan dan tanah yang ada dipijakan kaki bani seketika bani kehilangan keseimbangannya dan terjatuh Shu lalu tidak menyia-nyiakannya Shu dengan sigap memukulnya dengan lengan batunya itu.
Dengan sekali pukulan Shu Bani terkapar dibuatnya.
" ini gila bagaimana bisa jika terus begini kita bisa tewas olehnya shuuu sadar lah bodoh " ucap Ruka sambil berlari menjauh dari Shu
sambil tak percaya melihat apa yang sedang terjadi.
disisi lain Ethan yang tak sadarkan diri didalam lubang yang diakibatkan serangan Shu tadi .
tiba - tiba Ethan antara mimpi dan halusinasinya dalam pikirannya ia melihat seorang kurcaci dengan jenggot yang panjang dan kemerahan .
" Hei anak muda apa kau masih ingin bertarung ? " ucap kurcaci itu
" iya aku masih ingin bertarung " ucap Ethan
" apa alasan mu ingin bertarung seperti itu yang hanya akan membawa ke hancuran saja anak muda " lanjut kurcaci itu
" jika tidak bertarung aku tidak dapat menjaga dan melindungi orang - orang yang peduli dengan ku mereka keluarga ku di dunia ini aku tidak ingin kehilangan keluarga ku lagi " ucap Ethan
" tekat mu lumayan juga anak muda baik lah aku akan membantu mu dan mengawasi mu " ucap kurcaci itu sambil tangan kanan nya memancarkan cahaya hangat dan menyilaukan
seketika dari lubang itu muncul cahaya yang menyilaukan dan diiringi dengan sesosok tubuh yang melayang dari lubang itu
sosok itu bukan seorang demi human yang seperti mereka pikirkan ternyata itu seorang manusia yang tidak mereka kenal.
" bussset aaapan lagi ini ??? " ucap bara yang sambil melihat dari kejahuAn
" bang Ethan juga ikuttt menggila kah?? ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ mati lah kita " sambung bara
" hei bersembunyi di balik batu ini dulu " ucap ruka sambil menarik tangan bara yang terlihat kebingungan
mereka pun bersembunyi dibalik batu besar sambil melihat bani yang terus dihajar oleh Shu dan tiba-tiba sosok misterius tadi memancarkan aura yang mengalihkan perhatian Shu pada nya .
" Aagkrklkhhhjjjj " teriak Shu sambil mengarahkan tinjunya pada sosok misterius itu.
dengan mudahnya tinju dari Shu itu di tepis hanya dengan satu tangan dan Shu pun terpental dengan tinju nya yang menghantam batu karang di situ.
__ADS_1
[ healing faster ] ucap sosok misterius itu sambil mengarahkan tangannya kepada Bani dengan sekejam luka pada tubuh Bani pun sembuh total.
" waaadaah Bani jadi sembuh total tanpa luka seperti belum pernah digebukin " ucap bara
" kau benar sekali sepertinya itu bang Ethan tapi kita sebaiknya sembunyi dulu takut nya dia ikut menggila seperti Shu " ucap ruka
" aku memang ethan jadi tolong jauhkan Bani dari sini biar aku hadapi Shu " ucap Ethan kepada bara dan ruka yang percakapannya di dengar olehnya tadi.
ruka dan bara pun berlari menghampiri tubuh Bani yang masih pingsan dan membawanya ketempat persembunyiannya .
langkah kaki mereka lihat oleh Shu dan dengan cepat ia ingin menghentikan mereka dengan tinjunya yang cepat disertai badai batu akan tetapi pergerakan nya dengan cepat dapat di hentikan Ethan lalu memukul lehernya hingga Shu pun pingsan.
" anak yang merepotkan " ucap Ethan
" baiklah aku akan membantu menghilangkan beban mu " sambung Ethan
[ magical drain ] ucap Ethan menarik semua aura sihir yang ganas shu ke dalam tubuhnya.
Shu pun terlihat sedikit lebih normal dengan tangan batu nya pun masih ada di tubuhnya
Ethan juga sedikit demi sedikit aura sihirnya menghilang dan kembali ke tubuh manusianya .
" hei kalian bawa juga tubuh Shu ke rumah kita " ucap Ethan kepada bara dan ruka
" baiklah kami ke sana " ucap ruka membalas
sambil menuju ke tubuh Shu yang terkapar di sana bara dan ruka langsung membopong tubuh Shu dan Bani menuju ke rumah.
" ngomong kau ini benar bang Ethan ? " tanya bara kepada Ethan
" ya memang siapa lagi " ucap Ethan
" ehhh tapi bang Ethan terlihat bukan seperti goblin " ucap bara dan ruka serentak sambil kaget
" ahh yang benar aku ga kena kutuk lagi " sambung Ethan sambil mencari air untuk melihat wajahnya di genangan air di dalam ember tersebut
" hooooreeee aku menjadi manusia kembali " ucap Ethan sambil kegirangan
__ADS_1
" emang dia masih manusia kah ? " ucap bara sambil berbisik ke ruka
" iya benar bara aura sihirnya sangat menakutkan seperti itu saya kurang yakin dia masih manusia juga " ucap ruka sambil mengiyakan ucapan bara