
setellah hendra pulang kerja. seperti biasa ia akan pergi kelantai 3 terlebih dahulu .melihat poto keluarga mereka yg sangat serasi tapi takdir berkatta lain padanya.
"di waktu seperti ini aku rindu denganmu riana" lalu di usapnya foto riana dan calista"aku rindu saat kita berdua akan tidur dan tiba² calista mengetuk pintu agar dia bisa masuk"ucapnya dengan air mata yang masih setia menetes dengan derasnya.
"takdir sungguh rumit riana ,dulu bahkan aku sanggat mencintaimu orang tuamu dattang karena aku membawamu pulang sekolah llangsung ke rumahku."ucapnya lalu tertawa dan menaangis mengingat kenangannya dengan istri tercintanya.
"damian akan marah jika aku datang malam hhari"katanyaa dengan tangisan yang taak kunjung berhenti.
setelah setengah jam ia didalam kamar ia pun keluar dengan keadaan yang lebih segar dari kamarnya dan riana.
setelah itu ia masuk kekamar putrinya.
dwngan mencium aromanya ia kembali mengingat putrinya.
"cia sayang papa merindukanmu,"lalu hendra naik ke ranjang calista dan mencium aromma putrinya .
setellah beberapa saat ia pun tertidur dengan nyenyak.
dialam mimpinya ..
"daddy jahat ....daddy kenapa nikah saama dia papa ngehianati mama yah"ucapnya dengan isakkan lalu terduduk di bunga bunga indah yanga ada di sana.
"cia sayang sini peluk daddy"ucapnya lalu berlari ke arah putrinyaa itu dan mencium puncuk kepalla putrinya dgn isak tangis calista semakin kuat.
"kenapa farfum daddy sepperti ini cia gak suka dad "ucapnya lalu menjauh dari hendra karena mencium aroma parfum lain di baju daddynya
"kenapa aroma lain cia sukanya aroma yang dulu "ucapnya lagi dengan terus melangkkah mundur dan terus mundur
"sayang kemarilah daddy jangan mundur nanti kamu terjatuh"lalu mengejar cia
"jangan dekat dad cia gak suka arommanyya bau"ucapnya semakin mundur dan
AAAAAAAAAA
"Ciaaa..................." teriak hendra dan langsung membuka matanya dan setelah itu dia menangiss dengan sejadi jadinnya.
"apakah daddy se bau yang kau katakkan cia sehinggah kau tidak ingin di dekat daddy" katanyya lalu berdiri pergi ke kamar mandi dan membasuh wajjahnyya agar terlihat lebih segar.
setellah itu ia melihat jam sudaah menunjukkan pukul 8 malam dan ia bergegas turun dari lantai 3 menuju lantai utama.
dan mereka pun makan di lantai 1 tidak ada yaang berbicara hanyya suara dentingan sendok saja.
tapi ketika bersama rianna dan calista mereka saat mmakkanpun bercanda dan tertawa.
tapi saat ini berbeda 180⁰
setelah selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu bukkan di ruang keeluarga.karena di ruang keluarga banyak sekali kenangan nya dengan anak dan iatrinya jadi tidak di bolehkan intuk kesana.
"dad sebbentar lagi neta dan nata ulang tahun jadi kita liburan ke mmana "ucap neta mewakili saudaranya.
"sudah saya katakan jangan panggil saya daddy yang boleh memanggil panggilan iti adaalah calista bukan kalian"icapnya lalau pergi dari sana menuju ruang kerjanya.
__ADS_1
"selalu saja begitu,aku gak suka, kalai dia gak kaya aku gak mau"ucap nata yang sudah jengkel sudah 1 tahun lebih tapi sikapnya masih seperti itu.
""sudahlah yang penting kita 3 saja liburan dia gak usah ikut"ucap dina .dina sangat menyayangi dan mencintai hendra dari dulu makanya ia akkan melakukan segala cara untuk mendapatkan hendra .
neta nata hanyya mendengus kesal lalau pergi ke kamar nya masing masing di lantai 1
"""""""
sedangkan di ruang rumah sakit tepatnya di swiss mereka semua terkejut saat calista memanggil Daddy dengan keras.
"DADDDYYYY....."
riana dan kedua orang tunya dan leo ,gisel pun terkejut.menďengar suarra lengkingan itu dan mulai melemah
"mah apa yang terjadi"kata leo berdiri dan langsung pergi ke dekat calista dan setelah itu ia menyuruh gisel memanggi dokter
saat melihat lergerakkan di tangan calosta dan mata setikit demi sedikit terbuka perlahan.
dan ....
"hauusssss....."dengan suara yang masih lemah calista mulai kembali kedirinya
dengan segera rianna mengambillakan air minum .dan membantunya untuk minum.
setelah beberapa saat dattanglah dokter dan langsung memeriksa keadaan calista
"keadaannya sudah mulai membaik "ucap sang dokter
"dan untuk nona calista beristirahhatlah supaya cepat sembuh,dan jika 2 hari ini adaa peningkatan nona calista di perbolehkan untuk pulang"ucap sang dokter "jika tidak ada yang ingin di tanykan saya pamit"lalu pergi dari ruangan tersebut.
"mommy aku juga sangat khawatir saat itu dan kejadian naas ini pun terjadi"ucap calista lalu mengusap airmata di pipi mommynya.
dan tak seberapa lama datang kakek dan nenneknya dengan tergesa gesa ingin masuk keruangan itu.
"calista nennek sangat merindukanmu sayang"ucap nenek liana dan langsung memeluk calista
"nek ccalista sesak" ucapnya lalu nennek lianna pun melonggarkan pelukannyya
setelah acara peluk pelukan selesai.
"ekhem ..." suara pria itu menggagetkan ccalista.
"eh tuan leo,knp tuan bisa ada disini"tanya calista dengan menatap leo yang hanya berwajah datar.
"saya disini hanya melihat calon istri saya"ucap leo lalu mendekat ke arah calista.
"oh istri tuan juga di rawat disini,di ruang manaa tuan saya mau lihat ,ayo" ajak calista ingin melohat dimanaa calon istri leo.
"kamu mau kemana?"tanya leo kepada calista karena calista sudah menurunkan kakinya.
"ingin melihat calon istri tuan"kata calista sambil menyisir isi ruangan itu.
__ADS_1
"ohh.. apakau kau gadis cantik"menunjuk gisel dan tersenyum ke arahnya.
"sepertinya aku pernah bertwmu denganmu tapi di mana ya"sambil memikir mikir kapapn dia berjumpa dengan gisel.
"kakak ipar aku calon adik iparmu,kita pernah bertemu beberapa kali si sepanyol kaka ipar."lalu mendekat kearah calista dan menyuruh leo meminggir.
"oh kita pernah bertemu di spanyol adik ipar"ucapnya dan masih belum sadar apa yang dikatakannyasedangkan leo hanyya tersenyum."apa kakak ipar,adik ipar apa kau mengatakan aku kakak iparmu gadis cantik"
"iya kaka ipar yang dikatakan kakakku leo kaulah kakak ipar yang dia maksud"ucap gisel dan duduk di tepi ranjjangn.
calista masih berpikir 'aku hanya bertemu dengannya 2 kali di toko dan disini mengaapa ia dengan mudahnyya mengatkan bahwa aku calon istrinya.'batinnya
setellah beberapa lama perawat datang dengan membawa nampan berisi bubur dan memberikannya kepadaa keluarga agar nnanti pasien bisa makan.
calista masih berpikir dengan keras tentang itu dan tiba tiba leo berbicara mengagetkan calista.
"sudah tidak usah dipikirkan ,dan sekarang buka mulutmu agar kau bisa makan sudah satu tahun lebih kau tak makan"ucapnya sambil mengusap ngusaap perut ramping calista.
"eh .. baiklah"lalu ia membuka mulutnya dan
Aaaaa "good girl,makan yang banyaak agar kkau cepat pulih dan kita segera menikah"ucap leo sambil mengusap kepala calista sedaang calista hanyya diam mencerna dan tanpa ia sadari ia mengangguk.
dan mengakibatkan seluas senyum terbit di bibir tipis leo.
dengan tetan leo menyuapi calista sampai bubur yang ia makan sudah habis.
dan jangan tanyaakan keluarganya calistta sudah keluar saat leo berbicara dan hanyya meninggalkan leo dan calista.
kabar calista sadar sudah di beritahu pada orang tua leo.dan teman teman calista belum tahu tentang kejadian bahwa calista mmasih
hidup .
mata mata leo mengatakan bahwa setiap hari rabu sonia dan chintya selalu dattang ke makamnyya calista dan membawa mawar merah kesukaan calista.dan tak jarang mereka menangis.
sedangkan ke 2 sepupunya berbelanja belanja ber foya foya bahkan mereka tidak terima saat klinik kecantikan terbesar di kota paris milik calista di pegang oleh Gisel amora .
ya mereka tidak tau bahwa gisel adalah adik dari leo karena keberadaannya selalu di tutupi dari publik .karena gisel suka hidup bebas.
" cia istirahatlah agar cepat keeluar dari rummah sakit ini"ucap leo dan masoh mengelis ngelus puncak kepala calista
"baiklah"lalu dia berbaring dengan di bantu oleh leo
setelah beberapa saat pun calista tertidur padahhal masih banyak uang ia ingin tanyakan kemanaa daddynya? kenapa dia bisa disini? dan pertaanyaan lainnya.
leopun keluar dari ruangan itu dan menyuruh gisel masuk untuk menemani calista."gisel temani kakaak iparmu di dalam,dan jika dia mencari kakak katakn bahwa kakak harus mengurus sesuatu"ucap leo lalu ppamit pada mommy calista dan ke 2 kakek calista "percaya diri sekali dirimu "lalu masuk ke ruangan tersebut.
.
*******
2 hari pun telah berlalu semenjak sadarnya calista ruangan vvip itu penuh denggan candaan calista dan tawa keluarga.
__ADS_1
semenjjak kejadian itu pula fia semakin dekat dengan leo.dan semua kejadian pun sudah meengetahuinya.
"