Istri Muda Suamiku Adalah Sahabat Ku Sendiri

Istri Muda Suamiku Adalah Sahabat Ku Sendiri
eps 98


__ADS_3

"oke akhirnya otak lu masih berfungsi , ucap ren"


"kalo gak berfungsi gua mati lah anjuy aneh lu , ucap luan"


"maksudnya otak lu masih bisa mikir lu beneran dah bodoh banget , ucap ren"


"embak beli satu ikatan bunga melati dan mawar ya mbak , ucap ren berbicara kepada pelayan toko"


"mbak mbak kenapa mbak , ucap luann sambil mengayunkan tangannya"


"boleh tanya kalian emang bener putri ren sama pangeran luan? , tanya pelayan toko"


"ehh kamu baru sadar kami berdua bangsawan , ucap re"


"ehh ternyata masih ada orang yang tidak mengenal kita , ucap luan"


"jadi kalian beneran anak bangsawan ? , tanya pelayan toko"


"iya kalo kakak aku sihh iya tapi kalo aku enggak kami beda ibu satu ayah tapi ibuku sudah meninggal jadi ibunya luan mengangkat aku jadi anaknya dan aku di angkat jadi putri , ucap ren"


"oh pantessan muka kalian gak terlalu mirip cuma mirip dari matanya doang , ucap pelayan toko"


"yaudah jangan banyak omong kami lagi terburu buru , buru beli satu ikat bunga mawar dan melatinya , ucap ren"

__ADS_1


"baik tuan putri , ucap pelayan toko"


"sesudah membeli bunga ren pun mengajak luan pergi ke toko coklat"


"setelah selesai membeli coklat , jam 08 : 00 , mereka pun sampai di rumah emma"


"nah akhirnya kalian datang buruan masuk mamah tirinya emma lagi gak ada lagi pergi sama papahnya emma , ucap khanza


"assalamu'alaikum , ucap ren dan luan memberi salam"


"walaikumsalam , ucap emma dan khanza"


"em - emma a - aku minta maaf sama kamu , ucap luan sambil memberikan coklat dan bunga kepada emma"


"syukurlah , ucap luan"


"brukk / luan yang di pukul oleh khanza"


"woii !! gua salah apa lagii udah minta maaf nih , ucap luan dengan muka polos yang beneran gak tau apa apa"


"ihhh lu tuh ngerti ke sedikit si emma tuh masih marah lu tuh gak peka amat dah!!! , ucap khanza dengan nada geram"


"tapi kan aku udah minta maaf terus salah aku di mana ? , tanya luan"

__ADS_1


"futh ternyata benar walau dia jago main game pinter tapi tentang perasaan dia bodoh / batin emma"


"kenapa kau ma senyam senyum begitu , ucap ren"


"gak papa udah gak usah di pikirin aku juga udah gak marah kok , ucap emma"


"tuh kan emma aja gak marah kalian mah nyalahin aku terus , ucap luan"


"tapi aku punya satu permintaan boleh kan ? , ucap emma"


"boleh kok permintaan apa emang , ucap luan sambil memegang tangan emma"


"calon tunangan kamu siapa ? , kenapa kamu tega banget ninggalin aku , terus kenapa kita gak berjuang bersama dari pada saling meninggalkan ? , ucap emma bertanya kepada luan"


"mampus lu skakmat lu kak , ucap ren dan khanza"


"katanya satu permintaan ini sih bukan permintaan tapi pertanyaan , ucap luan


"bacot udah buruan jawab , ucap emma"


"calon tunangan ku namanya rosa orang yang mau ngeracunin khanza , terus kenapa aku ninggalin kamu aku takut kamu di apa apain sama orang tua aku soalnya mereka akhir akhir ini kejam banget , terus kenapa kita gak berjuang bersama aku takut perjuangan kita sia sia , dah udah terjawab kan semua pertanyaannya , ucap luan yang menjawab pertanyaan emma"


"huh ternyata kamu ngeremehin aku di kira aku selemah itu , ucap emma"

__ADS_1


__ADS_2