
arya yang mendengar bel rumahnya berbunyi berkali2 segera turun untuk mengetahui siapa yang datang pagi2 ini.
pintu dibuka dan terlihat sosok berjas sedang nyengir kuda tak jelas...
hehehehe bos... maaf menganggu ini saya mau mengantar barang yang bos butuhkan.
rendi berkata sambil mengamati penampilan bos nya yang masib mengenakan boxer dan kaos putih. terlihat lusuh karna bangun tidur sudah dibuat tria kesal.
astaga, kelihatan lelah sekali muka bos. apa jangan2 semalam ada yang sudah belah duren hhahahaha batin rendi
jangan mikir yang aneh2. pagi2 otakmu jangan trevelling kemana2.
seakan tau apa yang dia pikirkan rendi pun menggaruk2 kepala nya yang ga gatal.
buruan jangan kaya sapi ompong bawa masuk semua dan bawa ke ruang kerja qu. rapikan semua ini, aku mau mandi.
arya yang selesai memberi intruksi langsung meninggalkan rendi menuju kamarnya
setelah sampai kamar mata arya menyapu seluruh ruangan. ya benar.. bocah itu belum selesai mandinya. karna diselimuti rasa kesal arya menggedor2 pintu kamar mandi agar tria cepat kluar
dor... dor.. dor.... hay bocah, kamu mandi apa pingsan? lama sekali, buruannnnn aku mau ke kantor dengan rendi...
.tidak ada sautan... dor.. dor... dor... tria.... kamu tuli apa? buruan... aku it...
belum kelar arya ngomong tria sudah keluar dengan handuk kecil yang melilit tubuh mungil nya.
melintas depan arya begitu saja sambil mengeringkan rambutnya yang basah sengan handuk kecil
arya yang melihat pemandangan indah dibuat terpaku n melongo.. pundak n paha nya yang putih,,,, dan rambutnya yang basah. membuat arya junior dibawah sana langsung meronta
ah sial... kenapa melihat bocah itu saja dia langsung tegang. arya dengan buru masuk kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin
hari ini tria akan ke kampus, dia menuruni anak tangga dan melihat rendi sedang duduk di ruang tamu.
pagi kak rendi. menunggu mas arya ya?
rendi yang mendengar sapaan tria langsung beranjak dari duduknya dan membungkukkan badannya memberi hormat pada istri bos nya.
pagi juga nyonya muda, iya saya menunggu tuan arya.
__ADS_1
hah,nyonya? apa aku setua itu kamu panggil nyonya? panggil aku tria saja.
tapi klo tuan arya tau bisa di pecat saya.
ah terserah kamu.
tria meninggalkan rendi dan memilih mengambil air mineral di dalam kulkas.
arya yang sudah disiapkan baju ganti nya oleh tria pun tersenyum. ya tak bisa dipungkiri. walau tingkahnya seperti anak kecil tapi dia tidak lupa akan tugasnya. menyiapkan keperluan arya.
bagus juga selera dia. arya melihat pantulan dirinya dalam kaca yang sudah rapi dengan jas nya
tidak menunggu lama arya turun karna ini pertama kali dia kesiangan
ren ayo, kita sudah sangat siang...
aku nebeng ya kekampus, kan mobil ku masih dirumah papi.
tanpa menjawab arya pun masuk ke mobil dan diikuti rendi n tria. mobil pun melaju membelah macet nya ibukota
didalam mobil tidak ada percakapan sama sekali. karna setiap melihat tria, ingatannya langsung kembali pada kejadian tadi pagi.
tria pun keluar mobil tanpa berpamitan
arya yang sadar tria sudah keluar mobil dan berjalan 2 langkah menjauh dari mobil, reflek dia memanggil tria
kamu selesai kampus jam berapa? kenapa emang? jangan dibiasakan kalau ditanya malah balik nanya. arya meninggikan volume nya.
'aku selesai jam 1 an.
yaudah tunggu sampai aku menjemput mu dan ini kamu pakai untuk uang jajan mu.
arya mengeluarkan kartu kerdit nya.
oke dengan senang hati. aku akan buat kamu jatuh miskin hahahahahah tria mengambil kartu kerdit itu dan segera berlari ke dalam kampus
dasar anak kecil manja, sudah kuliah masih saja tingkahnya kaya anak sd
__ADS_1
jalan ren...
mobil pun melaju menuju kantor. ya hari ini ada begitu banyak meeting yang tertunda beberapa hari.
arya memasuki kantor dengan disambut oleh bisikan2 dari karyawati yang ngefans dengan nya
pak arya setelah nikah n cuti beberapa hari lihat dia makin mempesona, iya benar, qu jadi patah hati mendengar dia sudah menikah. kenapa karyawannya tidak diundang
iya bener.denger2 dia dijodohkan dengan anak dari teman ayah nya. makanya nikahnya diam2 cuma dari rekan bisnis yg datang. siapa ya wanita yang beruntung itu.
karyawannya tak hentinya bergosib sampai bos nya memasuki ruang metting
ya.. sekarang rendi dan arya sedang metting dengan bagian keuangan kantor. dari a sampai z bagian kepala keuangan kantor menjelaskan dengan rincinya. tapi entah apa yang dipikirkan arya. dia malah melamun
pak... pak arya. rendi mencoba menyadarkan arya dari lamunannya. semua mata yang ikut metting siang ini tertuju pada bosnya yang tidak biasanya melamun. melihat semua menatap nya. arya langsung berdiri
metting kita tunda besok. slamat siang. arya meninggalkan ruangan dan menuju ruang kerjanya.
ah sialan. kenapa tria slalu terbayang2 di otak ku. lama2 bisa gila aku. melihat pulpen saja bisa menjelma jadi dia. aaaaghhht arya kau mulai tidak waras. kau jangan dekat2 mahkluk aneh itu. batin arya mencoba menyadarkan dirinya
arya mencoba menfokuskan pikirannya untuk membaca map2 yang sudah menumpuk dimeja nya
pukul 13.15
Ren keruangan saya sekarang. telfon pun terputus
dasar bos gila.udah tau kerjaan qu banyak. rendi ngedumel dalam hati dan berjalan ke ruangan bos nya...tok tok... masuk ren..
rendi pun masuk ke ruangan bos nya. ada apa bos manggil saya.
tolong jemput tria bawa kesini.
cie cie.... yang ga mau jauh dari istrinya...
diem kau ren apa mau ku potong gaji kamu? jangan menggoda qu. buruan kau jemput dia. kalo ada apa2 dengan nya bisa kena marah qu sama papah
iya iyaaaa siap... takut dimarahin papah...
rendi berkata lagi sambil menggoda bos nya dan diakhiri dengan plototan dari arya.
__ADS_1
rendi pun langsung ngacirrrrrrr otw jemput istri bos nya