Istri Yang Di Benci

Istri Yang Di Benci
Hadiah spesial


__ADS_3

Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


follow akun author ya guys 😍


Ig: secret_writer85


tiktok;@secretwriter22


"bundaa! aku lulus... yesss!!! akhirnya, hah!" ujar ku sambil memeluk bunda dengan erat, hari itu ayah tak bisa datang karna sedang bekerja di luar kota


"oke, bunda kasih hadiah spesial buat anak bunda yang cantik jelita"


"stop bund! Ayla kan ga cantik.. kaya gini kok di bilang cantik sih, mending di bilang pinter aja deh" ujar ku sambil terkekeh


"loh, anak bunda kan cwek cantik dong.." ujar bunda sambil kembali memeluk ku lagi


"iya deh iyaa, mana ada orang tua bilang anak nya jelek hahah" ujar ku sambil memeluk bunda dari samping dan berjalan bersama


"bodoh amat! orang mau bilang apa, yang penting bunda bangga sama anak bunda yang satu ini" ujar bunda sambil mencubit hidung ku


"oh ya, hadiah spesial nya mana bunda? kata nya udah di siapin hehee"


"dasar tukang palak.." ujar bunda sambil terkekeh


"abis penasaran sih, dari kemaren bunda bilang punya hadiah spesial yang bikin aku bahagia banget.. apa sih sebenarnya? Ayla takut nih"


"loh.. kok malah takut sih?" ujar bunda sambil mengerutkan kening nya


"ya takut lah, takut ga bisa nolak hhahahah"


"ya emang ga boleh di tolak"


"iya juga yaa, kan hadiah nya bikin bahagia " ujar ku sambil terkekeh


"oh yaa mang ujang, cepetan dikit dong... Ayla pengen cepet Sampek rumah nih"


"siap mbk Ayla" jawab mang Ujang berkumis tebal itu


sesampainya di rumah


"la la la la laaaaa.... hu hu hu hu hu...." aku berjalan sambil menari seperti balerina


"anak bunda pecicilan banget sih"


"pecel lele? astaghfirullah bunda... kok tega ngatain anak nya pecel lele" ujar ku sambil cemberut


"pecicilan itu... ga bisa diem, sayang..." jawab bunda sambil menggeleng-gelengkan kepala nya


"aawwww"


"tuh kan kepleset" ujar bunda sambil berjongkok memegangi pergelangan kaki nya


"bund.. kaki Ayla kenapa? kok sakit, bund Ayla takut" ujar ku sambil meringis kesakitan


"ini nama nya kesleo, urat nya patah ini"


"hah! masak si bund.."


tiba-tiba seseorang bertangan kekar mengambil badan ku dan menggendong nya ala bridal style, pria berbadan tegap,berhidung mancung,berkulit putih,serta bola mata yang indah.


aku tak lepas menatap dan menganggumi ketampanan nya, dia merebahkan ku di sofa yang tak jauh dari tempat ku terjatuh.


"maaf tan, bukan bermaksud lancang.. saya hanya ingin membantu" ujar pria tampan yang selalu aku rindu kan itu, siapa yang tidak merasa gila.


tiba-tiba saja seorang Kendrick Alberto datang ke rumah ku dan menolong ku bahkan dia menggendong ku, kami tak pernah sedekat itu dari dulu.

__ADS_1


"tidak apa-apa.. makasih ya nak ken" ujar bunda sambil tersenyum memperlihatkan gigi putih nya


"ken-kendrick kan?" tanya ku yang masih tak percaya bahwa itu dia


"iya" jawab nya tampan melirik sedikit pun


"bund, Ayla mimpi ya?" tanya ku sambil berbisik ke telinga bunda


"engga ay, ini nyata.." ujar bunda yang sudah jelas pasti dia dengar


"oh iya, dimana orang tua mu?" tanya bunda sambil menatap Kendrick


"sedang ada di perjalanan menuju kemari"


"ohh baiklah, bunda ke belakang dulu ya ay, kamu temenin ken dulu" aku masih terpaku menatap ketampanan Kendrick yang tidak berubah sedikit pun bahkan malah bertambah.


"Ken, kamu kendrick Alberto kan?"


"Hem"


"kok kesini sih?"


"terus, kenapa bisa kenal bunda ku?"


"kamu ngapain kesini"


"nanti juga tau" jawab nya tanpa melirik sedikit pun


"astaghfirullah haladzim, apa-apa ini ya Allah.."


tak lama kemudian kedua orang tua kendrick


datang, bunda menyambut nya dengan hangat namun aku masih bingung apa motif mereka datang kesini?


"wahh kamu hebat Ayla.. akhirnya kamu dapet predikat mahasiswi terbaik dari kampus mu" ujar mama kendrick


"kamu pasti bingung kan? kenapa tiba-tiba kita kemari?" tanya papa kendrick


"iya hehee"


"jadii, kedatangan kami kesini untuk melamar kamu, ayla "


"hah! lamar? untuk siapa?" ujar ku dengan kedua mata yang sudah melebar


"untuk kendrick lah, siapa lagi anak kami?"


"emang nya kendrick mau?" tanya ku dengan polos nya


"justru ini kemauan kendrick" sahut mama kendrick sambil tersenyum melihat putra nya yang masih enggan angkat bicara


"ahh tante kalo becanda lucu banget deh ahahah" ujar ku sambil tertawa


"ehh ini serius Loh, ken.. ayolah yakin kan wanita pilihan mu" ujar mama kendrick sambil menyiku putra nya


"yaa, aku ingin menikahi mu ayla"


"laillaha Illa allah.... Allahu Akbar " ujar ku sambil menutup mulut ku rapat-rapat


"haduhh, Ayla emang kaya gini orang nyaa hehee " ujar bunda malu-malu


"ahh ga papa besan, justru cocok buat putra kami yang sedingin es batu ini" ujar mama kendrick


"Ken itu kulkas, tan ehhh bukan-bukan maksud nya.. kulkas ehh itu emm anu, ini .. Ayla mau ngambil minuman dingin di kulkas maksudnya hehee"ujar ku sambil berlari ke dapur


"hah hah hah hah! aylaa stop.. oke? stop! santai oke?" ujar ku sambil memegangi dada ku yang berdegup kencang

__ADS_1


"ihh jantung ku lebay banget sih, gitu aja deg-deg an"


"haduh mesti jawab apa ya?"


"ehh bodoh banget sih aylaa, ya jawab mau lah.. dasar tolol!" ujar ku sambil memukuli kepala ku


"jadi gimana Ayla?" tanya papa kendrick lagi


"bismillahirrahmanirrahim.. Ayla mau om" Ujar ku sambil menunduk kan kepala


"Alhamdulillah "


"oh pa, langsung nikah aja.. Ken males ribet"


"males ribet apa kebelet?" tanya bunda keceplosan


"bundaa" ujar ku setengah berbisik


"hehee, iya iyaa kita akan mengurus pernikahan kalian secepat nya"


"ya Allah, aku abis berbuat kebaikan apa ya? kenapa tiba-tiba aku di lamar oleh orang yang selama ini aku doa kan dalam setiap sujud ku" ujar ku sambil tersenyum, mungkin kalau tidak ada kedua orang tua kendrick dan juga kendrick aku sudah meloncat-loncat kesenangan.


"baiklah, kita nikah kan anak kita satu Minggu lagi ya jeng" ujar bunda kendrick yang sontak membuat ku membulat kan kedua mata ku dengan sempurna


"apa-apaan ini? kenapa kendrick tidak menolak sedikit pun, apa selama ini dia mencintai aku?" batin ku sambil menatap wajah tampan kendrick yang enggan tersenyum dari tadi.


setelah mereka selesai berbincang tentang pernikahan kami kedua orang tua kendrick dan juga kendrick pulang.


"bund? ini hadiah nya?" tanya ku kepada bunda yang masih melambaikan tangan nya kepada calon besan nya


"iya, ay.. gimana kamu bahagia kan?"


"baaanggeettt bund, ini sih bukan hadiah lagi.. ini anugerah bund.. makasih bunda"


ujar ku sambil memeluk bunda dengan erat


"semoga anak bunda satu-satunya ini bisa bahagia hingga akhir hayat nanti aamiin"


"aamiin.. terimakasih bundaa" ujar ku yang tak sengaja meneteskan air mata ku


"hei? sejak kapan kamu cengeng kaya begini?" ujar bunda sambil mengelap air mata ku dengan lembut


"ayoo, kita masuk ke dalam dan telpon ayah mu.. pasti dia sedang mendengar nya"


"loh, ayah udah tau bund?"


"udah dong, kebetulan papa nya kendrick itu rekan bisnis ayah "


"ihh gituu"


"berati selama ini kendrick suka aku dong bund? Alhamdulillah akhirnya cinta ku terbalaskan"


"bunda juga ga nyangka, soal nya bunda kasihan sama anak bunda yang tiap hari mikirin orang yang dingin seperti itu, ehhh ternyata dingin-dingin gitu menyimpan kehangatan hehe"


"iya ya bund, ini sih sweet banget.. kaya cerita di novel-novel gitu hehee"


"jangan kaya di novel ahh, kebanyakan drama nanti.. nanti hidup kamu di buat susah sama author-author yang hobby nya bikin galau terus "


"hahah iya juga yaa "


wah bunda belum apa-apa kok udah nyindir othor si bund 😌😂


to be continued


hai guys 😍 jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa 😍

__ADS_1


in syaa Allah juga karya aku yang ini mau aku ikutin Lomba jadi tolong dukungan nya yaa🙏


__ADS_2