
Di perjalanan yang Nina selalu di ganggu oleh Khey yang cerewet. Dia berusaha untuk tidak memperdulikannya, tapi dia cerewet banget, dan pada akhir nya dia berhenti dan berbalik badan dan memandangi Khey. Lalu dia pun bertanya.
"Kenapa sih ganguin gue? padahal kemarin pas kita ketemu Lo sok belagak dingin dan marah marah ke gue?" tanya Nina
"Itu kan pas ada orang sekarang kan berdua, ya terserah gue lah gue mau ngapain dan juga kita kan udah temenan" kata Khey
"heh!!! bukan nya Lo kemarin bilang gue nggak guna ya?? jangan pura pura hilang ingatan dong, Lo pikir gue cewek apa an lu katain gitu!!" kata Nina yang sangat marah.
"Kan itu kebenarannya lah lu kan memang nggak guna, jadi itu adalah fakta yang paling kuat diantara semua" lanjut khey
"Pokoknya gue sebel banget sama lu! Gue benci sama lu, Dah lah nggak guna juga gue ngomong sama lu!!" kata Nina yang udah marah banget Ama Khey.
"kan Lo dah Deket asrama gue langsung pulang ya jangan cari gue kalo kena masalah, bye!!!" teriak Khey.
Sampai di kamar Nina agak bingung sebagian sisi ia bingung harus gimana mengatasi sikap Khey pada nya gimana dan juga bagaimana ia harus bertindak pada nya. Ia juga kebingungan dengan sikapnya Khey yang nggak menentu pada nya seperti saat ia pertama kalinya bertemu dengan Khey dia tersentuh karena ia di bantu oleh nya saat ia menemui masalah dan saat ia bertemu dengannya untuk berkenalan dan menjadikan nya sebagai teman ia berubah seolah oleh dia tidak mengenali nya dan tidak peduli. Tapi setelah bertemu dengan Khey tadi ia berfikir kalau Khey banyak bicara.
[Khey bukan orang yang jahat tapi dia baik☺️] kata Nina dalam hatinya.
Keesokan paginya Nina bangun untuk pergi bermain bersama shiyue dan Alice karena jadwal Kuliah Nina nanti siang maka Nina tidak terlalu terburu buru untuk mempersiapkan sesuatu. dia terlihat santai dan tidak tergesa gesa.
__ADS_1
Nina, Alice, dan Shiyue berencana untuk joging bersama. Mereka bertiga berkumpul di taman bersama sambil pemanasan. Disaat pemanasan Alice bertanya " Nina bagaiman perkerjaan paruh waktu mu kemarin?"
"Biasa saja tidak ada yang istimewa, tapi kemarin aku Hanya sedikit semangat tapi juga agak sial" jawab Nina
"kok sial emang nya kenapa?" tanya Shiyue
"Kemarin aku bertemu Khey dia mengejekku dan menggangu ku saat berkerja, aku sangat kaget tentang itu tapi dia melihat sangat cerewet dan sesosok orang yang merepotkan" kata Nina
"hah??!! apa kata mu Khey cerewet? setahu ku Khey adalah orang yang dingin seperti gunung es" kata Alice
"ha. ha. kamu dekat dengan khey ya?" tanya Shiyue agak canggung
" yang benar saja aku suka padanya itu untuk apa?" kata Nina tegas
"haha yakin!!" kata Nina
"udah lah ngobrol nya lebih baik kita lanjut joging keburu siang!" kata Alice bersemangat
"Ayo!" kata Shiyue dan Nina serentak
__ADS_1
Tanpa disadari Nina merasa kan kalau Shiyue terlihat kecewa dan sedih, ia melihat bahwa Shiyue tidak sesemangat sebelumnya. Dia bertanya tanya mengapa dia bisa berubah menjadi sedih. Nina adalah orang yan yang mampu merasakan perasaan orang lain hanya lewat dari mata dan mulut seseorang. Sehingga saat istirahat Nina pun bertanya kepada Shiyue
"kamu Ada masalah yue-yue? mengapa terlihat lesu?" tanya Nina
"aku baik-baik saja hanya sedikit lelah saja" kata Shiyue
" Apa kamu kambuh lagi?" tanya Nina Panik
"Wah.. iya aku juga khawatir akan itu kamu nggak apa apa kan ?" tanya Alice
"Aku hanya lelah" kata Shiyue
"baiklah kalau begitu aku beliin kamu makanan ya" kata Nina
"eh.. nggak usah!" shiyue menolak
"kenapa?" tanya Nina
"Aku ngak lapar, mendingan kita semua langsung pulang aja agar bisa langsung istirahat di kasur" kata Shiyue
__ADS_1
"oke lah kalo gitu, lagian kamu juga baru sembuh memang udah seharus nya kita banyak banyak istirahat kalo gitu ayo balik ke asrama" ajak Alice
"Ayo" kata No ina