
Episode 1: Takdir Pertemuan di Bawah Cahaya Rembulan
Di sebuah kota kecil yang tenang, terletak di bawah gemerlap cahaya rembulan, ada dua jiwa yang sedang mencari arti dari takdir mereka. Mereka adalah Mia dan Ethan, dua orang yang sepertinya hidup dalam aliran waktu yang berbeda. Mia, seorang gadis berusia dua puluh lima tahun, memiliki senyum hangat dan kepribadian yang menyenangkan. Dia menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja sebagai pemilik kedai buku di kota itu.
Sementara itu, Ethan, seorang pemuda berusia dua puluh delapan tahun, terdampar dalam masa lalu dengan cinta yang telah lama berlalu. Dia bekerja sebagai arkeolog yang bepergian di seluruh dunia, mencari makna dari artefak kuno yang menemani dirinya sejak lama.
Suatu malam, di bawah cahaya rembulan yang berkilauan, Mia mengadakan acara membaca buku di kedainya. Sejumlah orang berkumpul untuk mendengarkan cerita yang dipilihnya, dan suasana begitu akrab. Tapi ada satu orang yang datang terlambat: Ethan. Saat dia masuk ke kedai itu, pandangannya bertemu dengan mata Mia, dan dunianya terasa berputar sejenak.
__ADS_1
Mia melanjutkan membacakan cerita, namun tatapan Ethan tetap terpaku pada wajahnya. Setelah acara selesai, Ethan berani mendekat dan memuji cara Mia membawa cerita kehidupan. Mia tersipu malu, lalu mereka berdua terlibat dalam percakapan yang begitu alami, seakan-akan telah mengenal satu sama lain selama bertahun-tahun.
Malam-malam berikutnya, mereka terus bertemu di kedai Mia. Setiap pertemuan, mereka semakin dalam terjerat dalam percakapan yang mengalir begitu indah. Mia mengajak Ethan mengenali kota ini lebih dalam, mengunjungi tempat-tempat tersembunyi yang hanya diketahui oleh penduduk setempat. Ethan merasa seolah-olah dia menemukan bagian dari dirinya yang telah hilang dalam setiap petualangan mereka.
Namun, di balik semua kebahagiaan ini, takdir berkata lain. Mia dan Ethan berdua menyadari bahwa mereka hidup pada masa yang berbeda. Mereka tak bisa bersama secara nyata, karena batas waktu yang memisahkan mereka. Mia merasa cemas, takut bahwa takdir akan mencabut momen indah ini darinya.
Suatu malam, di bawah langit bintang yang cerah, Mia memutuskan untuk berbicara jujur kepada Ethan tentang kenyataan ini. Dengan mata berkaca-kaca, Mia menjelaskan bahwa dia hidup di masa sekarang, sedangkan Ethan terjebak di masa lalu.
__ADS_1
"Era apapun yang memisahkan kita, aku tak ingin kehilanganmu," kata Ethan dengan tulus.
Mia menatapnya dengan kekaguman. Mereka menyadari bahwa meskipun takdir telah menghadirkan cinta tragis ini, cinta mereka begitu kuat sehingga tak bisa diabaikan. Mereka memutuskan untuk menghadapi takdir dengan penuh keyakinan dan mencintai satu sama lain, walaupun terikat oleh ruang dan waktu.
Di bawah cahaya rembulan yang menyaksikan segalanya, Mia dan Ethan memulai kisah cinta tragis mereka yang indah dan menggetarkan. Cinta mereka melewati batas-batas waktu dan memberikan makna baru tentang arti takdir sejati.
Akankah cinta mereka mampu mengalahkan batas-batas waktu yang menghadang? Episode selanjutnya akan mengungkap lebih banyak tentang perjalanan cinta tragis mereka yang menarik.
__ADS_1
NOTE:
"Imajinasi adalah milik pribadi, dilarang keras menjiplak cerita ini. Setiap kata dan petikan hanya merupakan karya fiktif yang muncul dari pikiran pengarangnya. Mari kita hargai kerja keras dan kreativitas masing-masing dengan tidak menyalin tanpa izin. Dunia fiksi adalah perjalanan ke dalam imajinasi, dan hanya dengan menciptakan cerita baru kita dapat mengembangkan alam semesta yang menakjubkan dan tak terbatas."