Jangan Salahkan Aku Bunda

Jangan Salahkan Aku Bunda
Eps. 5


__ADS_3

"gak papa kan buat kami"ucap sitha


setelah Fariz melantunkan ayat Al-Quran tersebut hingga sore dan hanya tinggal menunggu beberapa menit lagi untuk sholat


"My bestie kita sholat rame rame yaa"mohon sitha


"ok"serentak


"eh tuh Adzan"ucap sitha


"wudhu dulu nanti mas Fariz yang jadi imamnya"ucap sitha


"lah bukannya hari ini mas ya, kak? "ucap zayn


"oh iya lupa, ya sudah nanti kamu yang pimpin"ucap sitha


lalu mereka menunaikan kewajiban mereka sebagai seorang muslim


Jam 20 : 00


"Bestie kita ke kamar yuu"ajak sitha


"lah yang, trus aku gimana? "tanya fariz


"silahkan tidur!"ketus sitha


"yang kok ngomong nya ketus gitu sih, aku baru pertama kali di ketusin sama kamu loh"lirih fariz, yah itu memang benar bahwa fariz itu tidak pernah dianggap remeh oleh sitha dan sitha tidak pernah membentak sang suami, menceramahi sang suami, mendiamkan sang suami. Tapi kini! ya kini dia berbicara ketus dengan sang suami


"baiklah "lirih fariz sambil mata berkaca-kaca tapi tak terlihat oleh semua orang, yang melihat hanyalah Ara, ya anak itu melihatnya dan dia menyadari bahwa hati sang Daddy tersakiti, maka dari itu ia menghampiri sang mommy lalu makin lama sang suami telah masuk kedalam kamarnya dan menguncinya agar ia bisa tenang


"AMIII!!!! "teriak Ara


"Astaghfirullah sayang jangan berisik dong! "ucap sitha agak menaikan nada bicaranya


"ami menaikkan nhada bichala ami"lirih Ara


"eh, nggak sayang "ucap sitha menghampiri sang putri tapi sang putri berjalan mundur


"janan mendhekat!! "ucap Ara


"sini sayang "bujuk sitha dengan senyuman paksaannya ☺


"ndak, ami ndak boleh mendhekat!! "teriak Ara


"kok nggak boleh sih"sitha sambil mengeluarkan jurus andalannua yang ternyata sang putri tak termakan dengan rayuan sang mommy


"AMI JAHAT TAMA ABI DAN ALA, AMI JAHAT"teriak Ara lalu ia berlari menaiki tangga lalu memasuki kamarnya dan menutupnya dengan sangat keras


"tha lihat putrimu dan suami mu marah"ucap syakila


"Ya allah aku jadi serba salah"ucap sitha menghusap wajahnya kasar


"bujuk mereka tha"ucap syakila


"mereka itu sangat keras kepala sya, mereka tidak bisa luluh dengan cepat"ucap sitha


"kalau gitu kau bujuk dia dari sekarang agar tidak terlalu lama"ucap evi


"itha itha, makannya punya mulut dijaga, kamu itu dari dulu mulutnya tak pernah dipakaikan filter,Hahahaha.... "tawa Diaz pecah


"ushhhh diam kau az, jangan membangunkan singa yang sedang tertidur! "bisik Ridho


"singa, siapa singa nya? "tanya Diaz dengan suara meninggi


"siapa bilang kalau aku singa tadi"teriak sitha,lalu matanya menjadi mengkilat seketika dan hanya tiga orang saja yang mengetahui arti dari cahaya di mata sitha itu. Ya orang yang mengetahuinya hanya Tini,Syakila dan sang suami,hanya mereka yang mengetahuinya bahwa sitha memiliki sisi negatifnya


"AUURRGGHHHHH!! "teriak sitha


"Hahahah.... lucu sekali kau tha"tawa Diaz, Ridho, Evi, Azizah, Salsa dan Firman menggelar ke seluruh ruangan dan tiba tiba...


"AAUURRGGHHHH.... TAMATLAH KALIAN !!!! "teriak sitha tetapi itu bukan lah sitha tetapi itu adalah sisi negatifnya dan suara begitu berbeda dengan suaranya, suara yang kini ia gunakan ialah suara bas nya yang serasa seperti orang marah


"KALIAN CEPATLAH KE KOLAM RENANG"teriak Fariz dari lantai atas


"HAH, untuk apa? "tanya mereka


"CEPAT ATAU KALIAN AKAN MATI MENYEDIHKAN!!!! "teriak Fariz


"HEY KAU WAHAI SUAMIKU!!! JANGAN MEMBERI MEREKA PERINGATAN, BIARKAN MEREKA MATI SENGSARA. HAHAHAH.... "teriak sitha menghampiri para temannya dan....


"AHHHHH"teriak Diaz merasakan sakit di bagian tangan kanannya yang hampir saja terluka semuanya dan seketika....


"CEPAT KALAIN PERGII!!!!ATAU KALIAN AKAN SEPERTI TEMAN KALIAN" teriak Fariz, lalu mereka semua berlarian menuju halaman belakang


"HAHAHAH, AKU AKAN MENGEJAR KALAIN HAHAHAH.. "teriak sitha sambil trus mengejar teman temannya hingga...


Byuurr... Byurr.... Byurr...


semua orang sudah melompat ke dalam air yang tersisa hanya sitha saja dan sitha..

__ADS_1


Byurr


"TANGKAP SITHAA"teriak Fariz sambil berlarian ke arah kolam renang


"az, dho, man, tangkep itu. aku takut"ucap tini


"ishh... penakut"ucap mereka, lalu mereka menghampiri sitha yang sudah tenggelam


"sini bawa ke ana"ucap Fariz


"nih"ucap mereka


"yang bangun"ucap Fariz


"kalian tutup mata! "ucap Fariz


:HAH, kenapa? "tanya mereka


"udah tutup aja"ucap Fariz, mereka pun menutup mata mereka dan Fariz memberi nafas buatan. walaupun ia tahu kalau sudah di beri nafas buatan tak akan bangun


...keesokan harinya...


"emhh.. "lenguh Sitha


"Huh.. Hah... Huh... Hah"lalu sitha turun daei kasurnya dn mandi


setelah lima belas ia mandi ia langsung ke arah lintu kamarnya dan keluar, saat ia mau menuruni tangga ia melihat seperti ada seseorang sedang duduk di sofa ruang tamu,lalu ia menghampiri nya


"Sitha"panggil Diaz


"Diazzz"teriak sitha menghampiri Diaz lalu ia duduk dipangkuan Diaz


"Aduh tha kenapa kamu duduk disini sih, junior ku kan jadi bangun" batin Diaz


"jangan tegang tegang az"ucap Sitha


"emm, eh. tha kamu duduk disofa aja yaa"bujuk Diaz


"emang kenapa? "tanya sitha


"ada toilet nggak? "tanya dias balik


"ada disana"ucap sitha menunjuk bawah tangga


"ok"


'Sialan lu dho' gumam Diaz


"kalian dari kapan dateng nya? "tanya Sitha


"lah dari kemaren"ucap Tini


"kok aku gak tau ya"ucap sitha


"lah kan kemaren siang kamu yang undang kami kesini"ucap Tini


"ah masa, aku lupa kayaknya"ucap sitha, lalu ia menuju dapur


"eh sitha itu lupa ingatan"bisik syakila


"kok? "tanya mereka


"kemarin kan dia abis negatif"ucap syakila


"kalian emang gak tau? "tanya syakila


"enggak"ucap Firman, Ridho,Salsa, Azizah dan Evi


"tau"ucap Tini


"tau apa? "tanya syakila


"sitha itu kalo ada yang marahin dia atau bikin dia nyesel atau kesel trus banyak yang ceramahin dia, pasti sisi negatifnya akan mengendalikannya" ucap Tini


"loh berarti kita bertiga doang yang tau"ucap syakila


"yang ketiga siapa? "tanya tini


"ya suaminya lah"ucap syakila


"ohhh, mas Fariz udah tau"kata Tini


"ini dia makanan ala ala sitha"teriak sitha sambil menghampiri mereka semua bersama diaz


"kodok lu tha"ucap Ridho


"sorry, Hihihi"ucap sitha


"oh ya tha, sebentar lagi putra ku datang"ucap Diaz

__ADS_1


"lah kamu idah punya anak! "kaget sitha


"lah kan kemaren kamu udah tau"ucap diaz sambil mata menyipit


"kemaren"ucap sitha sitha mencoba mengingat ingat nya


"az dia lupa ingatan"ucap ridho


"HAH"


"suutt, jan berisik nanti sitha tau"ucap ridho


"lah trus dia kenapa? "tanya diaz


"sitha itu kalo ada yang marahin dia atau bikin dia nyesel atau kesel trus banyak yang ceramahin dia, pasti sisi negatifnya akan mengendalikannya" ucap Ridho


"lah berarti sitha lupa ingatan dong"ucap diaz


"ia tapi dia hanya melupakan yang satu bulan ini"ucap Tini


"ohhh, gitu toh"ucap diaz


Keysa Pov


"Alka"panggil keysa


"hmm"Arka


"ibu gulu nya mana yaa? "tanya keysa


"wajal aja lah bu gulu blum dateng, kita datengnya aja jam tujuh" kesal Arka


"Xixixi... maafin keysa yaa"ucap keysa


"hmm"


"ishh, alka nya malahh"goda keysa


"apaan sih"dingin Arka


"apa tebak? "tanya keysa menghampiri Arka sambil menggoda nya


"Hahahah..... sud-ah hahahah ke-y hahahah key-sa hahah"tawa arka pecah karna keysa menggelitik nya


"tapi janji gak boleh dingin dingin sama keysa! "ucap keysa


"iya iya, aku janji"ucap Arka


"tring.... tring..... tring


"Assalamualaikum, theman teman"teriak Ara dan Kira


"Astagfirullah, jangan teriak teriak Ara"ucap Irana


"jawab dulu dong ana! "tegur Ara


"WAALAIKUMSALAM, TUH UD DAH"geram Irana


"iya deh iya"ucap Ara


"Assalamualaikum"ucap seorang guru


"waalaikumsalam bu nita"jawab salam anak anak


"PR nya sudah selesai blum? "tanya bu nita


"sudah/belum bu"ucap para murid serentak, ada yang bilang sudah dan ada yang bilang belum


"yang blum angkat tangannya! "ucap bu tina


"oke.... Ara, sini! "panggil bu tina


"hihihi.... solly bu, soalnya kemarin saya main mulu. tlus ami nya sakit jadi ndak ada yang ajalin bu"ucap Ara agar tidak di beri hukuman


"Arka, apakah yang dikatakan Ara benar? "tanya bu tina


"benal bu"ucap Arka


"keysa, apakah benar? "tanya bu tina ke keysa


"benal bu"ucap keysa


"Irana, apakah benar? "tanya bu tina


"bener bu, tanya aja ke mami aku. mami kan kemaren main di rumah uty, eh trus katanya uty sitha sakit, tapi Irana gak tau sakit apa. trus katanya uty sitha kecebur di kolam renang"ucap Irana


"oke, hari ini kamu bisa lolos ya Ara. lain kali walau orang tua kamu lagi sakit,kamu minta bantuin sama sepupu kamu saja, oke"bu tini


"oke bu"ucap Ara "Umpung aku alasannya ami ke cebul, jadi aku banyak saksi pembelaannya, hihihihi"batin Ara

__ADS_1


__ADS_2