
nadia terbaring lemah ia terus memikirkan pekerjaannya krn tkut akn di marahi besok tk lma kemudian
tok...tok
masuk ucp nadia melihat dokter dtng di hdpan nya.dokter itu menundukn kepala dn mengatakn,"siang nona" ia tercengang melihat kejadian itu,"i...ya siang dok"jwb nadia gugup
lalu dokter wanita senyum lalu memriksa nadia
seraya berkata " apa yang anda keluh kn nona"
aq hnya sedikit pusing dn badan q lemah sekli,jawb nadia gugup melihat dokter cantik itu.oh itu kerna anda kecapean dn mengalami stres nona. ia memberikn obat untuk nadia beserta vitamin nya.ia melatk di atas meja smping nadia ".oh ya nona slm buat tuan denis ya nona,tuan denis sngt cemas kepada kau nona"
nadia hnya bisa menganguk mengata kn iya
'oh nama nya denis iya serm saat marh '
batin nadia melihat dokter itu pergi dn menutup pintu kmar mewh itu
Restoran
denis senyum melihat pengawai nya. yng cektan dn juga profesional dlm bekerja
"siang tuan" sapa mereka kompak manajer bru itu yng teramat tampan itu
__ADS_1
"iya siang kerja kalian bagus sekali sehingga restoran maju dengn pest melampaui target nya " jawab denis dengn ramh tamh
"terimakasih tuan" jawab mereka kompak
"oh ya sya mau msuk keruangan sya dulu" tersenyum mnis dn melangkah kn kaki ke dlm ruang an yng ada di atas sna.
ia membuka laptop miliknya menyelesaikan tugas nya dengn baik
dn angel dan teman ²nya melanjutkan kerjanya
hri mulai sore membuat denis langsung kerumah nya, ia melewati pengawai yng menunduk berbaris di smping nya
ia melnju kendrn dengn kencang 25 menit dlm berjalnan ia pun smpai lngsung melihat gdis itu yng tertidur pulas
KAu tmpak lelah sekali hari ini gadis pe nakut
tak lma kemudian gadis itu bngun dri tidur nya,nadia membuka matanya melihat dengn perasaan takut
"maaf tuan boleh kn sya pulng krna besok sya pekrja dn terima kasih atas kebaikan anda hari ini " gadis itu takut dn menunduk kepala nya krna takut ia di bentak lgi seperti tdi
" iya sama² " dengn senyum sinis, wajah amt teramat dingin melihat gadis itu ,
gadis beranjak dri tidurnya, dn ingin pergi meninggal kn denis, "hey mau kemana,apa dokter sudh memeriksa mu,"ucap dengn sdikit membentak ,"iya sudh tuan, saya permisi dulu tuan terimakasih sekali lgi"jwb nadia dengn takut
__ADS_1
"sudh pulang lh nanti sopir akn mengantar mu "
tersenyum tpis
nadia pulang di antar sopir denis yng memakutn itu
kediamn nadia
rumah nadia sebenarnya dekt dengn rumah denis dn restoran tempat nadia bekerja
12 menit menempuh perjalanan dan akhirnya di depan rumh nadia
"pak stop pak" pak sopir menghentikan mobil nya, nadia turun dari mobil melihat rumh itu sepi dn menunduk kn kepala serta berkata
"mampir dulu pak dn terima kasih sudh mengantar" , sopir itu mengelengkn kepala ,tidk terimakasih sja non. jawb lelaki paruh baya itu dn melanju kencng sekejab mata hilang dari mata nadia
nadia berjalan masuk rumah yng sederhana dn halaman rumh itu cukup luas ada taman bunga di sana
"nak kau sudh pulang dn kenapa kau tampk pucat hari ini " nadia menghentikan lngkh ny dn berbalik arah mendengar suara papa nya dduk di kursi roda, "ku tidk apa² nadia cuma cpek pak" dn membunyikn obt yng dlm kntong kersek
"kalau begitu nanti bapak suruh sela menghntar mknan ke dlm kmar mu" ujar bapk senyum. manis .
"ok pak nadia masuk kmar "
__ADS_1
ya nak coba aja bapak gk kayak gini mungkin kau sudh kuliah dn gk banting tulang menghidpi bpak dan juga sela
batin bapk menunduk dn menetes air nya meratapi nasip nya