Jembatan Rapuh

Jembatan Rapuh
5- Penyelamat?


__ADS_3

apa aku membuat kesalahan,


mengapa hidupku penuh penderitaan,


apa sekarang aku sudah mati,


rasa nya sangat hampa...


tapi aku dapat melihat dengan jelas,


bahawa di depan sana ada pintu yg bercahaya terang.


"Lari, masuklah kepintu itu" entah suara siapa itu yg


membujukku untuk segera masuk ke dalam sana.


namun....


"Lia, jangan kesana, kumohon" suara orang yg sangat ku kenal, suara itu membimbingku ke arah pintu lainnya.


kedua suara itu memerintahku secara bersamaan dari segala arah.


"KUMOHON HENTIKAN, JANGAN GANGGU AKU" lampias ku di ruang yg gelap itu.


suara itu tetap mengisi telingaku.


aku secepatnya berlari dari arah suara itu.


tanpa sadar aku mengambil pintu asal suara yg aku kenal.


disana sangat terang, aku tidak bisa melihat apa apa.


rasanya aku benar benar sudah meninggal.


aku tidak bisa bergerak, dan melakukan apapun.


...


.....


"HAH!" suara ku sambil terengah engah.


"LIA, akhirnya kau sadar" tangis Tessa.


"hah memang apa yg terjadi?" tanya ku.


"kau menabrakkan diri, lalu kau koma selama 1 bulan" jawab Tessa.


"what?" kaget gw.


"lu harusnya dah mati, karna dokter yakin lu gk bisa diselametin, tapi ada orang yg meyakinkan dokter buat tetep nangani kamu" jawab Tessa.

__ADS_1


"dimana orang itu?" tanya gw.


"sebentar" jawb Tessa sambil pergi keluar kamar inap gw.


.....


....


"ada apa kau memanggil ku" ???


"apa kau yg telah membantuku?" tanya gw.


"bisa dibilang gw yg nolong lu berkali kali" ????


"hah" bingung gw.


"Nevan" ??


"nama lu?" tanya gw.


"y" singkatnya.


"aku sibuk aku pergi dulu" katanya.


"ya, dan terima kasih" jawab gw.


sekarang gw sendiri diruangan ini.


aku tanya ke mama, siapa orang itu.


"Orang yang mendonorkan darahnya padamu" kata mama.


aku kaget, ternyata dia penolongku.


"ma sekarang dia kemana?" tanya ku.


"dia pergi, tapi tdk bilang mau kemana" jawab mama.


yahh padahal gw belom sempet bilang makasih.


semoga nanti ketemu lagi...


2 tahun kemudian....


"kak, kak, kak Nevan!" gw.


"he?" ????


"Hans?!!" gw.


"kalian" gw.

__ADS_1


"weh kalian sudah saling kenal toh" jawab Nevan.


"hey, Lia, kenapa kau diam saja" sambung Nevan.


gw gk kuat, gw takut, gw gk mau lihat dia lagi, kenapa dia harus ada disini, gw harus lari.


"Liaa, tunggu" teriak Nevan sambil ngejar dari belakang.


"weh Lia, lu budek ato apasih" bacod Nevan.


bersambung......


*ges maap ini eps nya singkat, sisanya kita buat perkenalan dulu gpp kan.



NIH, pemeran utama cewek kita, Rinjani Lia Kalila.


alias LIA.



Nih, kalo ini sahabat nya Lia.


Putri Atessa Zahra, alias TESSA.



Ini pemeran yg baru meninggal ges, pacarnya Lia, KAK FIAN


T°T.



Kalo ini sih aslinya bukan pemeran penting, cuma ini belahan jiwanya TESSA, ea, namanya BIAN.



Kalo ini pemeran baru kita, Namanya Nathan Nevansyah.


cowok ini beda 2 tahun sama Lia dan kawan kawan. Lia kelas


2 SMA. sedangkan Nevan udah kuliah S1.



Mungkin ini adalah salah satu karakter yg bakal kalian benci, orang ini namanya.....KAK TIFFANI. ya aku tau dia saat ini belum penting, but.., nanti ada beberapa eps yg bahas dia.



Tau gk ini siapa?, ini tuh karakter yg paling author benci loh, ini tuh mantan pacar nya Lia, si playboy HANS.

__ADS_1


__ADS_2