
Tampak dari luar si sukma memperhatikan khusna yang setiap melihat handphone senyum senyum sendiri.
Dan tanpa di sadari juga ternyata si sekar sudah selesai telfonan berdiri di depan khusna yang masih fokus membalas chat.
"Kenapa loe kok senyum senyum sendiri"tanya sekar yang membuat khusna terkejut
"Ya alloh...bikin kaget aja loe"
"Habisnya teman berdiri dari tadi nggak sadar juga"
"Iya maaf"
"Ehhh.... Tumben cepat banget telfonnya,lagi marahan ya"Tanya khusna sambil agak meledek
"Enak aja.. Si doi lagi mau berangkat kerja dia masuk pagi,tau sendirilah pasti pamitan dulu"jawab si sekar yang agak kemayu memberitau khusna
"Aiiiihhhhh....sok imut banget loe"
"Emang gue imut mankanya gue punya pacar"
"Emang kayak loe gak punya"ejek sekar
"Awas loe ya..kalau sampai putus jangan nangis ya"ejek balik khusna
"Kalian ini ditinggal telfonan sebentar di depan aja sudah ribut melulu"tiba tiba si sukma datang untuk meredam mereka berdua
"Ya biasa lah si khusna,iri kalau temannya punya pacar"sambil tertawa
"Udahlah...biarin saja siapa tau kalau sekrang ink dia deket sama seseorang"kata sukma
"Iihhh...nggak kok biasa aja"jawab khusna
"Terus ngapain tadi senyum senyum sendiri lihat handphone chat sama siapa?? Tanya Sukma
"Iya...aq tadi juga lihat kamu senyum senyum sendiri,sampai sampai tidak sadar kalau aku berdiri di depanmu"
"Siapa sih emangnya,kamu udah ada pacar ya... Ngaku deeh"desak Sekar supaya khusna mau menjawab
__ADS_1
"Nggak kok ini cuma teman di group saja"
"Aku gak percaya kalau itu teman di group"
"Sama sukma,aku juga tidak percaya kalau itu temannya"
"Pasti cowok.. Iya kaaaan"si sekar tetap masih penasaran siapa yang di chat khusna..
********
"Beneran bukan siapa-siapa"jawab khusna untuk meyakinkan
"Kamu nggak bohong sama aku dan sukma kan...
"Nggak.... sekar ku sayang yang bawel yang cerewet"sambil mencubit pipinya
"Udah lah nggak perlu di bahas mending bahas lainnya saja"ucap khusna
Seperti biasanya kalau belum ada pembeli mereka bertiga asyik ngobrol.bahas ini itu lah.
"Maaf ini penjaga nya mana ya"triak wanita itu
Memang sih kami bertiga kalau belum ada pambeli ngerumpi di belakang
Dengan sigap si sukma menuju ke depan
"Iya mbak maaf,ada yang bisa saya bantu"tanya sekar
"Nggak cuma mau cari jaket yang lagi hits"
"Mari saya tunjukan,ada sebelah sini"sambil berjalan sukma menunjukan jaket model terbaru
"Aduh....mbak kok kainnya panas gini? "
"Kalau bisa yang enak nyaman dipakai dong"
"Kalau kainnya kayak gini mana saya mau"
__ADS_1
"Mbak... Saya maunya yang nyaman buat saya pakai"omel sang wanita itu
"Oke sebentar saya carikan"
Dari belakang tampak khusna dan sekar kurang suka wanita pembeli itu..tampak sombong dan angkuh
"Anak pejabat ya, belagu amat"gumam sekar
Kita kedepan aja yukk... "Ajak khusna
setelah menunggu sukma membawa stock jaket yang ada.
Dan khusna pun berjalan ke depan.
"Ini mbak jaketnya? Sambil menyodorkan kepada wanita tersebut
"Oke saya mau coba dulu ya"
Sambil menunggu pembeli itu di ruang ganti..
"Sok banget sih itu pembeli"celetuk sekar
"Sudahlah namanya pembeli kita wajib hormati lah"
"Iya kalau pembeli belagu gitu mana ada yang menghormati"sahut khusna
Setelah menunggu lama,akhirnya wanita itu keluar dari kamar ganti
"Oke deh saya mau beli"
"langsung ke kasir mbak" jawab sukma
Setelah selesai wanita itupun meninggalkan toko tersebut.Ketika mereka duduk handpgone khusna berbunyi ada panggilan masuk.
"Khusnaa... Ada telfon nih dari.....belum selsai bicara
Sontak khusna kaget langsung merebut dari tangan sekar
__ADS_1