Jodoh Pilihan Ortu

Jodoh Pilihan Ortu
Lahiran


__ADS_3

Maaf jarang update,tugas datang tiap hari


#dirumah aja


Author POV


  


       2 bulan berlalu,sangat cepat rasanya.Kini usia kandungan Rina memasuki usia 9 bulan.Itu artinya sebentar lagi pasangan itu akan bertemu dengan si kembar.


"Bunda,gimana,udah siap lahiran?"tanya Rino,oh iya sekarang Rino memanggil Rina bunda,dan Rina memanggil Rino ayah,biar terbiasa katanya.


"Insyaallah,bunda siap ayah,"jawab Rina.


"Ya udah,ayo tidur udah malam nih,"kata Rino lagi.


             Mereka pun memasuki alam mimpi.Pukul sepuluh malam,Rina terbangun karena perutnya terasa sakit.Ia pikir hanya kontraksi palsu,tetapi rasa sakitnya datang lagi.Rina memutuskan untuk membangunkan Rino.


"Ayah...bangun...dedeknya pengen keluar..ayah..bangun ih.."kata Rina sambil mengguncang bahu Rino.


"Eughh,ada apa sayang?"


"Ini lhoo,dedeknya pengen kelu.... arghh..sakit ayah"tiba-tiba Rina berteriak karena perutnya terasa  sakit sekali.Rino yang tadinya mengantuk langsung terbangun.


"Kita ke rumah sakit sekarang!"tanpa ba bi bu Rino langsung menggendong tubuh Rina.


"Bibi....tolong ambilkan tasnya Rina,kita ke rumah sakit sekarang!"selama kehamilan Rina memasuki 8 bulan,Rino mempekerjakan salah satu pembantu di rumahnya,yaitu bi Inem.

__ADS_1


      Tak butuh waktu lama mereka telah sampai di rumah sakit.Perawat membawa Rina ke ruang bersalin menggunakan brankar.Rino tetap setia menggenggam tangan Rina.


       Setelah sampai di ruang bersalin dokter Vanya datang.


"Mbak Rina jangan mengejan dulu,tunggu aba-aba saya,karena ini masih pembukaan 7,"kata dokter Vanya,lalu meninggalkan tempat itu.15 menit berlalu dokter Vanya kembali datang.


"Suster, pembukaannya sudah lengkap,tolong siapkan alat-alatnya"


    Setelah semua siap, perjuangan pun dimulai.


"Mbak Rina ikuti aba-aba saya ya"


Rina POV


    Perutku rasanya sakit sekali.Ya Allah,semoga hamba kuat melahirkan 2 malaikat kecil ini.


"Mengejan mbak!"sambung dokter lagi.


      Bismillah aku harus bisa.Aku mengejan sekuat tenaga.Sampai-sampai tangan mas Rino jadi korbannya.


"Sekali lagi mbak, kepalanya sudah kelihatan"


    Aku pun mencoba mengejan lagi.Di sampingku mas Rino merapalkan doa dan menyemangati ku,tangannya setia menggenggam tanganku.Aku  mencoba mengejan lagi dan akhirnya.....


"Oek...oek...oek"


"Selamat,bayi pertama kalian laki-laki.Kita lanjutkan lagi ya,mbak"

__ADS_1


    


      Ada rasa lega dan terharu ketika mendengar suara tangis malaikat kecilku ini.Dengan sekuat tenaga aku mencoba untuk melahirkan bayiku lagi.Tak butuh waktu yang begitu lama,bayi keduaku lahir.Aku sangat bersyukur akan karunia-Nya.Terima kasih ya Allah,aku sangat bersyukur dengan semua ini.


Rino POV


     Apa aku sedang bermimpi?Sepertinya tidak.Ya Allah benarkah mereka malaikat kecilku.Aku sangat bersyukur atas karunia-Mu.


"Terima kasih Rina,kamu udah melahirkan 2 malaikat kecil yang lucu,"ucapku sambil mencium keningnya.Tak terasa air mataku jatuh,begitu pun dengan Rina,aku masih belum menyangka bahwa aku menjadi orang tua diusia muda.


    Aku pun menggendong si kakak dan mengadzani nya.Setelah itu gantian si dedek.Terima kasih ya Allah,karena engkau memberikan keluargaku sepasang malaikat kecil ini.Setelah mengadzani,mereka pun meminum asi untuk pertama kalinya.


Rini POV end


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Yeeeeeee.... Alhamdulillah akhirnya si kembar udah lahir :)


__ADS_2