
"dek sebaiknya kamu berangkat bareng sama kakak ya" (ucap adit)
"tidak ush kak, aku bisa naik angkot" (jawab anita tidak mau terus merepotkan suaminya itu)
adit tidak memaksakan anita untuk ikut denganya. dan dia membiarkan anita naik angkot karna dia juga dah kesiangan untuk pergi ke kontar mungkin kalau dia nganterin anita dia bakalan terhambat karna seolah anita dan kantornya berbeda jalur atau tidak searah.
...——————...
sesampainya anita di sekolah dia melihat Devi drang berjalan menuju kelas.
"Dev" ( panggil anita seraya menuju Devi yang kini menoleh kearah anita)
"nit, turut berduka cita aatas m🙏ninggalin ya nene Winda ya" ( Devi dengan sigap memeluk anita dan memberikan ucapan berduka)
"makasih ya Dev" (ucap anita seraya mempererat pelukannya).
anita: "yudh kita masuk yuk"
...***...
disisi lain adit yang kini sudah berada dikatirnya sedang berbincang-bincang bersama astistenya.
tidak lama pintu ruangan adit terbuka adit sedikit menoleh dan menatap siayapa yang membuka pintu nya tanpa izin.
"kak, tumben kemarin ada apa? " (ucap adit)
__ADS_1
abi:"dit,kaka mau ngomong sama kamu empat mata"
setelah adit mengucapkan perkatanya tidak lama asisten adit pergi dari ruangan itu.
"ada apa kak? " (tanya adit yang kini menuju kursi yang berada di ruangannya dan diikuti abi sang kaka).
adit" kaka bakalan tudu poin aja sama kamu"
adit hanya menjawab dengan anggukan.
abi" kaka, mau kamu minggu besok menikah sama Devi. tidak ada penolakan"(tekan abi dengan kata tidak)
adit" tapi kak, aku dah punya istri kaka pun tau, dan kaka masih mau menjodohkan aku sama Devi "( jawab adit yang tidak abis pikir atas kemauan abangnya itu)
abi" kaka tau, tp kamu juga tau kalau perusahan papah itu banyak hutang kepada perusahaan bapanya Devi, itu kamu juga tau kan"(ucap abi dengan anda marahnya).
saat sedang melanjutkan perkataannya dengan sigap abi mulai bicara.
abi" dan kamu taukan dari dulu papah, abang dan mama sudah kenal sama keluarga Devi, dit abang minta sama kamu tolong jangan nolak, jangan bikin malu keluarga" (bujuk abi seraya menepuk punggung adit)
sedikit cerita jadi waktu dulu keluarga agus adalah keluarga sederhana. saat ketemu bapanya Devi, pak bambang namanya dia diberikan modal untuk pembangunan perusahaan. dan pak bambang menawarkan kepada pak agus untuk perjodohan antara keduanya dan pak agus pun menyetujuinya .
tapi kok agus setuju aja saat anita dan adit nika?
***karna agus tidak mau menekankan anaknya. dia siap bangkrut agar anaknya bahagia. tp tidak dengan abi dia tidak mau perusahaan bapanya bangkrut. karna dia tidak mau kehilangan tahtahnya sebagai ceo di perusaan.
__ADS_1
lanjuttt***.....
"aku harus apa ya Robb" (ucap adit seraya prustasi dan mengacak rambutnya)
Adit tidak tau lagi apa yang kini harus dia lakukan dia bingung,
setelah abi menjggalkan ruangan Adit, Adit bergegas menjemput anita karna sudah masuk pulang sekolah.
sepanjang perjalanan Adit hanya diam dan sesekali dia menarik napas dalam seraya memikirkan perkataan abi.
sesampainya dia di depan sekolah. tepatnya di parkiran sekolah adit turun dari mobilnya dan menatap gerbang yang kini banyak siswa/siswi yang keluar dari dalam sekolahan.
tidak lama kemudian adit melihat anita dan Devi keluar dari gerbang dan dengan sigap adit melambaikan tanganya. anita menoleh kearah Adit dan berjalan kecil menghampiri Adit seraya tersenyum.
"yudh, yuk kita pulang" (ucap Adit kepada anita).
"kak, aku boleh ikut ga? " (ucap depi pelan).
"loh, emng kemang mobil kamu" (tanya Adit kepada Devi).
"masih di bengkel kak" (jawab Devi).
Adit;"yudh, yuk"
kok aktor merasa ada yg tidak beres ya, gmnh kelanjutannya kita lihat nanti
__ADS_1
jangan lupa like dan komen😊😌