
"Sore pukul Lima Aditya pulang dari kantor dan langsung masuk kedalam rumah,
setelah memberi salam,dan cium tangan kepada ibunya,,,
gimana nanti malam jadi acaranya???
jadi Bu,, jam berapa putri datang Bu,, dan oh ya ibu apa ngak sebaiknya di bawa ke salon dulu Bu,, / ibu Ningsih mengerutkan alisnya,, dia berfikir bahwa Adit pasti mengira penampilan putri sebukuruk itu karna dari kampunng,, sekarang ibu Ningsih mengeri kenapa Amel tidak ingin di beritahu kan pekerjaannya dan ingin langsung sendiri mengatakannya,, ternyata responnya seperti ini,,,
"Ngak perlu Dit untuk apa ,dia ngak ngerti gitu-gituan ,,ibu Ningsih pun mengada-ada kan cerita seolah putri gadis kampungan,,,
batin Bu Ningsih, kamu akan terpesona dengan penampilan nya Adit,,,,
Bu ,apa ibu yakin,,,, Adit harus ke acara kantor sama dia,,,, / iya kenapa ngak, oh ya kamu jalan du Luan aja ngak usah nunggu dia nanti putri bakalan nyamperin kamu,, kamu makan di mana,? kursi nomor berapa ?
Rea **** meja nomor 9 Bu,, ,,,
Oke nanti ibu kabarin kamu kalw putri sudah dekat ya sayang,,sekarang kamu mandi dan siap-siap,,, /iya Bu ,,,
Adit naik ke kamar sambil mengulung lengan kemeja panjangnya,dan mengacak rambutnya karna merasa sangat kacau dengan perasaannya,,,,bagaimana mungkin menghadapi karyawannya nanti,, ah siap-siap bakalan di buli ini sama satu kantor ini,,pikirnya Adit ,,,
"waktu sudah menunjukan pukul tujuh malam,, beberapa karyawan sudah memenuhi restoran yang sudah di boking oleh perusahaan Adit ,satu ruangan memang di penuhi para staf dan karyawan Adit,tidak ketinggalan Hans dan Dimas,,yang membawa istri mereka masing,, juga Desi teman mereka yang selalu mengejar-ngejar Aditya,,,
Adit belum datang ya,sapa Desi kepada Hans dan Dimas,serta Nita,istri Hans,dan Devi istri Dimas,,, Belum masih siap-siap mungkin menyambut pujaan hatinya,, Dimas pun senyam senyum ,,sambil melirik ke Hans ,,karna cuma mereka yang tau kalw sebentar lagi Adit akan memperkenalkan calon istrinya kepada karyawan yang lain,,
__ADS_1
Desi ,yang mendengar ini sepertinya salah paham,dan senyum sendiri,,dia mengira Adit sudah mau membuka hatinya,,dan akan menerimanya kali ini,dia pun duduk dengan sangat gelisah,,, menanti kedatangan Aditya
"Di kamar Adit sudah siap mengenakan kemeja warna biru muda,dan celana kantor warna abu-abu dan di padukan dengan sepatu snicers warna putih,,membuat tampilan Adit jauh dari kesan tua,bagaiman tidak jika berpenampilan seperti ini Adit tidak seperti usia 35, tahun tapi seperti usai 27 tahun ,,,Adit memakai jam tangan branded nya sambil turun dari tangga ,,
'sudah siap nak,/iya Bu,,,,,
Dit satu jam lagi Putri akan sampai di sana, ibu harap kamu Jagan melakukan kesalahan ya nak,, perlakukan dia selayaknya wanita yang sudah kamu nantikan semenjak lama,,,,
Adit pun hanya mengangguk,, dan keluar setelah Salim terlebih dahulu kepada ibunya, masuk ke dalam mobil sportnya dan segera ke restoran tempat mereka kumpul,
" Tiga puluh menit berjalan Adit pun sampai dan langsung masuk ke dalam restoran,,semua karyawan wanita hanya bisa melongo melihat penpilan Aditya yang tak lain adalah bos nya sangat tampan,, tapi mereka semua hanya bisa mengagumi,,karna tau kalw bos nya tidak akan pernah melirik mereka,,
Di meja sembilan ada 8 kursi yang sudah di duduki oleh Dimas dan istrinya,Hans juga degan istrinya, Desi,dan Romi ,,
"Sesaat pun Desi tidak pernah berhenti untuk menatap Adit karna dia merasa Adit malam ini akan mengatakan perasaannya ke pada nya jadi bertingkah sok cantik dan semanis mungkin ,supaya Aditya meliriknya tapi sayang,Adit pun hanya cuek bebek ketika melihatnya,dan hanya senyum tipis saat tadi ketika Adit baru datang,,,
"Weh bos kit udah datang,sapa Hans dan Dimas,, loh kok sendiri bos,, Mana pu,,,,,
yang langsung di tutup mulutnya oleh Adit,,
Mulut lu bisa di kondisi kan ngak? ini tempat umum,,lu mau gue di ketawain sama semua anak buah gue,,,
hufsss,,,santai bos,,, mereka pun sambil berbisik, dan tertawa,,,,nanti juga lu bakalan liat orangnya,dan gue harap lu bisa jaga sikap nantinya,,, supaya ngak lain ngak tau,,,
__ADS_1
okeh,,okeee,,,, Dimas dan Hans hanya mengangkat jempol mereka,,,tidak ada yang tau pembicaraan mereka ber tiga,karna sebelum tadi Adit sudah menarik ke dua nya untuk bicara,,,,
' Baik semua silah kan pesan makanan apa saja,nikmati acara makan malam ini,dan Jagan sampai ada yang pulang sebelum makan ,,mengerti,,,
baik pak,,serentak semua karyawan berteriak ,,,
Semua sudah duduk di kursi masing-masing Hans berdampingan dengan istrinya dan Dimas pun duduk dengan istrinya,, dan saat Desi melihat Aditya akan duduk di kursi Desi pun dengan segera berjalan menghampiri Adit untuk duduk,,,,
Adit saat itu tidak merespon nya dia hanya melirik sedikit dan langsung berbicara dengan Hans dan dan Dimas tentang projek selanjutnya yang harus mereka urus setelah ini,,,,
Desi yang merasa di cuekin pun mulai mencoba mengalihkan perhatian Adit,,
Dit,, kamu apa kabar,,?? /baik,
kapan kamu datang dari Kalimantan/ oh kemarin malam,
oh,, ya Dit besok kamu ada acara??,, tamanin aku nonton mau ya,,, ?? / Maaf Des ,aku ngak bisa,besok aku ada miting penting,,,
Desi yang tadi senyam senyum pun jadi bete sama Adit ,,tapi dia kembali ingat dengan kata2 Dimas tadi bahwa Adit akan memperkenalkan calon istrinya,dia berfikir bahwa ini mungkin hanya sengaja di lakukan Adit untuk membuat kejutan padanya,,,
" Tiga puluh menit berbincang dan mulai menyantap makanan masing-masing,,
dret,,bunyi pesan dari hp Adit ,
__ADS_1
Adit segera mengambil hpnya di dalam saku celananya dan membaca,,pesan dari ibunya,,,