
*dikampus*
pagi hari seperti biasa dini berangkat ke kampus dini pun turun dari kamar menuju meja makan untuk sarapan, namun di meja makan terdengar suara yg gemuruh seperti orang yg sedang mengobrol sambil tertawa lepas
"eh kamu rupanya pria mesum, kenapa pagi pagi sudah ada di rumahku" ucap dini
"eh dengar ya gadis aneh, pertama aku bukan pria mesum, dan yg kedua apa masalahmu jika aku pagi Pagi sudah ada disini ini juga kn besok jadi rumah aku juga, iya kan om Tante" balas Raka
"kalo bukan pria mesum kenapa kemaren memperhatikan aku seperti itu, dasar " sahut dini sambil menarik bangku untuk duduk
"sudah sudah Din , sama calon suami yg sopan bagaimana pun dia besok adalah iman mu" ucap pak Surya
"iya din kamu harus yg sopan, sikapmu begitu mencerminkan kalau perilaku kamu ga baik padahal mmah sama papah sllu ngajarin kamu kesopanan loh" jawab buk Sulastri
"ya lagian ini orang pagi pagi udah nongol disini" ucap dini sambil menyantap makanan nya
"ini kalo bukan mmah sama papah mu yg nyuruh aku buat nganterin kamu ke kampus aku juga ga mau ya"balas Raka
"haa.. nganter aku pah, gak salah , dini kn bisa bareng papah" jawab dini
"justru itu papah sama mamah , dan orang tuanya Raka akan mengurus tentang pernikahan kalian jadi papah ga bisa nganter , biar raka aja yg nganter dan juga jemput kamu" jelas pak Surya
"terserah papa deh"ucap dini
mereka pun sudah menyelesaikan sarapan mereka, dini dan Raka pun bergegas untuk berangkat ke kampus , naiklah mereka kedalam mobil hitam milik Raka.
suasana didalam mobil hanya hening tak ada satu katapun yg keluar dari mulut mereka, sampailah mereka di kampus
"stop stop aku turun sini aja"ucap dini
"yasudah turunlah dan jangan lupa nanti pulang aku tunggu disini" jawab Raka
"gausah nanti aku bisa pulang sendiri"sahut dini
__ADS_1
"aku ga mau ada penolakan, oh iya aku minta nomer kamu biar enak aku kasih kabar ke kamu" ucap Raka
dini pun nurut dan memberikan nomer ponsel nya kepada raka , setelah itu dini berjalan masuk dan raka langsung pergi.
tanpa di sadari sedari tadi ada yg memperhatikan mereka
"dini diantar siapa, itu kan bukan mobil keluarga dini" batin Andre
Andre adalah salah satu teman pria dini yg sudah lama menyimpan perasaan terhadap dini namun Andre belum bisa mengungkap kan nya
"Din, dini" panggil Andre
"iya ndre," jawab dini
" diantar siapa, seperti nya bukan mobil ayahmu" ucap Andre
" oh itu dari mobil tetangga ku, kebetulan dia searah jadi aku nebeng, orang tua ku ada urusan jadi ga bisa nganter" jelas dini
"Oalah yasudah masuk yuk" ajak Andre
"hey kalian ... tunggu acu!!
iya Siska adalah sahabat dini, melebihi sahabat mereka pun seperti saudara yg apa apa dini sllu bercerita begitupun Siska mereka saling terbuka layaknya sahabat
"uh si lebay baru Dateng ternyata" jawab dini
" iya dong kalian ga nungguin aku deh"balas Siska
sampailah mereka di kelas dan mereka segera duduk di bangku mereka karna sebentar lagi kelas akan dimulai.
dini yg duduk di sebelah Siska dan Andre duduk di sebelah Siska juga
tak lama kemudian dosen masuk dan mulai menjelaskan materi , dan dini hanya melamun membayangkan dirinya sebentar lagi akan menjadi seorang istri
__ADS_1
"dini pragesti, panggil dosen yg mengajar
"Din Din , di panggil tuh " ucap Siska sambil menyenggol lengan dini
"oh iya iya pak ada apa pak," ucap dini terbata bata
"coba kedepan jelaskan apa yg bapak jelaskan barusan" ucap dosen tersebut
"eh anu pak, dini..."
belum menyelesaikan ucapannya dosen pun memotong ucapan dini
"perhatikan ini contoh dari tindakan tidak disiplin, dosen sedang menjelaskan bukanya mendengarkan malah melamun, keluarga kami dini gausah ikut pelajaran bapak" ucap pak dosen
dini pun langsung keluar dan duduk di kantin sekolah, setelah pelajaran semua selesai Siska pun mencari sahabat nya tersebut
"elo kenapa si Din, kok bisa bisa nya ngelamun gitu mikirin apa,cerita dong" ucap Siska sambil duduk di sebelah dini
"gue bingung sis, Minggu depan gue nikah , gue harus gimana" jawab dini
" hah.. nikah!!" Siska pun terkejut
dan karna ucapan Siska yg cukup keras membuat pengunjung kantin menoleh ke meja mereka,
"Siska apa apaan sih kecilin volume mu di denger tuh sama semua orang" sahut dini
"gue syok Din , bisa bisanya lo mau nikah tapi ga ngomong ke gue , selama ini gue taunya Lo tuh jombo kan, kok sekarang tiba tiba mau nikah" balas Siska
" panjang sis cerita nya, intinya gue dijodohin sama orang tua gue dan Minggu depan gue nikah, gue harus gimana dong sis" ucap dini sambil murung
"kalo itu udah kehendak orang tua kita bisa apa Din siap ga siap mau ga mau kita harus turutin" jawab
" iya sis gue juga bingung, tapi Lo jangan ngomong ke siapa siapa ya aku ga mau temen temen tau kalo aku mau nikah" pinta dini
__ADS_1
" ok deh siap pasti aku jaga rahasia,"
mereka pun memesan makanan dan masih melanjutkan obrolan mereka