
happy reading!!!🍃
dan Bernice hanya tersenyum menyeringai.
di posisi yang sama yaitu memelintir tangan Maura kebelakang dan dia langsung berbisik tepat di belakang telinga Maura.
"Lo yang gila lo yang udah cari perkara dulu sama gue dan Lo yang udah mulai main kekerasan sama gue"bisik Bernice pelan tapi penuh penekanan di setiap kalimat nya.
dan Maura berusaha melepas tangan nya yang di cekal oleh Bernice dan akhirnya berhasil karena Bernice sudah mau ingin melepaskan nya dan langsung menampar pipi Bernice
Plaakk
"Lo"kata Bernice sambil memegang pipinya dan menunjuk Maura marah
"gue udah kasih Lo toleransi ya kalau Lo Jambak rambut gw tapi karena Lo emang asal nya orang yang gak tau di untung ayo gw ladenin"kata Bernice marah dan menatap tajam Maura.
kreekk
duaggg
buggg
aaggg
dan semua siswa langsung memvidio kejadian antara pertengkaran Maura dan Bernice.
__ADS_1
tentu Vivian,Hana,fely dan semua siswa siswa lainnya shock melihat tindakan Maura yang menampar Bernice.
dan Bernice segera menjambak rambut Maura kasar
"fel cepat jinakkan babi edan"teriak Vivian panik.
"Bernice STOP!!!"kata fely berteriak
"jangan kasih kendor!!!! Hajar teross!!!!"kata siswa siswa yang lain
"siap boskuu"kata Bernice
"fely"kata Maura lemah karena sekarang keadaan tubuh nya sudah acak-acakan karena melawan tenaga baja Bernice.
"mana Maura yang tadi main kekerasan dan nantang sama gue mana nyali Lo tadi yang sok-sok an hah??"kata Bernice dengan suara penuh penekanan matanya seperti siap menerkam mangsanya.
dan Maura hanya menggeleng lemah
dan tiba-tiba ada pak botak yang habis dari kamar mandi dan berucap
"ada apa ini? sepertinya saya mencium bau-bau keributan"katanya sambil melihat orang yang sangat ramai untuk memvidio orang yang sedang asik ribut itu.
"Ada yang berantem pak tolong segera di lerai ! nanti keburu viral pak sekolah kita"kata teman sekelas Bernice pada pak botak
"gaji udah pas-pas an untuk ngajar murid laknat macam kalian dan sekarang bapak di minta ngelerai dua bocah jahanam ini?seriously guys!? bapak tuh gak sanggup di giniin"kata pak bota sambil memasang wajah memelasnya.
__ADS_1
"sekarang bukan saatnya untuk baper pak"kata siswa yang lainnya
"pura - pura gak tau ah"batin pak botak sambil berjalan mundur
"PAK!!!????"teriak siswa siswa nya
"Bernice udah ber"kata fely sambil berusaha menarik tangan Bernice. fely dan Hana berusaha menarik kaki dan tangan Bernice yang bergerak aktif.
"Hah ya Allah Vi kaki nya aktif banget yak"kata Hana sambil ngos-ngosan.
"butuh bantuan gak?"tanya Vivian yang ada di sebelah Hana dan Fely.
"Ya butuh dong Markonah"kata fely dan Hana serempak sambil melirik kesal ke arah Vivian dan Vivian hanya nyengir kuda.
"Lo gak liat apa sahabat Lo kesusahan untuk mencegah kaki sahabat Lo yang satu ini yang tangan dan kakinya nya aktif terus"gerutu Hana pada Vivian sambil mendengus kesal.
"hah ok ok"kata Vivian sambil membuang nafasnya kasar dan mencoba melerai Maura dan Bernice
"udah neng itu udah mau mati dia nya jangan di hajar terus bisa masuk tanah (kuburan) akhirnya dia nanti" bisik Vivian pada Bernice dan menepuk bahu Bernice dan Bernice langsung menoleh pada Vivian dan Bernice langsung mengangguk setuju
dan Maura langsung di masukan ke UKS sekolah dibantu dengan siswa yang lain nya dan segera di lakukan penanganan pada muka dan pergelangan tangan Maura yang agak lembam.
"awas ya loo"kata Maura lemas dan menatap tajam Bernice dan Bernice hanya tersenyum mengejek.
ok!!maaf ya kalau masih ada typo nya harap di maklumi 🥺karena emang ini novel pertama aku!!! semoga terhibur ya dengan karya pertama ku ini 😇!!!:)
__ADS_1