
ya aku tau aku always will back with my absurd story
bener bukan awokawok 🤣
kalian pasti mikir aku tuh buat yang 18+, sebenernya kalian itu benar tapi pas saat aku buat yang satu part bener² tentang 18+ malah ditolak🤣
sumpah bukannya sedih (awalnya memang gak terima sih) malah ngakak
tapi aku bakalan sematin sedikit tentang 18+ kok
garis bawahi!!!! only sedikit yaa!!
so, yang masih dibawah umur atau merasa dirinya belum pantas untuk melihat jangan dilihat/dilewati ajah pas adegan itu
ok cip
yuk lanjott
note:
*kita beralih dari JINLI ya zhenyenk kasian yang lainnya udah ngemis-ngemis suruh aku buat ketemu pasangan mereka awokawok
*alih lahan akan diambil oleh Suga-Jihoon (SUJI) ya zhenyenk
*pasti kalian belum pernah nemuin novel yang bentukanya gini kan awokawok, ya karena itu aku mau buat yang berbeda dari yang lainnya
*don't copy paste my work ya dan mohon jika ada yang mengcopy paste cerita ini bilang ke aku ya, minta diulek itu orang
beberapa waktu yang lalu komplek yoi santuyy kedatangan tetangga baru, dan para cogan ini (kecuali Jin, karena Jin ada dirumah Guanlin) sangat antusias
kenapa? karena ada yang bilang kalau tetangga barunya tersebut adalah seorang namja yang sangat cantik
dasar mata keranjang emang!! liat yang cantik dikit langsung berbinar matanya
dan sekarang disinilah mereka, di depan rumah tetangga baru itu. sebenernya mereka bukan mau menyapa, akan tetapi untuk memastikan apa yang dibilang orang-orang itu benar
"Permisi, Samlekommm" dengan bodohnya Jungkook berkata demikian, karena dia mengetuk pintu sambil mengucap salam tetapi disamping pintu terdapat bel rumah
untuk apa coba itu bel ditaroh disitu tapi ujung-ujungnya ngetok pintu?
karena kesal Suga langsung memukul kepala belakang Jungkook dengan pelan
sedangkan yang dipukuli hanya cengengesan, lalu ia memencet bel disamping pintu, tak lama keluarlah sang pemilik rumah
"Ya? Ada perlu apa?" tanyanya
Suga yang sedari tadi tidak memiliki niat untuk ikut alasan ini hanya diam saja, tetapi setelah mendengar suara halus yang masuk ke pendengarannya membuatnya tercengah
pandangan pertama awal aku berjumpa.....
gadis secantik dia...
nananana...
__ADS_1
/sorry gak tau lagi awokawok 🤣
"Kami tetangga di gang komplek sebelah" jawab J-Hope sambil tersenyum
"Oh gitu, ya silahkan masuk" ucapnya mempersilahkan
setelahnya mereka semua masuk kedalam rumah tetangga baru tersebut dan duduk diruang tamu yang sedikit luas, dan yang membuat mereka bertanya-tanya
"Apakah kau tinggal sendiri disini?" tanya Taehyung
"Iya orang tuaku ada di luar kota" ucapnya sambil tersenyum
"Oh ya perkenalkan namaku Park Jihoon" ucapnya memperkenalkan diri
"Wah bagus sekali namamu" puji Namjoon
sedangkan Jihoon hanya tersipu malu atas pujian yang dilontarkan Namjoon padanya
"Oh ya namaku Namjoon" lanjut Namjoon
"Namaku J-hope"
"Namaku Taehyung"
"Namaku Jungkook"
"Namaku Jimin"
sedangkan Suga hanya diam saja melihat Jihoon yang entah sudah kapan menitikan air matanya
dengan tidak tega Suga menghampiri Jihoon lalu memeluknya dengan erat
"Kalian keluar dulu saja nanti gw nyusul" ucap Suga kepada teman-temannya
mereka hanya mengangguk kemudian keluar dari rumah Jihoon sesuai perintah Suga
Jihoon yang masih menangis tersedu-sedu dibahu Suga, lalu dengan hati hati Suga mengangkat Jihoon dan mendudukkannya diatas pangkuannya
"Kenapa menangis?" tanyanya, Suga seolah tau apa yang dirasakan oleh Jihoon (hanya dengan melihat dari matanya) tetapi ia memilih langsung menanyakannya kepada Jihoon
"Aku merindukan teman-temanku" ucapnya teredam oleh baju Suga
Suga yang tau kalau Jihoon membutuhkan elusan pun mengelus punggungnya dengan pelan
"Sudah jangan menangis, kau bisa cerita padaku" ucapnya menenangkan Jihoon yang masih sesengguknya
"Hikss... aku mau tidur dikamar bisakah kau mengantarkanku kekamar?" pintanya dengan mendongakkan wajah sembabnya sehabis menangis untuk melihat wajah Suga
Suga melihat mata sayu milik Jihoon, dan disana terdapat luka mendalam yang selama ini dia simpan sendiri
akhirnya ia mengangguk lalu menggendong Jihoon bak koala dan Jihoon pun mengalungkan tangannya keleher Suga supaya tidak jatuh, dan berjalan menuju kamarnya sesuai dengan arahan dari Jihoon
setelah sampai depan pintu bercatkan coklat ia sedikit kesusahan untuk membuka pintu itu karena adanya Jihoon, akhirnya dengan bersusah payah Suga berhasil membuka pintu kamar milik Jihoon dan menutupnya kembali
Suga berjalan perlahan ke kasur king size milik Jihoon dan menaruhnya dengan perlahan
__ADS_1
"Jangan pergi, disini aja" pintanya dengan bibir dimajukan tetapi matanya masih mengeluarkan air mata
"Iya udah kamu tidur" ucap Suga lembut
"Sini kamu juga tiduran" rajuk Jihoon pada Suga
padahal baru ketemu beberapa menit yang lalu oiii, yallah bener-bener dah
"Iya iya" akhirnya Suga memilih mengalah dan tidur disamping Jihoon sambil memeluknya, karena ia juga belum mau melepaskan tangannya dari lehernya
Suga yang sudah ikutan mengantuk pun ikut memejamkan matanya tetapi baru beberapa menit ia menutup matanya ia merasakan kalau ada yang benda kenyal yang menempel di bibirnya (only menempel)
lalu ia membuka matanya dan menjauhkan sedikit badanya untuk melihat sang oknum, ia tersenyum kecil lalu mengecup bibir Jihoon yang ternyata sudah tertidur
"Cantik" ujarnya lalu menyingkirkan poni milik Jihoon yang menghalangi matanya
lalu ia memeluk Jihoon kembali untuk melanjutkan tidurnya yang tertunda
nah kan kapalqu berlayar lagi awokawok -author canteq
"Suga kenapa ya?" tanya Taehyung kepada Namjoon
"Mana gw tau" jawab Namjoon
ya mereka sekarang sedang duduk di pos ronda menunggu Suga yang tak kunjung keluar dari rumah Jihoon
"Ah gw laper mau beli jajanan" ucap Jungkook lalu berjalan menuju warung makronya Guanlin yang disana sudah ada Jin yang sedang menikmati es doger dengan Guanlin
"Ckk... Lin beli cikinya dong" ucap Jungkook yang malas melihat adegan romantis didepannya
"AMBIL SENDIRI SANA, LO GAK LIAT GW LAGI NGAPAIN, NANTI UANGNYA TAROH DIATAS MEJA AJAH" ucap Guanlin ngengas karena acara makan es dongernya dengan Jin terganggu
"Cihh.. bucin dasar" umpat Jungkook lalu setelah mengambil cikinya dan menaruh uangnya sesuai perintah Guanlin langsung berlalu untuk kembali ke pos ronda
betapa menyedihkan sekali hidup abwang Jungkook ini, yang sabar ya tenang aja tunggu bagian kau untuk mendapatkan pacar nanti awokawok
"Kenapa tuh muka, kusut amat" ledek Taehyung
"Bicit ah.. gw lagi gak mood berantem" ucap Jungkook kesal, lalu membuka dengan paksa bungkus cikinya hingga bertebaran kemana-mana tapi tidak dihiraukan olehnya dan malah asik memakan ciki yang ada didalam bungkusannya
'Lah ini anak ngapa? Pms kali ya?' bantin Taehyung yang masih menatap kearah Jungkook
Taehyung hanya menggelengkan kepalanya akan pikiran anehnya, mana mungkin jika Jungkook pms dia kan laki-laki
tapi siapa tau kalau ternyata Jungkook bener sedang pms?
Jungkook yang merasa diliatin dari tadi membalas tatapan mata tersebut dengan pelototan seramnya
Taehyung yang ditatap seperti itu langsung mengalihkan pandangannya menghindari tatapan mata Jungkook yang mungkin akan keluar
gimana ni??? dapet gak feel-nya? semoga dapet ya, agak gak jelas sih kalo menurut aku mah bener kan yang pas sih Jihoon tiba-tiba nangis. tapi tenang guys aku akan jelasin kenapa dia nangis di part yang akan datang
__ADS_1
note (2):
*apabila ditemukan typo harap menghujat saya dikolom komentar ya awokawok