
" huuh .... Huuuh .....huuhh "
Suara seorang wanita dengan nafas tersengal karena di kejar oleh orang orang, wanita itu bergumam sambil menatap gunung tempat dia di besar kan dengan tatapan benci
" suatu saat aku pasti akan berdiri di atas semua mahluk hidup, pada saat itu tiba aku pasti akan menghancurkan kalian semua"
" aku harus segera kabur jika tidak orang orang itu pasti akan menangkap ku , aku tidak boleh tertangkap aku harus kabur dan berlatih lebih keras supaya pengorbanan ayah dan ibu tidak sia sia "
" berhenti lah Han Ling kamu tidak akan bisa lolos dari kami " teriak salah satu pemuda yang mengejar nya.
"huuuuhh aku harus lebih cepat mereka akan segera menyusul"
ucap gadis yang di panggil Han Ling
Han Ling terus berlari dengan cepat tapi dia salah jalan alih alih pergi ke daerah yang aman justru dia masuk ke wilayah terlarang.
Han Ling yang baru sadar kalau dia salah jalan dia bergumam " sialan di depan ada jurang maut apakah takdir mempermain kan
diriku "
Han Ling berhenti di ujung tebing dan orang orang yang di belakang nya berhasil menyusul nya
Seorang laki laki paruh baya berkata " Han Ling kamu sebaik nya
ikut kami dengan baik baik jika tidak kami akan membawa secara paksa "
Han Ling menjawab" cihh dasar laki laki penjilat busuk saat ayah ku menjadi ketua sekte kamu terus menjilati nya dan kamu sekarang mengancam ku sungguh penjilat yang menjijikan "
Pria paruh baya yang mendengar jawaban han Ling sangat marah dan memerintahkan orang orang yang mengikuti nya "
cepat tangkap gadis itu jika berhasil aku akan memberikan nya kitab rahasia MYSTIC "
para pemuda yang mendengar itu sangat bersemangat dan langsung maju ke depan untuk menangkap Han Ling
salah satu pemuda yang maju berkata " walaupun kamu adalah gadis suci tidak mungkin kamu bisa mengalahkan kami semua dengan keadaan mu yang sekarang jadi lebih baik menyerah saja "
Han Ling yang mendengar itu tersenyum remeh sambil menjawab" hanya beberapa serangga ingin menangkap ku apakah kalian sedang bermimpi "
setelah mengatakan itu han Ling langsung menyerang walaupun dengan ke adaan yang terluka
dia menggunakan pedang nya untuk menebas semua orang yang ada di depan nya , tapi tiba tiba ada sebuah serangan dari arah belakang Han Ling
wuuuusss
sebuah cahaya pedang hampir mengenai tubuh nya untung nya Han Ling memiliki persepsi yang tajam
" cihh gadis sialan rupa nya kamu masih memiliki energi untuk bertarung jadi aku akan mu secara langsung" ucap pria paruh baya tadi
Han Ling menjawab" heehh anjing tua hanya mengandalkan beberapa semur ingin menangkap ku seperti kamu sedang bermimpi "
...tapi di dalam hati nya dia merasa takut karena energi nya hampir habis ...
wuuuusss
__ADS_1
boommm
Pria tadi menyerang menggunakan sihir api tapi itu tidak mengenai Han Ling .
" anjing sialan walaupun aku harus mati aku tidak akan mati di tangan anjing penjilat seperti mu " ucap han ling dan langsung melompat ke dalam jurang .
pria tadi marah karena gagal menyelesaikan tugas nya " ****** kecil sialan berani nya kamu melompat ke sana bahkan ayah mu saja akan mati di dalam sana jika dia masuk ke jurang itu "
Setelah mengatakan itu pria tadi langsung pergi karena gagal menyelesaikan tugas nya .
" heeeh apakah ini memang takdir ku untuk mati di sini aku sungguh tidak rela " ucap han Ling di dalam hati
Whhhuuuussss
Byuuuurrrrr
Han Ling terjatuh di atas air
" uhuk... uhuk aku masih hidup "
" tapi tempat apa ini bukan kah aku tadi melompat ke dalam jurang maut kenapa ada danau di sini "
Ucap han Ling merasa bingung dengan tempat ini , tapi tiba tiba dari dalam danau muncul monster gurita raksasa, monster itu menatap Han Ling dengan rakus dan berkata" hahahhhahh akhir nya ada juga manusia bodoh yang jatuh lagi ke sini setelah puluhan tahun"
Han Ling yang melihat monster itu langsung waspada dan mengacungkan pedang nya " monster sialan matilah "
BRUUUKK
Bukan nya pedang Han ling yang menancap ke tubuh monster itu malah tentakel monster itu menangkap Han Ling dan berkata" heeeeh manusia rendahan ingin membunuh raja ini kamu berhalusinasi terlalu tinggi"
" heeh sungguh melihat manusia yang sedang di ujung maut sangat memuaskan" ucap monster itu sambil memperkuat genggaman nya
Kiara tertawa dab berteriak dengan keras " hahahahah sungguh nasib ku sangat menyedihkan jika aku bertemu dengan dewa takdi maka aku pasti akan merobek tubuh nya "
DUAAARRR
DUAAARRR
Langit menggelegar
SEAKAN WAKTU BERHENTI SEBUAH SUARA TERDENGAR DI BENAK HAN LING
TING
(APAKAH TUAN RUMAH INGIN BERSATU DENGAN SISTEM)
(YA / TIDAK)
Han Ling bertanya " jika aku menyatu dengan sistem apakah aku akan menjadi lebih kuat "
TING
( YA TUAN RUMAH BISA MENJADI LEBIH KUAT SETELAH BERSATU )
__ADS_1
"baik aku akan BERSATU DENGAN SISTEM" jawab Han Ling
Ting
[proses di terima]
[10 %]
[20 %]
[50%]
[80%]
[100%]
TING
(PENGGABUNGAN Berhasil)
Jauh di alam dewa seorang pria dengan hanfu biru duduk di singgasana nya dia bergumam " berani nya seorang manusia fana menghina dewa ini , dewa ini pasti akan menghukum mu "
dia adalah dewa takdir yang mengendalikan takdir semua mahluk hidup
"petir penghancur pergi lah " ucap dewa takdir karena dia merasakan ada yang menghina nya
Duaaar
langit di atas Han Ling mengeluarkan petir raksasa, Petir itu melesat ke arah Han Ling.
Han yang sudah ke hilangan ke sadaran karena di cengkram oleh monster gurita tidak bisa menghindar .
Han Ling bersama monster gurita terkena petir monster gurita itu melepaskan Han Ling dan masuk ke dalam danau.
Dahi Kiara bersinar dan ke luar lah sebuah telapak tangan kecil
telapak tangan itu menghancurkan semua petir , terus melesat petir itu menghancurkan pembatas alam antara alam dewa dan alam fana
Telapak tangan maju dengan kecepatan tinggi , di atas langit langit alam dewa istana yang di tempati oleh dewa takdir ,
dewa takdir merasakan sebuah serangan dia bergumam "
heeeh berani nya mahluk itu menyerang ku " dewa takdir melambaikan tangan nya , dia meremehkan serangan telapak tangan kecil itu .
Saat lambaian tangan dewa takdir bertemu dengan telapak tangan kecil itu, tangan nya langsung meledak
DUUAARRR
istana dewa takdir terbakar karena ledakan 2 kekuatan
" kekuatan apa ini bagaimana bisa alam fana mengirim kan serangan sekuat ini " ucap dewa takdir yang tubuh nya penuh luka .
Telapak tangan kecil tadi melayang di udara dan menghilang secara perlahan
__ADS_1
dewa takdir marah " mahluk fana sialan lihat saja jika aku menemukan mu aku akan membuat takdirmu lebih buruk dari kematian"
halo kak ini karya pertama ku mohon saran nya yahh dan jangan lupa komen