
liu hanya menangis namun dia mencoba untuk tenang agar dia bisa berpikir jernih.
"bagaimana pun aku harus keluar dari tempat ini"gumam liu.
Sedangkan haraiko sedang sibuk mencari sesuatu didalam tas nya.
haraiko mengeluarkan sebotol minuman beralkohol,haraiko tau liu tak kuat minuman beralkohol.namun dia tidak hanya memiliki sebotol saja dia membawa 3 botol didalam tas nya.
"sayang ayo kita berpesta"ucap haraiko membuka tutup minuman beralkohol itu dan meminum kan nya pada liu,liu telah mencoba menolak namun apa daya tubuh nya sudah tidak bertenaga lagi.
satu botol habis diminum kan nya pada liu dia pun melanjutkan nya dengan botol kedua dia juga menyiramkan minuman beralkohol itu pada baju liu,hingga baju liu basah.Dia meminumkan botol ke-2 pada liu dan tampak itu sudah bereaksi liu merasa pusing dan dia mulai mabuk.
"bagaimana sayang"ucap haraiko dan membantu liu berdiri
"apa ini kenapa kepala ku pusing"gumam liu dan terjatuh kepada pelukan haraiko
"sayang tenang saja aku akan membuat mu puas"ucap haraiko
"bangs*t aku tidak mau"ucap liu dan mendorong haraiko
__ADS_1
"kau sudah berani ya.."ucap haraiko dan memukul liu dibagian perutnya hingga yuri terjatuh dalam keadaan setengah sadar dia merasakan haraiko sedang menikmati tubuhnya haraiko menciumi leher nya namun liu tak sanggup lagi dan tak sadarkan diri.
hingga beberapa jam liu pun terbangun dan melihat sekitar dia melihat dia telah berada dikamar seseorang terbaring disebuah ranjang dan untungnya dia masih memakai seragam nya.
dia bingung apakah ini rumah haraiko apakah haraiko akan menyantap nya dikamar ini.Namun tidak ada satu orang pun diruangan itu.
Sebelum kejadian buruk terjadi dia pun segera pergi dari tempat itu.
Namun sebelum pulang kerumah dia kembali kesekolah nya dulu untuk mengambil tas nya yang tertinggal di gudang belakang sekolah.
Saat dia ingin mengambil tas nya dia sangat terkejut melihat haraiko yang terbaring tak sadarkan diri digudang tempat kejadian itu terjadi.tanpa pikir panjang liu mengambil tas nya dan segera pergi pulang karena hari mulai sore.
"jadi begitu kak cerita nya"ucap liu
"jadi kau pernah hampir dilecehkan oleh seorang lelaki"tanya jierui
"iya begitu lah"ucap liu
"sayang..."ucap kakak nya dan memeluk nya
__ADS_1
"lalu bagaimana keadaan mu kau bilang kau dipukul dibagian perut?"tanya jierui
"ya begitu lah,namun aku telah mengecek pada dokter dan untung nya tidak ada apa-apa"ucap liu
"bagus lah maaf kan kakak jarang perhatian dengan mu,namun di kamar siapa kamu saat kamu sadar?"tanya jierui
"itu masih menjadi pertanyaan ku sampai sekarang"ucap liu
"sudah lah kalau kau ingat atau org itu mengingat dirimu jangan lupa bilang terima kasih dan untuk haraiko kakak akan memberi nya pelajaran"ucap jierui
"kak jangan lagi pula setelah hari itu haraiko dikabar kan masuk rumah sakit karena mengalami banyak pendarahan dibagian kepala nya"ucap liu
"bagus lah dia pantas menerimanya"ucap jierui
"tapi benarkan kau tidak papa..sayang maaf banget kakak tidak menduga ini akan terjadi maaf kan kakak mu ini yang lalay"ucap jierui
"tidak apa asalkan sekarang kakak ada disamping ku sampai kapan pun aku tidak akan pernah merasa takut"ucap liu dan memeluk erat kakak nya.
"kakak janji akan selalu berada disamping mu"ucap jierui dan mereka saling berpelukan.
__ADS_1