
Tournament
Aku pun melihat banyak peserta dari berbagai macam sekte,Aku langsung menuju arena untuk melakukan upacara pembukaan dan hal lainnya,Di mulailah tournament,Aku langsung menuju ke kotak hitam untuk mengambil nomor peserta dan aku langsung mendapatkan nomor peserta 1 atau bisa dibilang aku yang pertama akan melakukan Pertarungan,Dan aku akan melawan sekte langit,perwakilan sekte langit adalah xiao qi,Dia adalah ranah White
"Peserta nomor satu silahkan menuju arena untuk melakukan pertarungan!"Sorak Pembawa acara
Aku langsung menuju arena dan siap siap untuk melakukan pertempuran,Dimulailah tournamentnya,Dan tidak lupa xiao qi menghinaku dan hal lain,Tapi aku tidak terlalu memperdulikan hal tersebut,Tanpa banyak bicara aku langsung mengeluarkan seranganku
"Telapak Tangan Melawan Surga!"Kata ku Sambil Mengeluarkan Embun 0,1% Kekuatan ku
Dan alhasil langit menjadi gelap dan tidak bisa melihat apa apa,Dan ternyata telapak tangan ku itulah yang telah menutup langit dan membuatnya menjadi gelap
"Ap-apaan ini bagaimana bisa kau menutup langit dengan te-telapak tangan?"Kata Xiao qi sambil mengeluarkan kekuatannya untuk menahan telapak tangan itu
"Tidak ada guna untuk menahan telapak tangan itu,Bahkan para tetua pun belum mungkin bisa menahan hal itu!"Kata ku sambil sedikit santai
"Hiaahhhhhhhh!!"Teriak Xiao qi yang berusaha menahan seranganku
Dan Xiao qi pun langsung meninggal tanpa bekas,Dan itu membuat para tetua dari sekte langit sangat marah
"Kenapa marah?bagaimana kalau aku ada diposisi itu apakah aku akan tetap hidup?"kata ku
"Ka-kau badjingan beraninya membunuh murid ku"kata tetua sekte langit sambil mengarahkan serangan nya kepadaku
Aku pun langsung mengeluarkan niat membunuh yang membunuh para tetua yang mengarahkan serangan nya kepadaku
__ADS_1
"Ba-bagaimana bisa kau membunuh tetua dengan aura membunuh?"Kata tetua lainnya sambil ketakutan
"Itulah perbedaan aku dan sekte langit"kata ku
Alhasil pertarungan tadi membuat penonton semakin ria untuk bersorak,Karna mereka tidak menyangka akan bertemu orang yang semudah itu membunuh tetua
"Ma-mari kita lanjutkan lagi pertarungannya"kata pembawa acara
Dan beberapa waktu berlalu,Aku memenangkan semua pertarunganku dengan mudah dan tinggal dua sekte lagi yaitu sekte surgawi dan sekte angin yang diwakilkan salah satu tuan muda dari sekte angin,yaitu Jiang nan
"Inilah saat saat yang kita tunggu yaitu pertarungan Final antara Aether Dan Jiang nan"Kata pembawa acara sambil bersemangat
"Aku pasti menang dengan mudah di final ini karna aku akan melawan sampah"kata Jiang nan dengan sombongnya
"Apa yang kau tertawakan sampah?"kata jiang nan
"Ouh tidak ada hanya saja kata katamu tadi lucu"kata ku sambil tertawa
Dan kami pun langsung memulai pertarungan,saat mulai dia sudah mengeluarkan serangan yang kuat ke arahku
"Mati kau sampah!!"Kata jiang nan sambil sombong
"Apa yang kau katakan bodoh!"kata ku
"Ba-bagaimana kau tidak ada luka?"Kata jiang nan sambil bingung
__ADS_1
"Mungkin seranganmu terlalu lemah?"Kata ku
"Badjingan"kata jiang nan sambil marah
Dia pun langsung mengeluarkan serangan terkuatnya dan lagi lagi aku tidak ada luka
"Ba-bagaimana kau masih tidak luka?"kata jiang nan sambil ketakutan
"Sudah?kalau begitu aku akan menyerang"kata ku
"Pedang Surgawi"kata ku
Dan alhasil pedang yang sangat besar pun langsung menuju ke arah jiang nan,Dan dia pun langsung mati,semua penonton terbungkam gara gara hal tersebut
"Ka-kau badjingan"kata tetua sekte angin
Saat aku siap siap menyerang dia langsung diberhentikan tetua lain
"Jangan gegabah kau bisa mati kalau kau menyerang"kata tetua itu
"Pilihan bijak"kata ku
Aku pun langsung meninggalkan arena,karna hal itu namaku sudah terkenal ke segala penjuru
-END CHAPTER 6
__ADS_1