KANARA

KANARA
PROLOG


__ADS_3

Note: Saya tahu mungkin kamu akan membaca cerita ini. Jujur, ini memang tentang kamu.


          HAPPY READING 📖


                     ****


"Miris banget ya hidup lo, nggak di sayang keluarga sendiri terus ngejar-ngejar gue yang bahkan nggak pernah ngarepin lo di hidup gue. Gue muak lo selalu gangguin gue. Gua risih, Raa. "


Tatapan semua orang kini menatap wajah Kanara. Kanara benar-benar di permalukan di depan seluruh orang yang ada di pesta ini.


"Tapi Nara masih sayang sama aa" tulus Kanara.


Kanara berusaha mati-matian menahan diri agar tidak menangis di hadapan semua orang terlebih lagi di hadapan Raka.


"Apa sih yang ada si otak lo ini?"Raka menoyor lagi kepala Kanara. "Jelas-jelas gue lagi ngerendahin lo. Tapi, lo masih bisa nyatain itu ke gue. Lo benar-benar cewek murahan, ya?" ucap Raka dengan nada jijik.


Kanara menatap sendu mata tajam milik laki-laki yang di cintainya. "Kenapa aa bilang Nara murahan? Nara bahkan cuma ngejar-ngejar aa doang. Jangan bilang Nara gitu lagi a, hati Nara sakit dengernya aa" isak pilu gadis itu sambil menunduk.

__ADS_1


"LO ITU EMANG MURAHAN NARA! LO NGEJAR GUE TAPI LO JUGA PACARAN SAMA ORANG LAIN! APA ITU NAMANYA KALAU BUKAN MURAHAN! *****!"teriak Raka penuh emosi, rahangnya mengeras dengan kepalan tangannya yang semakin kuat.


'Bughh..


Pukulan yang tepat di berikan Farel ke wajah Raka. Farel yang sedari tadi memperhatikan tingkah Raka yang terus-menerus menghina dan memakai kekasihnya ini menjadi kehilangan kendali.


"Siapa lo?!" tanya Raka sambil mengusap sudut bibirnya yang mengeluarkan darah.


"Gua cowoknya Nara!"


Raka menatap Kanara sekilas dengan tatapan meremehkan lalu berkata, "oh, lo pacar yang enggak di anggap karena ***** ini ngejar-ngejar gue?"


Ruangan pesta yang tadinya indah kini malah menjadi ricuh karena pertengkaran dua pria itu.


Raka terlihat babak belur akibat Farel yang sangat brutal memukulinya tanpa kata ampun sedikitpun.


"Farel stop!udah jangan sakiti Raka lagi!" Kanara berusaha melerai.

__ADS_1


Air matanya menetes deras saat melihat kondisi Raka yang babak belur.


Farel berhenti dan menatap Nara dengan tatapan yang sulit untuk di artikan. Ada kecewa, cinta, patah hati, amarah, kerinduan, semuanya bercampur menjadi satu.


"K--kamu batalin pertunangan kita demi dia, Ra?!"lirih Farel.


Kanara hanya terdiam tanpa berniat untuk menjawabnya. Mata Kana malah fokus menatap Raka yang babak belur.


Kana langsung bergegas menghampiri Raka yang kini tergeletak pingsan di lantai.Semua orang di sini tidak berani mendekat karena tahu bahwa Farel bukanlah orang sembarangan. Mereka semua tidak ingin mati konyol ditangan Farel jadi mereka hanya meneruskan untuk menonton saja.


" aa sini Nara bantu, "Nara menggapai dan memeluk tubuh Raka.


Farel menatap Raka dengan tatapan penuh kebencian. Raka sudah tidak sadarkan diri dengan tubuh yang penuh lebam.


" Farel!! Elu jahat!! bajingan lu!!"Maki Nara dengan penuh kebencian.


Hati Farel sangat sakit mendengar ujaran kebencian yang di keluarkan oleh gadis yang sangat dia cintai. Namun di sisi lain Farel tidak ingin gadisnya ini menjadi milik orang lain.

__ADS_1


Dia menarik kasar Nara dari Raka dan memeluk pinggangnya lalu mencium bibir Nara dengan penuh amarah..


__ADS_2