Kata Kata Mutiara

Kata Kata Mutiara
#3


__ADS_3


"Maafkan aku jika aku terus mengganggu hari-hari mu. Hanya saja aju terlalu sulit melewatkan setiap menit tanpa melibatkanmu di dalamnya. Sungguh aku tak ingin melakukan semua ini, tapi akupun tak bisa menyangkal semuanya."


"Terima kasih karena telah mendatangkan cinta, meninggalkan rindu, dan menghapus luka. Mungkin aku bisa saja berpura-pura kau tak melakukan semua itu, tapi sejujurnya aku terlalu sulit untuk berbohong padamu bahwa aku menginginkanmu, bersamamu, sepanjang hidupku."


"Itu sore yang sunyi kala itu aku berdiri ditengah hujan yang membasahi sekujur tubuhku. Hingga gigil memelukku bersama rintik hujan yang selalu membawaku pada kenangan yang ingin ku ulang bersamamu."


"Melewati hari-hari yang penuh dengan segala hal yang membuat ku sejenak mampu melupakanmu. Namun sialnya ketika aku hendak terlelap. Aku mengingat kembali tentangmu yang membuat usahaku sia-sia."


:Aku berharap hari ini hujan turun dengan syahdu, membawa aroma tanah yang kau suka. Lalu matahari muncul malu-malu sembunyi di belakang awan yang membiru. Aku tak ingin kulitmu memerah tak nampak cerah dan jika bulan datang malam itu biarkan angin datang dengan tenang masuk melalui celah untuk membelai kau yang telah lelah."


"Orang-orang menertawakan ku bodoh karena terlalu setia dan berharap kepadamu. Aku menertawakan mereka karena perasaan mereka begitu murah kepada orang lain."


"Memang saat ini kita tak bisa bersama tapi Ijinkan aku untuk tetap menyebut namamu dalam setiap doaku, karena Siapa tahu Tuhan masih mengijinkan aku untuk melengkapi tulang rusukku."


"Mengenai rindu yang tak kunjung usai, aku tak bisa berpura-pura tenang di depanmu. Bahkan aku tak bisa berpura-pura terlelap di malam hari."


"Di hadapan senja Aku ingin jangan lagi ada jeda diantara kita, Mari saling menjaga dan merawat cinta hingga kita menua bersama dan Abadi dalam pelukan semesta."


"Kepada tetes embun di pagi buta, aku ingin menceritakan bahwa orang pertama yang terlintas dalam pikiran ku pagi ini adalah kamu. Dan kepada bintang yang paling terang, aku ingin bercerita bahwa orang yang akan terakhir kali ku pikirkan sebelum tidur adalah kamu."


"Kesetiaan yang kuberikan padamu bukan karena sifat naluri ku, akan tetapi aku menyadari betapa sulitnya menjaga hati yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang pantas saja. Dan aku ingin menjadi orang yang pantas untukmu."

__ADS_1


"Tak harus kukatakan padamu bahwa aku selalu memperhatikanmu, memikirkanmu di kala malam, dan yang tak paling ku mengerti adalah otak ku secara spontan mengingatmu bahkan di kala aku bangun pagi. Kurasa ada yang salah dengan ku."


"Sungguh jika hatiku dapat berbicara, maka aku tidak tahu seberapa lama waktu yang dibutuhkan hanya untuk mengungkapkan rasa yang selama ini terpendam untukmu."


"Meninggalkan kebiasaan buruk yang tidak kau sukai adalah perkara mudah bagiku selama kau tetap bersamaku melewati semuanya. Yang menjadi perkara sulit adalah membiarkanmu pergi karena aku tidak bisa meninggalkan kebiasaan buruk ku."


"Aku mengalah bukan karena aku lemah dan membiarkanmu mendapat apapun yang kau mau. Aku mengalah karena kau takut jika aku membiarkan ego ku. Aku tidak ingin kehilangan harta paling berharga di sepanjang hidupku."


"Terimakasih banyak untukmu, kau menguatkan ku di kala lemah, meninggikan ku di saat jatuh, dan menuntun ku di saat salah arah. Dan aku tidak tahu lagi harus mencari ke mana sosok sepertimu jika suatu saat aku kehilanganmu."


"Aku akan mendapat hidup ini untukmu dan untuk cinta kita sudah lah aku bahagia memilikimu."


"Selamat pagi kamu yang disana, meski hanya lewat ruang dan maya kita saling sapa. Namun selalu ada harap temu yang nyata dan segalanya telah kutitipkan dalam Doa."



"Ada sebuah waktu, di mana aku jatuh cinta kepadamu di titik paling dalam. Ialah di antara tengah malam dan senyummu."


"Tak banyak kupinta; cukupkan saja hadirmu ada, karena disitu bahagia bermula."


"Kau di situ saja dan tak perlu pergi kemana pun malam ini. Aku sedang menyusun kata-kata yang semoga saja sanggup menghibur kesepianmu."


"Hangat kopi dan puisi yang kau tulis, seperti membaca diriku yang lain, cara agar aku percaya bahwa bahagia terbit lagi."

__ADS_1


"Kelak rupawan akan pudar pada wajah senja kita kekasih, tapi bahagia tak boleh padam sepanjang usia."


"Kukabarkan rindu, membelai sepi semilir memenuhi udara yang kubawa tenang menujumu, menuju hadirmu."


"Dari senja ke senja kutempuh engkau dalam doa, sesederhana itu bahagia bertumbuh dalam dada."


"Katanya cinta itu gila, tapi kenapa setiap dekat kamu–aku jadi waras?"


"Takdirku bukan untuk memilikimu. Tapi untuk mencintaimu; dengan bahagia."


"Biar kurasa bahagia sebentar lagi, pintaku pada waktu; sebelum pagi hadir, membuatmu pergi dari mimpiku."


"Tiada pernah aku sebahagia ini, saat bibirmu mencabut uban-ubanku, dan menggantinya dengan warna-warni gincumu."


"Kamu perlu tahu bahwa kesetiaan adalah peran utama dalam sebuah kisah cinta sejati. Jika kamu percaya bahwa kita adalah cinta sejati, maka upayakan kesetiaan dan jangan pernah berpaling."


:Kau bukan satu yang kudoakan. Namun percayalah, ada banyak harapan-harapanku ingin menjadi satu, denganmu."


"Menangislah sayang, luruhkan dukamu seperti kita; bahagia juga tak dicipta sendirian."


"Sesekali bukalah laci dadamu, sebab di sana telah kusisipkan denyut bahagia, hulu dari setiap harap dan doa."


"Jika keadaan rindumu sedang buntu. Cobalah kau baca-baca lagi chat pertama kita dulu."

__ADS_1


"Dalam tiap senyummu, dalam tiap tetes air matamu, dalam lambaianmu, kutitipkan bahagiaku."


"Jalan menujumu tidaklah panjang hanya dipenuhi taman-taman dan kulihat beberapa orang berbahagia dalam ketersesatan."


__ADS_2